Main Badminton Dan Taruhan Nraktir Bagi Yang Kalah,
Bolehkah ? 

Assalamu'alaikum wr. wb. 
Ustadz PKS yang saya hormati. Saya mempunyai hobi main
badminton. Dari beberapa perkumpulan (klub) badminton
yang saya ikuti, ada suatu kebiasaan untuk mentraktir
minuman (biasanya: pocari sweat) bagi lawan & wasit
atau mengganti biaya pemakaian shuttle cock yang
dipakai pada waktu bermain bagi yang kalah. Pertanyaan
saya adalah: 1. Apakah taruhan dalam bentuk mentraktir
minuman atau mengganti biaya pembelian shuttle cock
ini termasuk kategori judi (diharamkan)? 2. Seandainya
saya mengikhlaskan sejumlah uang yang kemungkinan akan
saya keluarkan seandainya saya kalah & tetap akan saya
keluarkan sebagai sumbangan (sedekah) seandainya saya
menang. Apakah yang seperti ini termasuk pula dalam
kategori judi (diharamkan)? 
Terima kasih atas jawaban yang diberikan. 
Wassalamu'alaikum wr. wb. 
Rifqi Amanullah
Jl HOS Cokroaminoto 44 Bantul Yogyakarta
2004-06-28 08:32:21 

Jawaban:  
Assalamu `alaikum Warahmatullahi Wabaraktuh
Alhamdulillah, Washshalatu wassalamu `ala Rasulillah,
wa ba?d.  
Sebaiknya urusan mengikhlaskan sejumlah uang untuk
mentraktir itu sama sekali tidak dikaitkan dengan
menang atau kalah main badminton. Dan niat ini
haruslah sudah dicanangkan sejak awal kesepakatan.
Maka niatnya bukanlah membayar harga kekalahan
melainkan niat untuk berdekah atau memberi hadiah
tanpa ada syarat apapun. 
Maka niat anda itu akan melahirkan pahala, yaitu
pahala memberi sedekah atau memberi hadiah.
Sebaliknya, kalau niatnya membayar harga kekalahan,
maka anda rugi dua kali. Pertama rugi uang dan kedua
rugi karena berdosa. 
Maka niatkanlah sejak awal bahwa anda inign bersedekah
atau memberi hadiah. Dengan demikian anda dan
teman-teman akan terhindar dari resiko melakukan
perjudian terselubung. 
Dan bila teman-teman anda terbiasa melakukan pola judi
itu, sebaiknya anda mempelopori sistem sedekah atau
hadiah anda itu. Anda bisa mempelopori hadiah
bergiliran, yaitu yang mentraktir bukan yang kalah
melainkan bergiliran tiap waktu tertentu. Memang agak
kurang seru, tetap aman dan jauh dari dosa. Bukankah
itu yang kita cari ? 
Hadaanallahu Wa Iyyakum Ajma`in, Wallahu A`lam
Bish-shawab,
Wassalamu `Alaikum Warahmatullahi Wa Barakatuh.  




__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Help the victims of the Pakistan/India earthquake rebuild their lives.
http://us.click.yahoo.com/it0YpD/leGMAA/E2hLAA/0EHolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Komunitas Urang Sunda --> http://www.Urang-Sunda.or.id
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/urangsunda/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke