Waaah siganan perlu kerja keras pikeun prihatin.

Komo urang indonesia terutama URANG SUNDA,  hirupna teh GENGSIAN pisan,
hiiyy....gengsianna a'udzubillah.

Legleg tah Gengsi teh......


On 6/21/07, ABAH JOE <[EMAIL PROTECTED]> wrote:



OFFICE BOY



*Pataka sedang kesulitan keuangan, begitu kata teman-temannya. Kok tahu?
Karena setiap kali kekurangan uang, Pataka selalu sibuk meminjam uang sana
sini. Beberapa temannya ada yang menolak karena setiap bulan dia meminjam
uang. Memang, setelah gajian pasti dibayar, tapi beberapa hari kemudian
pinjam lagi. Lama-kelamaan teman-temannya merasa keberatan. Kalau sudah
demikian, maka Pataka sibuk mencari-cari siapa yang dapat meminjamkan
uangnya. Akhirnya Pataka mendapatkan juga uang yang dibutuhkannya dari
pinjaman seorang office boy, namanya Sayuti. Sebenarnya Pataka malu.
Uangnya sudah habis padahal baru tanggal 16. Dia sudah tidak punya uang lagi
untuk naik taxi  ke kantor dan untuk biaya makan. Ketika dia sedang
berkeluh kesah dan bingung, tiba-tiba office boy menawarkan uangnya. Dia
tidak sampai hati melihat Pataka kesulitan. Pataka tadinya menolak karena
malu. Masak staf meminjam uang dari office boy? Tapi orang tersebut
benar-benar rela ingin membantunya, sehingga akhirnya Pataka menerima
bantuannya. Dalam hati kecilnya Pataka merasa sangat malu. Malu sekali!.
Tapi Pataka terpaksa menerimanya, dia benar-benar tidak punya uang.
Keesokan harinya dia ingin mencari office boy tersebut dan mengajaknya
berbincang-bincang. Pataka penasaran. Mengapa office boy tersebut bisa
punya uang lebih dan bahkan bisa meminjamkan uangnya kepada Pataka?
Bukankah gaji Pataka lebih besar? Mereka sama-sama masih bujangan, belum
menikah. Tapi, mengapa office boy tersebut bisa menyimpan uang sedangkan
Pataka selalu kehabisan uang? Kok bisa? Apa kuncinya? Siangnya Pataka baru
mendapat kesempatan untuk berbincang-bincang dan bertukar pikiran. Office
boy itu memang sangat istimewa. Dia paling rajin bekerja. Paling tuntas
mengerjakan semua tugasnya. Tidak pernah terlambat masuk kerja. Padahal
kalau dilihat penampilannya sepertinya biasa saja. Orangnya sederhana, agak
kurus dan sopan, tapi tidak terkesan menjilat. Sambil makan siang bersama di
warung sebelah, Pataka  mulai menggali kunci sukses menyimpan uang yang
dilakukan office boy tersebut. "Bagaimana caranya sih, kok bisa mempunyai
uang lebih? Gaji saya selalu habis setelah tengah bulan." Pataka  membuka
percakapan. Office boy tersebut mulai bercerita. "Saya dulu juga begitu,
mas. Gaji saya selalu habis sebelum akhir bulan. Akhirnya saya terpaksa
meminjam dari teman. Tapi setelah meminjam, rasanya gaji saya semakin tidak
cukup. Karena setiap kali gajian, saya harus mengembalikan uang yang saya
pinjam di bulan sebelumnya. Jadi uang gaji saya berkurang. Akibatnya saya
semakin kekurangan mas. Gaji utuh saja tidak cukup, apalagi setelah dipotong
untuk membayar utang. Ya, semakin berkurang lah mas. Semakin lama, utang
saya semakin banyak" Benar juga, pikir Pataka. Pikiran yang sederhana tapi
mengandung kebenaran karena seperti itulah yang dialaminya. "Jadi bagaimana
caranya melepaskan diri dari lilitan utang?" tanya Pataka. "Waktu itu saya
diajari oleh nenek saya. Saya pernah pulang kampung tanpa membawa uang
banyak. Waktu itu nenek saya bertanya kemana gaji saya. Saya bilang sudah
habis. Langsung saya dipanggil dan diberi wejangan oleh beliau." katanya.
*

*Nenek saya berkata: "Uang itu seperti air. Air selalu mengalir ke tempat
yang lebih rendah. Kalau tidak dibendung, maka air akan mengalir terus.
Seperti sungai. Harus dibendung. Setelah dibendung, maka uang akan berhenti
mengalir dan akan mulai bertambah banyak." *

*Hidup prihatin** . Waktu itu saya bertanya: "Bagaimana cara
membendungnya?" Nenek saya menjawab tegas:"Prihatin. Bulan depan jangan
utang lagi." "Tapi nanti kurang nek." "Tidak", kata nenek. "Begini caranya.
Begitu terima gaji, segera lunasi utangmu. Sisanya harus dicukupkan untuk
sebulan. Jangan utang. Kamu jangan makan di luar atau jajan. Kalau perlu
makan nasi putih dan garam, kecap atau kerupuk saja. Pasti cukup." Lalu saya
diajak menghitung berapa uang yang harus saya sisihkan untuk ongkos, berapa
untuk beli beras, garam, kecap dan kerupuk, dan lain-lain. Nenek benar-benar
meminta saya hidup secara prihatin. Saya tidak boleh naik ojek lagi. Dari
rumah saya harus berjalan kaki ke jalan raya tempat saya naik angkutan umum.
Pulangnya juga tidak naik ojek karena ojek cukup mahal. Uang saya memang
pas-pasan untuk hidup ngirit seperti itu. Tapi memang cukup sih." "Bulan
depannya, saya disarankan untuk melanjutkan hidup seperti itu. Bulan
depannya, uang gaji saya sudah mulai ada yang bisa saya sisihkan untuk
ditabung. Bulan ketiga saya mulai makan lebih banyak demi menjaga kondisi
tubuh saya, bukan lagi dengan garam dan kecap. Tapi dua bulan hidup
sederhana telah membuat saya tidak ingin beli apa-apa lagi. Makanan saya
cukup sederhana saja. Saya tidak lagi suka jajan. Saya tidak pernah naik
ojek lagi. Dari situlah saya mulai bisa menabung mas. Sampai sekarang."
Pataka bertanya:"Boleh tahu berapa tabungan kamu? Tapi kalau kamu
keberatan menjawab, tidak apa-apa. Tak usah dijawab." "Tidak apa-apa mas.
Tabungan saya hampir enam juta rupiah. Saya ingin menabung untuk biaya
pernikahan saya tahun depan Mas." Pataka hanya bisa terharu. Yang penting
niat. Kalau mau ngirit, pasti bisa. Mengapa uangnya habis terus? Karena
pengeluaran Pataka cukup besar. Padahal sebenarnya bisa dikurangi. **Tapi
Pataka cenderung memanjakan dirinya. Dia selalu memilih naik taxi. Makan
siang selalu di luar, tidak pernah mau membawa nasi atau makanan dari rumah.
Pengeluarannya jauh melebihi gaji yang diperolehnya. Rasa haru campur malu
membuat Pataka bertekad mengubah cara hidupnya. Dia juga ingin membendung
uang yang dimilikinya. Dia takkan membiarkan uangnya mengalir terus. Harus
segera dibendung. Mulai kapan? Hari ini! Change! Start today! Start now! *



   Messages in this topic
<http://groups.yahoo.com/group/urangsunda/message/117247;_ylc=X3oDMTM4ZnFoYmV1BF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzE4NjIwNTYEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MDEzNTU2BG1zZ0lkAzExNzI0NwRzZWMDZnRyBHNsawN2dHBjBHN0aW1lAzExODIzODI1NjYEdHBjSWQDMTE3MjQ3>(
1)  Reply (via web post)
<http://groups.yahoo.com/group/urangsunda/post;_ylc=X3oDMTJyOGFoNmx2BF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzE4NjIwNTYEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MDEzNTU2BG1zZ0lkAzExNzI0NwRzZWMDZnRyBHNsawNycGx5BHN0aW1lAzExODIzODI1NjY-?act=reply&messageNum=117247>|
 Start
a new topic
<http://groups.yahoo.com/group/urangsunda/post;_ylc=X3oDMTJldDF2ZHU5BF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzE4NjIwNTYEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MDEzNTU2BHNlYwNmdHIEc2xrA250cGMEc3RpbWUDMTE4MjM4MjU2Ng-->
 
Messages<http://groups.yahoo.com/group/urangsunda/messages;_ylc=X3oDMTJlajdiMDlrBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzE4NjIwNTYEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MDEzNTU2BHNlYwNmdHIEc2xrA21zZ3MEc3RpbWUDMTE4MjM4MjU2Ng-->|
Files<http://groups.yahoo.com/group/urangsunda/files;_ylc=X3oDMTJmMmRnMGR0BF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzE4NjIwNTYEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MDEzNTU2BHNlYwNmdHIEc2xrA2ZpbGVzBHN0aW1lAzExODIzODI1NjY->|
Photos<http://groups.yahoo.com/group/urangsunda/photos;_ylc=X3oDMTJlZTdyc2poBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzE4NjIwNTYEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MDEzNTU2BHNlYwNmdHIEc2xrA3Bob3QEc3RpbWUDMTE4MjM4MjU2Ng-->|
Calendar<http://groups.yahoo.com/group/urangsunda/calendar;_ylc=X3oDMTJkaDJtOXQ3BF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzE4NjIwNTYEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MDEzNTU2BHNlYwNmdHIEc2xrA2NhbARzdGltZQMxMTgyMzgyNTY2>
 Komunitas Urang Sunda --> http://www.Urang-Sunda.or.id
  [image: Yahoo! 
Groups]<http://groups.yahoo.com/;_ylc=X3oDMTJkYXF1MWF2BF9TAzk3NDc2NTkwBGdycElkAzE4NjIwNTYEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MDEzNTU2BHNlYwNmdHIEc2xrA2dmcARzdGltZQMxMTgyMzgyNTY2>
Change settings via the 
Web<http://groups.yahoo.com/group/urangsunda/join;_ylc=X3oDMTJmYXRidnVoBF9TAzk3NDc2NTkwBGdycElkAzE4NjIwNTYEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MDEzNTU2BHNlYwNmdHIEc2xrA3N0bmdzBHN0aW1lAzExODIzODI1NjY->(Yahoo!
 ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest<[EMAIL 
PROTECTED]:+Digest>| Switch
format to Traditional<[EMAIL PROTECTED]:+Traditional>
 Visit Your Group
<http://groups.yahoo.com/group/urangsunda;_ylc=X3oDMTJkOXJiZnFmBF9TAzk3NDc2NTkwBGdycElkAzE4NjIwNTYEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MDEzNTU2BHNlYwNmdHIEc2xrA2hwZgRzdGltZQMxMTgyMzgyNTY2>|
 Yahoo!
Groups Terms of Use <http://docs.yahoo.com/info/terms/> | Unsubscribe
<[EMAIL PROTECTED]>

Kirim email ke