----- Original Message ----- From: "H. M. Nur Abdurrahman" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[email protected]> Sent: Wednesday, June 22, 2005 1:27 PM Subject: Re: [wanita-muslimah] Pancasila => DI/TII
Ary Setijadi Prihatmanto Btw, Eyang bilang Barbara Sillars Harvey itu bias.Bagaimana menurut Eyang ttg keputusan KU II Ummat Islam se-Sulawesi Selatan? Bias tidak ? --------------------------------- HMNA: Di samping butir 3 ada butir-butir lain, jadi tidak bias. Di antaranya butir 4 3. DI/TII di bawah pimpinan Kolonel Abdul Qahhar Mudzakkar, seorang pejuang dari Sulawesi Selatan telah berjihad memberlakukan kembali Syari'at Islam sebagai wujud penolakan atas pencoretan 7 (tujuh) kata dalam Piagam Jakarta dan terhadap pengaruh komunis di Sul-Sel pada awal tahun 1951-an. 4. Sejarah mencatat pula Kongres Pembangunan Masyarakat Islam yang berlangsung di Malino, tanggal 7 - 11 Desember yang disponsori oleh Raja Gowa, yang didukung oleh Pimpinan Angkatan Darat KDMSST dan Gubernur Militer SST, yang bermaksud untuk menegakkan Syari'at Islam di tengah masyarakat Sulselra. Btw, apa yang anda kutip: "Saya ingat bagaimana orang Makassar kaget waktu ada tentara dari Jawa menjadi imam di masjid," kata pengamat militer Salim Said. Kehadiran Panglima Komando Pemulihan Keamanan Sulawesi Selatan Kolonel R Sudirman merupakan sosok Muslim yang taat,", maka apa yang disebut dalam butir 4 itu yakni Pimpinan Angkatan Darat KDMSST adalah Kolonel Sudirman itulah. Perlu diralat keterangan pengamat militer Salim Said, yaitu Kolonel Sudirman itu bukan hanya Panglima di Sulawesi Selatan saja, tetapi SST, Sulawesi Selatan dan Tenggara. Wassalam ------------------------ ARY: 1. Bagaimana bisa Eyang bilang tidak bias hanya karena ada butir-butir lain? Buku dari Barbara Sillars Harvey itu pun sudah memberikan isyarat hubungan antara DI/TII-NII Kartosuwiryo, korespondensi dengan PKI dan isyarat mengapa pada akhirnya mengambil baju agama, yaitu dukungan yang luas. Bukankah juga tidak bias ? 2. Point no.4 itu juga tidak relevan. Hal yang sama (Kongres) juga dilakukan oleh Aceh dan juga tidak ada masalah. Masalahnya bukan Kongresnya, tapi pemberontakan bersenjatanya. Ralat dan keterangan tambahan dari Eyang malah membuat pertanyaan baru, yaitu Pimpinan Angkatan Darat KDMSST sendiri saja OK dengan hasil Kongres Malino tsb, bukankah aneh bila Abdul Qahhar Mudzakkar yang ideanya sama dengan hasil Kongres juga diperangi jika tidak ada masalah lain? 3. Lalu bagaimana dengan kampanye: "Saat itu, Kahar Muzakar mengampanyekan bahwa pasukan yang diperanginya adalah Tentara Djawa Komunis (TDK)". Apa maksudnya berbohong spt itu? Bagaimana menjelaskan hal ini ? 4. "Bersamaan dengan semakin banyaknya putra daerah memegang berbagai jabatan strategis, dan tindakan DI/TII yang banyak membakar rumah dan kekerasan kepada rakyat, DI/TII mulai kehilangan pengaruhnya tahun 1962". Bagaimana menjelaskan hal ini ? 5. Mengapa sebelum memberontak Abdul Qahhar Mudzakkar mencoba bergabung dengan TNI ? Kartosuwiryo (yang temennya Sukarno itu) itu lebih jelas posisinya, tidak ada usaha2 untuk bergabung ke NKRI, dari awal sudah berpisah. Dan masih banyak pertanyaan-pertanyaan lainnya. Pointnya, persoalannya jauh lebih kompleks dari sekedar "Nasionalisme" vs. "Syariat Islam". Dan tentu saja butuh pengkajian yang lebih jernih dan adil. 6. Hal lain, apa sebab/motivasinya Kongress II Umat Islam se Sulawesi Selatan mengurusi soal Abdul Qahhar Mudzakkar. * Apakah pemberontakan bersenjata yang dilakukan beliau itu harus diteladani? dicontoh? * Apa urusannya mengatakan beliau itu syahid atau tidak? Bukankah syahid atau tidak itu kita tidak tahu pasti? Bukankah urusan itu hanya Allah swt yang tahu pasti? Apa Kongres tahu pasti ? * Dan kembali saya tanyakan, jika Abdul Qahhar Mudzakkar syahid lalu apa hukumnya para tentara Djawa Komunis yang gugur di sana itu ? Kenapa hal itu tidak dibahas juga ? Bukankah ini berarti bias yang nyata ? Saya tidak ingin menghakimi siapapun. Hanya ingin memberikan ilustrasi ttg betapa peliknya dan rumitnya situasi saat itu. Menyederhanakan persoalan sungguh perbuatan yang sangat gegabah dan menyesatkan. Bisa saja nama beliau memang perlu direhabilitasi, tapi penting untuk menyadari dahulu proporsinya. Jika tidak, bukankah hanya akan memperuncing persoalan. Ini bukan cerita Lord of the Ring, si baik lawan si jahat. Ini cerita ttg orang-orang. Cerita ttg manusia. Wassalam Ary -- No virus found in this outgoing message. Checked by AVG Anti-Virus. Version: 7.0.323 / Virus Database: 267.7.10/25 - Release Date: 6/21/2005 WM FOR ACEH Bantu korban bencana gempa dan tsunami di Aceh dan Sumatra Utara! Rekening BCA Kantor Cabang Pembantu (KCP) Koperasi Sejati Mulia Pasar Minggu No Rek. 554 001 4207 an. Herni Sri Nurbayanti. Harap konfirmasi sebelumnya ke [EMAIL PROTECTED] atau HP 0817 149 129. Milis Wanita Muslimah Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat. Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages Kirim Posting mailto:[email protected] Berhenti mailto:[EMAIL PROTECTED] Milis Keluarga Islami mailto:[EMAIL PROTECTED] Milis Anak Muda Islam mailto:[email protected] This mailing list has a special spell casted to reject any attachment .... Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
