Menurut saya, jika Ahmadiyah menyatakan ajarannya bukan Islam, malah 
resiko digugat dengan pasal penodaan agama akan makin besar. 
Misalnya saja, penggunaan simbol, terminologi, dan ritual Islam, 
ajaran tentang tokoh nabi yang  berbeda dengan Islam mayoritas, dsb 
sangat rentan untuk digugat. 

Saya bandingkan dengan kasus group band Dewa, kasus Anjasmara, dsb.

Yas


--- In [email protected], abdul latif 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> BIsmilahirrahmanirahiim
>   Kalau ada golongan yang tidak menodai/salah kaprah/ sesat saya 
kira umat islam sudah menjadi umat yang RAHMATAN LIL"ALMIN.
>    
>   Tapi tidak ada satu golongan dari bermacam macam golongan umat 
islam yang sempurna... 
>   Golongan Wahhabi juga tidak sempurna..ternoda
>   Golongan Tabligh juga tidak sempurna
>   Ahmadiah, Syiah, Sufi..dan ratusan nama golongan islam belum ada 
yang sempurna
>   kaffah,...saya kira semua sudah ternoda...hanya berbeda beda 
nodanya.
>    
>   Yang kaffah dan sempurna itu saya kira pada zaman Rasulullah saw 
saja.
>   Makanya Rasul memberi peringatan dengan hadistnya,...nanti 
diakhir zaman umat islam terpecah belah...dan Allah memberikan 
peringatan kepada Rasululahsaw QS 49:10-11.
>   Hai orang2 beriman, orang2 muslim itu adalah 
bersaudara......janganlah kamu satu sama lain saling salah 
menyalahkan, belum tentu yang disalahkansalah,kemungkinan benar, dan 
belumtentu yang menyalahkanbenar, kemungkinan salah,....Demikianlah 
Allah memperingatkan umat islam....namun MUI menjatuhkan fonis bahwa 
ahmadiah adalah ajaran sesat.
>    
>   jadi MUI sudah melanggar peraturan Allah diatas. Maka Allah 
memepringatkan kepada ulama2 yang berkuasa di QS.2:85.
>   Janganlah kamu mengikuti sebahagian peraturan2Ku dan sebahagian 
kamu ingkari,..Allah kan berikan kehinaan kepada nya,..yang telah 
menjual ayat2 Allah demi kepentingan kedudukannya/politiknya 
(terjemahan umum)
>    
>   Semoga Allah memberikan petunjuk kepada pemimpin2 dan ulama2 
kita yang berkuasa,amin
>    
>   Jadi kalaulah ahmadiah saja yang dianggap menodai ajaran islam, 
itu tidak lah ADIL.
>   Ajaran Islam adalah ajaran yang menegakan keadilan dan  
kebenaran.
>   
> wassalamu'alaikum wrw b
>    
>   
> Ambon <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>   MEDIA INDONESIA
> Minggu, 19 Februari 2006 05:15 
> 
> 
> Jika Mengaku Islam, Ahmadiyah Bisa Terkena Pasal Penodaan Agama
> 
> 
> 
> CIPANAS--MIOL: Menteri Agama Maftuh Basyuni menegaskan Ahmadiyah 
bisa terkena pasal penodaan terhadap agama jika tetap mengaku 
sebagai Islam.
> 
> "Kecuali Ahmadiyah mengubah sikapnya, tidak menganggap Mirza 
Ghulam Ahmad sebagai nabi," kata Menteri Agama di sela pertemuan 
dengan pers dan Paguyuban Istri Duta Besar dan mantan Duta Besar di 
Istana Cipanas, Jawa Barat, Sabtu (18/2).
> 
> Menurut Menag, jika Ahmadiyah tidak bersedia mengubah sikap, 
diminta tidak mengaku sebagai Islam, cukup dengan menyebut 'Agama 
kami adalah Ahmadiyah', persoalan selesai.
> 
> Basyuni menguraikan, sebelum Mirza Ghulam Ahmad wafat tidak pernah 
ada persoalan apapun. Persoalan baru muncul setelah Mirza wafat. 
Pengikut-pengikutnya yang fanatik, mengkultuskan Mirza dan meyakini 
tokoh tersebut sebagai nabi terakhir.
> 
> "Mereka terdiri dari dua kelompok, kelompok pertama disebut 
Qodiyah, dan kedua kelompok Lahore yang menentang anggapan, Mirza 
Ghulam itu nabi, dan menyebutnya hanya sebagai pembaharu," katanya.
> 
> Kalau sebagai pembaharu, ujar menag, tidak masalah, karena hadis 
menyebut setiap 100 tahun akan muncul mujadid dalam Islam.
> 
> "Karena itu sebut saja Mirza Ghulam Ahmad itu mujadid, jangan 
nabi. Islam hanya mengakui satu Tuhan dan nabi Muhammad SAW nabi 
terakhir," katanya.
> 
> Namun demikian, terjadinya pelanggaran peraturan agama dan 
peraturan mengenai penodaan agama oleh Ahmadiyah bukanlah wewenang 
Depag.
> 
> Sebelumnya pihak Ahmadiyah sempat memprotes Menag yang menganggap 
aliran Ahmadiyah bukan bagian dari agama Islam. Mereka menegaskan 
Ahmadiyah adalah Islam. (Ant/OL-02
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
> 
> 
> 
> Milis Wanita Muslimah
> Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun 
masyarakat.
> Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
> ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-
muslimah/messages
> Kirim Posting mailto:[email protected]
> Berhenti mailto:[EMAIL PROTECTED]
> Milis Keluarga Sejahtera mailto:[email protected]
> Milis Anak Muda Islam mailto:[email protected]
> 
> This mailing list has a special spell casted to reject any 
attachment .... 
> 
> 
> 
>   SPONSORED LINKS 
>         Women   Islam 
>     
> ---------------------------------
>   YAHOO! GROUPS LINKS 
> 
>     
>     Visit your group "wanita-muslimah" on the web.
>     
>     To unsubscribe from this group, send an email to:
>  [EMAIL PROTECTED]
>     
>     Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of 
Service. 
> 
>     
> ---------------------------------
>   
> 
> 
> 
>               
> ---------------------------------
>  Yahoo! Mail
>  Use Photomail to share photos without annoying attachments.
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Join modern day disciples reach the disfigured and poor with hope and healing
http://us.click.yahoo.com/lMct6A/Vp3LAA/i1hLAA/aYWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:[email protected]
Berhenti mailto:[EMAIL PROTECTED]
Milis Keluarga Sejahtera mailto:[email protected]
Milis Anak Muda Islam mailto:[email protected]

This mailing list has a special spell casted to reject any attachment .... 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke