ini "berpidato" di depan wartawan yang bertanya sehingga presiden
kita terpaksa berdiri mematung menunggu sampai pidatonya usai. Hal
ini tidak lazim dalam tata krama internasional.
Sekarang, beliau mengatakan indonesia tidak berdaya dan pasrah
menghadapi penjarahan bangsa asing. Terlepas dari benar tidaknya
pernyataan itu rasanya kok kurang etis seorang tamu datang lalu
mengeritik tuan rumahnya begitu rupa. Tindakan seperti ini wajar
nggak sih dalam pergaulan antar bangsa ?
Yas
--- In [email protected], "Flora Pamungkas"
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> http://www.republika.co.id/koran_detail.asp?id=248028&kat_id=43
>
> Senin, 15 Mei 2006
>
> Ahmmadinejad Prihatin Indonesia Dijarah Asing
>
>
> JAKARTA--Presiden Republik Islam Iran, Ahmadinejad, prihatin dan
> menyayangkan bangsa Indonesia bersikap tidak berdaya dan pasrah
menghadapi
> penjarahan bangsa asing terhadap kekayaan alam. Padahal, sebagai
bagian
> terbesar umat Islam di dunia, bangsa Indonesia seharusnya mampu
mendukung
> perjuangan menentang kemungkaran dan menegakkan keadilan.
> "Kami telah melihat sosialisme dan marxisme ternyata gagal
memberikan solusi
> pada masalah-masalah dunia. Kini liberalisme dan demokrasi yang
diusung
> negara-negara Barat seperti Amerika Serikat, juga gagal karena
> implementasinya menggunakan standar ganda," jelas Ahmadinejad,''
kata
> Ahmadinejad saat mengunjungi kantor PP Muhammadiyag dan PB NU, di
Jakarta,
> Jumat (12/5) Menurut Ahmadinejad, tanggungjawab umat Islam
sangatlah jelas,
> yakni menciptakan keselamatan dunia beserta seluruh
isinya. ''Indonesia
> sangat potensial mengemban tugas itu, karena memiliki sumber daya
yang besar
> termasuk jumlah umat Islam sebagai penduduk mayoritas,'' ujarnya.
> Tidak optimal
> Namun ia sangat prihatin setelah menyaksikan keadaan bangsa
Indonesia kini.
> Potensi sumber daya manusia dan alam yang dimiliki tidak dapat
dioptimalkan
> untuk mewujudkan tujuan mulia. ''Saya menyayangkan
ketidakberdayaan bangsa
> Indonesia yang pasrah menghadapi tindakan negara-negara asing yang
dimotori
> perusahaan-perusahaan negara maju, mengeruk kekayaan alam
Indonesia,''
> ungkap Ahmadinejad.
> Ia yakin, perdamaian dan keadilan sejati hanya bisa terwujud di
dunia ini
> dengan menampilkan Islam sebagai rahmat bagi seluruh alam. ''Iran
akan
> menjadi negara yang terdepan menghadapi tekanan-tekanan Barat,''
ujarnya.
> Mengenai hubungan kerjasama antara Indonesia dan Iran, Ahmadinejab
> menyatakan, bukan hanya aspek budaya, pendidikan, pariwisata, bea
cukai,
> energi, dan teknologi. Tetapi, bisa meliputi seluruh aspek yang
berpengaruh
> bagi perdamaian, kemanusiaan, dan meningkatkan kemaslahatan warga
kedua
> negara.
> Ahmadinejad juga mendukung keutuhan atau integrasi wilayah Republik
> Indonesia dari Sabang hingga Merauke. Ia menandaskan, tidak akan
pernah
> menerima gerakan separatisme seperti di Papua. Sementara Ketua
Umum PB NU,
> KH Hasyim Muzadi, mengemukakan, dalam pertemuan dengan
Ahmadinejad, meminta
> Iran menjadi pelopor pengembangan wacana keislaman yang produktif.
Paling
> tidak, Iran menjadi pihak untuk mendamaikan konflik akibat
perbedaan aliran
> keagamaan.
> (uba )
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:[email protected]
Berhenti mailto:[EMAIL PROTECTED]
Milis Keluarga Sejahtera mailto:[email protected]
Milis Anak Muda Islam mailto:[email protected]
This mailing list has a special spell casted to reject any attachment ....
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "wanita-muslimah" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
