Salam,
Kekerasan dikalangan pelajar telah membawa korban dan kerugian yang
sangat memprihatinkan. Semua ini harus dihentikan, sistem yang
menyebabkan kejadian2 buruk tsb. terus berulang harus diubah.
1. Hapuskan seragam dan segala hal yang berbau penyangkalan terhadap
realita kemajemukan. Persatuan / integritas tidaklah identik dengan
penyeragaman. Sedangkan seragam adalah bentuk pemaksaan kekuasaan dan
upaya politis menafikan pluralitas.
2. Bubarkan OSIS dan underbouw2nya, karena dia adalah produk drop2an
yang tak memiliki akar ke bawah. OSIS adalah bentuk lan dari seragam
secara intelektual. OSIS adalah simbol kooptasi terhadap hak2
demokrasi siswa. Politik mono loyalitas selama orde baru telah
membelenggu kemampuan kreatifitas, kebebasan ekspresi dan menindas
proses demokratisasi.
3. Biarkan siswa membentuk organisasinya sendiri, tumbuh dari bawah
dan mengakar secara psikologis kultural sesuai kehendak hati dan ciri
khas masing2. Sehingga mereka akan merasa saling memiliki dan
menghargai, tidak perlu ada celah2 kosong yang memunculkan geng2 tanpa
tujuan hanya karena tak ada tempat untuk mereka. Biarkan mereka
membentuk sistem eksekutif dan parlemennya sendiri, biarkan mereka
belajar mandiri dan mendewasakan diri melalui jalan yang dipilihnya
secara demokratis, biarkan terjadi interaksi, akomodasi2 alamiah
diantara mereka.
4. Jangan berikan kekuasaan infiltrasi dan kooptasi kepada guru dan
sekolah untuk menekan aspirasi dan kehendak siswa dalam berkreasi dan
berekspresi. Salah satu sebab utama timbulnya kekerasan dikalangan
pelajar karena saluran2 ekpresi dan kreatifitas tersumbat atau
dikuasai untuk kepentingan2 kekuasaan sehingga tidak aspiratif dan
buta tuli terhadap kebutuhan aktualisasi remaja !
5. Hapuskan peraturan2 konyol dan irrasional seperti larangan memakai
jeans untuk kegiatan resmi, larangan berjilbab, larangan berambut
panjang dsb. Jangan biarkan militerisme dipaksakan dalam peri
kehidupan pelajaran dengan dalih disiplin, ketertiban, kerapian dan
bela negara. Tidak ada korelasi antara jeans, jilbab dan rambut
panjang dengan prestasi serta moralitas ! Berikan kembali hak2 asasi
pelajar dalam menentukan aktualisasi dirinya ! Mereka menafikan
realitas bahwa jeans adalah produk utama yang telah membuat Amerika
terkenal, kaya dan bergengsi - sama terhormatnya dengan batik maupun
ulos. Jilbab adalah pilihan hati, wanita yang mengenakannya adalah
muslimah paling terhormat dimata Allah SWT - maka pelarangan atasnya
adalah bentuk pengingkaran terhadap kehendak Tuhan ! Demikian juga
rambut panjang, dengan dalih kerapian dan disiplin - tak ada korelasi
antara keduanya. Semua nabi digambarkan berambut panjang, bahkan
Rasulullah menghendaki ummatnya (pria) untuk memelihara jenggot,
rambut dan bulu2 tubuhnya ! Pelarangan atasnya jelas merupakan
pengingkaran terhadap hak asasi dan penindasan terhadap kepercayaan
religius - bahkan melecehkan sunnah Rasul.
6. Berikan otonomi seluas2nya kepada lembaga pendidikan. Biarkan
mereka bebas menentukan kurikulum yang paling sesuai dengan
lingkungannya dan bersaing sehat tanpa ada dikotomi negeri - swasta
atau umum - madrasah - kejuruan. Terapkan CBSA dan SKS dengan
sebenar2nya, biarkan pelajar memilih modul2 pengetahuan yang paling
sesuai dengan minatnya. Jangan paksa dan ajarkan mereka untuk
menuhankan jurusan2 tertentu dan melecehkan pilihan yang lain.
7. Hapuskan sistem DANEM dan UMPTN yang telah melecehkan kerja keras
pelajar bertahun2. Diskriminasi sistem struktural semacam ini telah
menimbulkan dampak psikologis yang sangat dalam dan menciptakan luka
menganga, kecemburuan dan jurang pemisah yang memecah belah potensi
pelajar ! Jangan biarkan lagi praktek2 diskriminasi pada lembaga2
pendidikan kejuruan dan keagamaan, persamakan mereka sesuai dengan
harkat dan martabatnya. Letakkan keberbedaan mereka sebagai potensi
unggulan - suatu kelebihan - bukan kekurangan dan bahan pelecehan !
Masyarakat harus bersedia untuk berubah sikap, demi kebenaran
pendidikan dan keselamatan serta kehormatan anak2nya sendiri !
8. Berikan porsi yang lebih proporsional dalam bidang2 pendidikan
agama dan moral. Tanamkan kecerdasan sikap dan moral dalam diri tiap
pelajar sebagai tujuan utama pendidikan bukan mendewakan kecerdasan
akal saja. Jangan jadikan pendidikan agama sebagai phobia dan
pendidikan moral sebagai alat politik. Kembalikan pada hakekatnya.
9. Libatkan orang tua dalam kegiatan belajar mengajar langsung agar
mereka bisa berinteraksi dari dekat proses belajar mengajar dan
memahami bagaimana anak2nya berekspresi serta berkreasi dalam rangka
menggali dan mengembangkan segenap potensi yang ada dalam dirinya.
Alokasikan jam2 pelajaran khusus yang memberi ruang gerak bersama bagi
guru, siswa dan ortu sehingga mereka dapat saling mendekatkan hati.
10. PEMDA (terutama di kota2 besar) harus ditekan untuk memberikan
prioritas tertinggi bagi pelayanan pendidikan dan penyediaan
fasilitasnya. Terutama sarana transportasi massal untuk pelajar -
jangan biarkan mereka terlantar dipinggir jalan dalam keadaan lelah,
haus, lapar dan amarah !
11. Berikan jaminan kesejahteraan dan perlindungan (hukum, politis)
kepada para penyelenggara pendidikan (sekolah, guru, karyawan) dari
ancaman penyunatan, pemerasan, titipan dan segala macam bentuk KKN.
Tegakkan kembali citra dunia pendidikan yang bersih dan teladan.
12. Bebaskan lingkungan sekitar sekolah dari kegiatan bisnis, pusat2
hiburan yang menawarkan hedonisme. Jatuhkan hukum seberat2nya bagi
mereka yang menyeret pelajar ke dalam kriminalitas, sex bebas, miras,
judi dan narkoba ! Jatuhkan hukum yang lebih keras daripada pelaku
kriminalitas biasa - karena mereka telah merusak permata2 bangsa -
calon pemimpin masa depan !
13. Kepada partai2 baru dan para calon wakil rakyat, curahkanlah
perhatian yang lebih besar kepada dunia pendidikan. Karena hanya
lewat pendidikan perbaikan moral bangsa dapat dilakukan.
- Tambahkan sendiri -
Mohon sebarluaskan kampanye ini kepada handai taulan dan kerabat anda.
Forum Pembelaan Untuk Pelajar
bekerjasama dengan FIKA-G Malang
Best regards,
MasTekeq mailto:[EMAIL PROTECTED]
Layanan Pertukaran Banner - http://www.indobanner.co.id
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
Netika BerInternet : [EMAIL PROTECTED]
UNLIMITED POP3 Account @ http://www.indoglobal.com