Assalamualaikum wr. wb.
Wong Banten semua, yang akan mencalonkan diri jadi
Gubernur salah satunya adalah Marissa Haque ? Siapapun
orangnya yang penting dia punya integritas
kepemimpinan yang berpihak kepada kepentingan rakyat.

Eh ...eh...masalah beras selundupan dan ditaro di
gudang hampir dua tahun lamanya ? Masya Allah, teu
karunyaeun ka urang Banten. Cing siah atuh hirup jadi
gegeden/petinggi Banten, sing barener hirup silaing
teh. 

Beras merupakan hasil pertanian yang mempunyai batas
kadaluarsa. Maksimal batas kadaluarsa beras adalah
satu tahun, terkecuali dalam bentuk gabah bisa
mencapai 2 tahun. 

Kalau kasus beras selundupan yang terjadi di Pelabuhan
Bojonegoro itu sudah melebihi batas kadaluarsa (selama
dua tahun), itu namanya meracuni para konsumsi beras,
apalagi menggunakan bahan pengawet.
Beras kalau disimpan lebih dari satu tahun, akan
mengalami perubahan karena pengaruh kelembaban udara
yang mengakibatkan bau beras menjadi apek. Coba tanya
urang Baduy, pasti dijawab teu wasa aing mah ngadahar
kejo urut beurit ("Tidak mau aku makan beras bekas
tikus" pen.)

Baru beberapa dekade Banten menjadi propinsi,
seharusnya yang berkibar adalah paradigma baru
mengikis kemiskinan, keterbelakangan dan kebodohan.
Eh....yang ada malah sebaliknya, terjadi korupsi,
kolusi, penyelundupan dan lain-lain. Sangat
disayangkan, saya selaku warga Kab. Lebak - Banten
merasa pirhatin dan jengkel oleh oknum-oknum yang
tidak bertanggung jawab, kudu diteke sirahna sampe
botak !

Masih rendah sikap amanah dan moral.

Kasus semacam itu terjadi pada jaman dahulu kala
dimasa penjajahan, dimana para patih/bupati yang
memimpin Pandeglang, Lebak, Serang dan Tanggerang
sering menyalahgunakan wewenangnya. Hingga sekarang
terus berkelanjutan menjadikan daerah Banten masih
banyak yang terbelakang. 
Bisa dibuka sejarah Maltatuli.

Contoh kecil tahun 2004, dalam kasus proyek perbaikan
jalan yang terjadi di wilayah Kabupaten Lebak di
bagian selatan. Seharusnya anggaran yang telah
dicanangkan untuk perbaikan jalan itu dapat digunakan
dengan baik. Namun yang terjadi adalah jalan yang
diperbaiki (diaspal) hanya beberapa kilo meter,
selebihnya hanya dilapisi oleh pasir, tatkala musim
penghujan datang, itu pasir yang menutupi jalan
terkikis yang tersisa adalah bebatuan yang terjal dan
tajam. Bahkan jembatan yang baru diresmikan oleh
Bupati, seminggu kemudian ambrol terseret arus sungai.
Bukankah ini melambangkan masih tingginya sikap tamak
bin rakus ?
Penderitaan masyarakat Banten Selatan yang nota bene
adalah jauh dari sentuhan kemajuan pembangunan akan
sulit mengalami perubahan, kalau aparatur pemda masih
memelihara sikap tamak bin rakus tersebut. (Bisa
dilihat proyek perbaikan jalan Bayah - Sawarna -
Cibareno dan Bayah - Cilograng - Cibareno). 

Perlu diketahui, bahwa poros jalan Bayah s/d Cibareno
merupakan sarana transportasi yang menghubungkan
Banten dengan Jawa Barat di bagian Selatan, yang
merupakan pintu gerbang Propinsi Banten di bagian
selatan.

Eh kenapa saya jadi ngelantur bicaranya yah. Maklumlah
sobat, saking cintanya saya sama daerah Banten. Ingin
sekali Banten menjadi daerah maju. Aduh hapunten
dulur, sing ngamaklum we ka abdi, maklum nyah.

Titip salam buat Mbak Marissa Haque, kalau mau jadi
Cagub Banten, tengoklah dulu wilayah Kec. Bayah, Kec.
Cibeber, Kec. Cilograng, Kec. Panggarangan dan Kec.
Malingping - Kab. Lebak. Itu adalah potret daerah
tertinggal di Banten Selatan.

Demikian kiranya ocehan yang tidak bermutu dari saya.
Hapunten kasadanya.

Wassalamualaikum wr. wb.




--- Heri Hen
drayana H <[EMAIL PROTECTED]> menulis:


---------------------------------
Kang Yusron,
Marissa sekarang bisa kamu cari di teluk Banten...
Dia lagi gencar nolak beras impor. Iya tuh...
Di koran lokal, DPRD Serang bilang (plus marissa),
beras selunupan dari 
Thailand (Vietnam?) itu udah bau. Bahkan ada zat
pengawet yang 
disemprotkan, karena beras itu sudah berumur 2 tahun.
Sedangkan pengawas 
di pelabuhan bilang, beras itu oke banget.

Oy, orang-orang Lebak,
yang ngerti pertanian, coba deh ngasih masukan ke
Bulog atau Deptan 
bnten, sebenernya karo naro beras digudang itu, yang
baik gimana? supaya 
beras kita nggakbau dan banyak kutunya gitu.
Kalo lihat orang Baduy atau petani tradisional kita,
naro  padi di 
lumbung itu 'kan masih dalam bentuk gabah. Iya 'kan.
Kenapa stok beras 
kita di gudang-gudangnya dalam bnetuk beras?

Oy, orang Lebak, selamat ulang tahun ya.
Hidupkan lagi itu semangat Multatulli, yang memerangi
penguasa lokal 
yang tiran dan korup... Ceuk mazhab Rumah Dunia,
perangilah kebatilan 
dengan pena... hahaha..

tetap semangat
happy reading...

Jurnal #156:
PENYAIR PEREMPUAN, DETIK AKHIR DETIK AWAL DAN SITUS
Salam Rumah Dunia – Radar Banten Edisi Kamis, 8
Desember 2005:

Tak terasa tiga bulan berlalu. Di tengah kesibukan
merumuskan acara 
akhir tahun, Toto St Radik, selaku penasehat Rumah
Dunia dan Presiden 
Sanggar Sastra Serang, mengingatkan kami dengan Proyek
3/3; tiga bulan 
sekali tampil 3 penyair di depan forum.  Perhelatan
pertama September 
lalu, memilih Ibnu Ps Megananda (Serang), Andi Birowo
(Pandeglang) dan 
Mahdiduri (Tanggerang) sebagai orang yang layak
disebut penyair pria 
Banten. 

PUISI
Prpyek 3/3 kami buat untuk menjaring para penyair muda
Banten. 
Menumbuhkan minat generasi muda pada puisi. Proyek ini
berlangsung tiap 
tiga bulan sekali. Meliputi penyeleksian penyair
Banten yang berada 
diwilayah Banten, penerbitan buku puisi oleh Penerbit
Rumah Dunia, 
sampai dengan bedah karya.  Pada hajat kedua,
rencananya menyeleksi 
penyair perempuan Banten. “Ini semata-mata untuk
menumbuhkan dan mencari 
bibit penyair wanita Banten,” kata Toto St Radik,
pimpinan proyek 3/3.
Mengenai para penyair yang akan dijadikan nominasi,
Toto belum 
memaparkan. Tias Tatanka, nominasi, mengundurkan diri,
karena mersa 
belum laak. “Puisi-puisi saya masih sedikit dan baru
mejeng di koran 
lokal,’ kata Tias, Ketua Pelaksana Rumah Dunia.
“Juga menghindari kesan 
KKN,” tambahnya.........

selengkapnya baca Radar Bantn, Kamis,
atau klik www.rumahdunia.net
nantikan juga edisi khusus setahun situs
www.rumahdunia.net



Tetap Semangat Mencintai Banten!

      

      SPONSORED LINKS  
                                               
Indonesia visa                                   
Indonesia phone card                                  
 Indonesia calling card                               
                                Indonesia travel      
                             Bali indonesia           
                        Indonesia                     
                               
    
---------------------------------
  YAHOO! GROUPS LINKS

  
    Visit your group "wongbanten" on the web.
   
    To unsubscribe from this group, send an email to:
 [EMAIL PROTECTED]
   
    Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo!
Terms of Service.

  
---------------------------------




__________________________________________________
Apakah Anda Yahoo!?
Lelah menerima spam?  Surat Yahoo! memiliki perlindungan terbaik terhadap spam  
http://id.mail.yahoo.com 


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page
http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/vbOolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Tetap Semangat Mencintai Banten! 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/wongbanten/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke