Saya setuju dengan pendapat Mang GG, sebenarnya saya juga ingin melatih lagi
bahasa ibu, alias bahasa sunda, jawa dan campuran Banten. Jadi sebenarnya,
kalaupun tidak ada aturan itu juga merupakan aturan. Yang penting
kesepakatan kita bersama dari member milis ini. Saya setuju sekali kalau
sekali sekali ada yang menyampaikan dengan bahasa daerah, sekalian untuk
mengingatkan bahasa yang telah terlupakan, tapi tolong diterjemahan juga,
karena masalahnya banyak Vocabulary dan Mufrodaat atau kosakata yg saya
sudah lupa.. seperti kalau bahasa sunda "lama" itu "kebel" atau "hebel",
maklum saja saya bukan lulusan ahli bahasa Sunda Banten, atau Jawa Serang.
Kebetulan masing masing daerah dialeknya berbeda. Yang dari Lebak, punya
ciri khas sendiri, kalau yang dari Menes, biasa pakai istilah "Orok", Wong
Serang selalu manggil dengan istilah "bocah". Kalau saya, dari Barugbug
Ciomas, jadi kalau ngomong Sunda agak kasar, begitu juga kalau ngomong Jawa.
Kalau wong Serang ngomong Jawa memakai "eu" sedangkan saya, "a". contohnya
"sireu" jadi "sira".
Kesimpulannya, boleh boleh saja pakai bahasa daerah manapun, asalkan ada
terjemahannya, kalau kata wong arabnya, ditarjim dulu biar mafhum.
Afwan ya.....
DRH
----- Original Message -----
From: "Heri Hendrayana H" <[EMAIL PROTECTED]>
>
> kalo saran saya, pake bahasa daerah boleh-boleh saja.
> tapi, diterjemahin ke bahasa Indonesia. gimana?
> kasihan kan abang-abang kita yang udah susah-payah
> pada 28 oktober lalu, bikin komitmen "Sumpah Pemuda".
> Seperti cerita "Mang Wira", itu sedih banget....
> "Ya, aku bakal dibaca," begitu kata Multatuli.
> Kenapa Multatuli menulis itu?
> Karena dia yakin "aku" (sebagai rakyat kebanyakan Lebak yang ditindas,
> akan menyebar luas ke seantero jagat. Mltatulli mneulis dalam bahsa
> belanda, lalu banyak orang menerjemahkannya ke bahasa lain. Termasuk ke
> dalambahasa Indonesia, sehingga orang bisa tahu cerita ttg kebobrokan
> moral dan akhlak para priyayi Lebak.
>
> Nah, gimana?
> adil 'kan?
> yang pingin nulis bahasa daerah, tersalurkan..
> tapi juga sudah bersikap adil pada tetangganya yang nggak ngerti.
> kalau respon dari kang yayan seperti itu..."nggak boleh diatur-atur"...
> kalau dianalogikan, saat kita kumpul-kumpul... ada 5 orang, misalnya...
> 3 berbahasa daerah.. yang dua orang minta dengan baik-baik,
> "Maaf, pake bahasa Indonesia, dong... Saya juga tertarik dengan
> percakapan kalian..." Terus dijawab seperti Kang Yayan jawab...
> Apa yang akan terjadi? Bisa-bisa bubrah... hehehe...
>
> oke, tetap semangat mencintai Banten
> gola gong
>
> -----Original Message-----
> From: kang yayan <[EMAIL PROTECTED]>
> > Sebaiknya nggak usah diatur-atur... biarkan mau posting bhs baduy,
> > pandeglang, cilegon... biar memperkaya khasanah budaya banten.. iya
> > toh?
> > malah bagus ituh... he.he.he...
> > siga pagawe pamarentah bae dak... make ngalarang... he.he.he.eh..
> > kajeun
> > sih.....
> >
> > kitu bae lah.
> > si abah.
> >
> > [edi hudiata] wrote:
> >
> > > salam,
> > >
> > > temen-temen miliser wongbanten yang baik dan benar :P, alhamdulillah
> > > beberapa pekan ini milis wongbanten banyak menerima anggota miliser.
> > > mungkin pertanda animo masyarakat banten tentang informasi dan
> > > teknologi udah membaik (hehehehe).
> > >
> > > kang, nong miliser wongbanten, seiring dengan bertambah dan
> > > berfariasinya anggota milis wb, tentunya kita juga perlu merhatiin
> > > bahwa enggak semua anggota milis berasal dari banten. atau nggak
> > semua
> > > anggota milis bisa bahasa daerah banten (sunda, jawa atau campuran).
> > > nah, sekedar usulan ringan saja buat temen-temen; ALANGKAH LEBIH BAIK
> > > KALO POSTINGANNYA MENGGUNAKAN BAHASA INDONESIA, ini tentunya tidak
> > > menyinggung sesiapa. hanya memberikan kesempatan kepada setiap
> > anggota
> > > mili wb untuk bisa memahami apa yang dipostingkan oleh teman-teman,
> > > apalagi kalau postingannya berbentuk makalah atau artikel atau apapun
> > > juga yang mengandung hikmah di baliknya.
> > >
> > > sayang kan kalao hikmahnya hanya bisa dicerna oleh beberapa orang
> > saja
> > > huehuehue.
> > >
> > > ok deh, segitu aja dulu yah...
> > > salam ti orok banten di kairo (eh pake bahasa indonesia dong! :P)
> > > salam dari anak-anak banten di kairo
> > >
> > >
> > > wassalam
> > >
> > > [edi hudiata]
> > >
Disclaimer: Although this message has been checked for all known viruses
using Trend Micro InterScan Messaging Security Suite, Bukopin
accept no liability for any loss or damage arising
from the use of this E-Mail or attachments.
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page
http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/vbOolB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
Tetap Semangat Mencintai Banten!
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/wongbanten/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/