Asswrwb,

setelah saya menyimak apa yang di tulis oleh pak
saprudin, benar bahwa orang yang tidak mengenal islam
akan selalu memberatkan islam sebagai sebuah agama,
tidak hanya kaum atheis ataupun agnotis yang sering
mengecam keberadaan agama islam sekalipun.

orang yang tidak mengerti ttg indahnya islam ttntu
akan mencela apa yg dimaksud dan di bawa oleh agama
islam, tentu orang non muslim pun akan beranggapan
bahwa agama mereka lah yang terbaik, sehingga
menganggap islam sebagai tendesius.

tapii...boleh jadi mereka yang menghujat islam (sprti
yg pak saprudin bilang) orang berintelektual tinggi
sekalipun apabila mata hatinya sudah tertutup ttnt
akan selalu mengecam dan tidak menghargai apapun yang
di lontarkan ttg islam.

rapatkan barisan perjuangkan dienul islam...Allahu
Akbar!!



--- SP Saprudin <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> saya tidak mau basa basi, ringkas cerita, Islam
> memang selalu dijadikan sasaran ejekan, dan siapa
> saja melontarkan berbagai macam persepsi tentang
> Islam itu "sah-sah saja". Hal ini hanya membuktikan
> betapa telah amat kental pengetahuannya yang parsial
> terhadap Islam tsb.
>   Walau demikian ada dua katagori besar tentang
> image Islam dimata orang-orang macam itu, yakni :
> pertama memang buta terhadap apa sesungguhnya
> (tentang) Islam sehingga komentar-komentar
> sehari-hari tentang Islam yang mereka terima :
> lihat, dengar ditengah masyarakat hanya memperkental
> gambaran kelam tentang Islam itu.Kelompok ini
> menjadi jumlah terbesar. Mereka benar-benar buta
> terhadap : apa, siapa, mengapa dan bagaimana yang
> sebenarnya tentang Islam. Walau orang macam ini
> sudah mencapai tingkat pendidikan tinggi, katakanlah
> sebagai doktor, intelektual besar dan ternama dari
> sebuah universitas bergengsi, tapi tetap saja orang
> macam ini hakitnya termasuk kelompok yang tidak
> memahami apa sesungguhnya tentang Islam secara
> objektif. Ketika kepada orang macam ini dijelaskan
> secara gamblang apa sesungguhnya tentang Islam
> sampai detail, rata-rata orang macam ini akan
> terkejut. Katagori kedua adalah orang-orang yang
> sedikit jumlahnya, yakni terdiri dari orang-orang
> yang persis
>  tahu apa, siapa, mengapa dan bagaimana Islam, namun
> orang macam ini justru membenci Islam secara
> sengaja.
>    
>   Komentar-komentar orang macam ini tidak jauh
> dengan perkataan : Hey, shut up, will you !! There
> in no God ! He does not exist ! Ask you God, if He
> exist, to come here, to solve all the problem we
> have now ! Ask Him to Ask Him !! You will go to hell
> !!
>    
>   Ok Ucu, don't judge any faith by what the
> followers are doing, but by what the faith teaches
> them do".
>    
>   Thank you.
>    
>    
>   
> ucu jauhar <[EMAIL PROTECTED]> menulis:
>   Ah, ternyata Islam Saprudin seperti iklan kredit
> di TV
> dan media cetak. Mudah dan ringan. 
> 
> Makanya tak salah kalau saya katakan bahwa si Snouck
> itu di Indonesia banyak penggemarnya. Dan itu
> terbukti.
> 
> --- SP Saprudin <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> > Bismillahirrahmanirrahim
> >   Assalamualaikum wr. wb.
> >   Maaf saudara-saudaraku, banyak sebab kenapa
> orang
> > mudah terserang alergi. Orang mudah terkena
> alergi,
> > bisa disebabkan karena pengaruh dari makanan atau
> > pengaruh cuaca dingin bahkan mungkin alergi kepada
> > cuaca panas. Bisa juga alergi terhadap
> > nasihat-nasihat orang lain yang berisi kebaikan.
> > Bisa juga alergi karena disebabkan sudah
> > terkontaminasi oleh penyakit hipokrit akibat
> terlau
> > sering menghirup udara materialisme, sekulerisme
> dan
> > udara-udara lainnya yang dianggap sejalan dan
> > senapas dengan nafsunya. 
> >    
> >   Sekali lagi maaf saudara-saudaraku, pada
> > kesempatan ini menghadapi libur tiga hari, saya
> > ingin bicara tentang Islam sebagai agama yang
> mampu
> > kita laksanakan. Kenapa hal ini perlu saya
> bicarakan
> > dalam tulisan ini ? (sebagai salah satu penangkal
> > alergi...he.he...he..Islam lagi Islam lagi).
> >   Sebab, tidak sedikit manusia yang mengaku ummat
> > Islam yang terbuai oleh nafsu dan dugaan yang
> keliru
> > yang berpandangan bahwa Islam adalah agama yg
> berat,
> > agama yg aturan-aturannya sulit dilaksanakan.
> Kenapa
> > pandangan yang keliru itu bisa terjadi ?
> Penyebabnya
> > boleh jadi karena kurangnya pemahaman dan
> > penghayatan terhadap Islam, atau boleh jadi karena
> > keliru membandingkan Islam dengan agama-agama lain
> > dengan perbandingan parsial (sepotong-sepotong)
> yang
> > tidak utuh.
> >   bertolak dari pemahaman dan penelitian kita
> > terhadap seluruh aspek ajaran Islam kita dapat
> > katakan Islam adalah agama yang mudah dan tidak
> > banyak beban. Mudah, berarti agama yg kita anut
> dan
> > yakini ini tidak sulit untuk dipahami dan tidak
> > sulit pula untuk diamalkan. tidak banyak beban,
> > berarti semua beban tugas yg dipikulkan Allah
> kepada
> > kita masing-masing adalah beban yang tidak banyak,
> > beban tugas yg berada dalam kada kemampuan itu
> untuk
> > melaksanakannya. kalau ada pendapat yg mengatakan
> > Islam adalah agama yang sulit, maka pendapat itu
> > hanyalah pandangan yang mempersulit diri sendiri
> > akan hal yang sebenarnya tidak sulit. artinya, ada
> > semacam trauma pada sebagian orang yang selalu
> > menilai sulit terhadap hal-hal yang mudah, suatu
> > penyakit kejiwaan yang perlu dikikis habis dari
> jiwa
> > ummat Islam. bila ada orang yg berpendapat Islam
> > adalah agama yg berat, yg banyak tuntutan, hal
> > inipun merupakan penyakit yg hanya layak dipakai
> > oleh orang-orang yg pemalas, yg jiwanya mati
> >  untuk memahami hakikat ajaran Islam.
> >    
> >   Marilah kita simak firman Allah surat al-Baqarah
> > ayat 286 yg artinya : "Allah tidak membebankan
> > seseorang akan sesuatu kewajiban melainkan beban
> yg
> > diamanahkan itu sesuai dengan kemampuannya".
> >    
> >   Apa arti singkat dari ayat tersebut ? Beban yg
> > diberikan Allah melalui agama Islam kepada kita
> > adalah beban kewajiban yg mampu kita lakukan,
> bukan
> > beban yg tidak sanggup kita laksanakan. Kalau
> Allah
> > mewajibkan yg perlu kita pikul itu merupakan
> > kewajiban yg berada dalam kemampuan kita
> > melakukannya. sebaliknya, bila Allah melarang atau
> > mengharamkan kita supaya tidak melakukan sesuatu
> > perbuatan, itu berarti yg dilarang itu berada
> dalam
> > kesanggupan kita untuk meninggalkannya.
> >   Salah satu contoh praktis, shalat, umpamanya.
> > apakah shalat itu berat ? apakah waktu yg tersita
> > untuk melaksanakan terlalu banyak, sehingga dapat
> > mentelantarkan aktivitas dan menurunkan
> > produktivitas kita dalam bekerja ?
> >    
> >   melalui tulisan ini dapat saya katakan, "shalat
> > itu tidak berat". Kenapa ? karena setiap Muslim yg
> > dewasa pasti sanggup melaksanakannya. Bagi orang
> yg
> > waras atau sehat akan bisa melakukannya secara
> > sempurna, berdiri, rukuk, sujud, dan sebagainya.
> > Bagi orang yg sakit, yg tidak sanggup berdiri, ia
> > boleh melakukannya sambil duduk, boleh sambil
> > berbaring, bahkan apabila duduk dan berbaring
> tidak
> > kuat, maka dengan isyarat mata. kalau sekiranya
> > memang cara-cara tsb tidak bisa dilakukan, maka
> > "innalillahi wainnaiaihi rojiun", berarti orang
> > seperti ini jika dengan isyarat mata sudah tidak
> > bisa, batas beredarnya hidup di dunia sampai
> disitu.
> >   juga dalam berwudhu bila seseorang sulit untuk
> > mendapatkan air untuk berwudhu atau tidak bisa
> > memakai air karena sesuatu halangan, maka bisa
> > diganti wudhunya dengan bertayamum. 
> >   bila seseorang dalam mussafir (perjalanan), ia
> > boleh mengqassar shalat atau menjamak shalat, dan
> > bahkan boleh mengqasar dan menjamak sekaligus.
> >   Bila seseorang Muslim yg sudah dewasa belum
> > menguasai bacaan dan tata cara shalat secara
> > sempurna, ia mestinya melakukan shalat sesuai
> dengan
> > kemampuan yg ia miliki, dengan catatan orang
> > tersebut mesti terus berusaha untuk menyempurnakan
> > pengetahuan dan pengamalan shalatnya.
> >   dalam kerangka ini, kita menghimbau
> > saudara-saudara yang seiman dan seagama untuk
> > melaksanakan shalat kendatipun belum mengetahui
> tata
> > cara secara sempurna. tidaklah pada tempatnya bila
> > menunggu "mempunyai pengetahuan yg sempurna" atau
> > berusia manula baru beribadah. dalam kerangka
> > inilah, kita bertanya, alasan apa yg kita pakai
> > untuk menyebut perintah Allah itu berat ?
> >   dari segi waktu, misalnya, apakah waktu yg kita
> > pakai untuk shalat akan mengurangi produktivitas
> > kerja kita? bandingkanlah waktu yg kita manfaatkan
> > untuk shalat dengan peredaran masa yg 24 jam dalam
> > sehari semalam. Kenapa sebagian orang sanggup
> > membuat atau berbuat sesuatu yg tidak bermanfaat
> > atau menunda-nunda waktu dalam kegiatan
> sehari-hari,
> > baik di rumah, di kantor, sedangkan untuk
> beribadah
> > kita tidak ada waktu ? Kalau kita menyadari bahwa
> > shalat yg kita laksanakan itu sebagai ibadah yg
> juga
> 
=== message truncated ===


Straigh Your Plan, Complete Your Effort, Raise Your Tawakkal...
@Ryu never Give up~
Http://tmnbaru.blogspot.com


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 


Tetap Semangat Mencintai Banten! 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/wongbanten/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke