jawara itu sepadan dengan kata juara, yaitu orang-orang yang pada intinya
memiliki kelebihan dalam hal tertentu. kemudian mengalami penyempitan makna
sehingga 'kelebihan' tersebut dikhususkan dalam olah kanuragan.

sebagaimana para juara umumnya, ada yang menyombongkan diri dan ada yang
rendah hati. begitu pula "term" jawara di Banten terbagi menjadi jawara
'putih' dan jawara 'hitam'.  Tidak setiap juara adalah penjahat seperti
tidak setiap kiai adalah orang baik. Jawara di Banten adalah produk tradisi
yang sangat kaya arti, bahkan menjadi bagian dari ciri khas Banten itu
sendiri. Jika ada jawara yang tidak baik, itu tugas-tugas kita sekalian
untuk menonjolkan juara yang baik. Perkumpulan TTKDH mayoritas berafiliasi
pada jawara "putih". Mereka tersembunyi dari hiruk-pikuk dan rasa ingin
menonjolkan diri. Kenali tradisi sendiri, dan luruskan kesalahan persepsi :)

On 9/20/06, Surya Putra Saprudin <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Ingatan saya, ketika orang bicara jawara, maka yang terbayang adalah sosok
> manusia kekar, bermata tajam, ucapannya kasar tanpa kompromi, jauh dari
> sikap santun, kemana-mana selalu bawa golok tajam. sikap memaksakan kehendak
> merupakan ciri khas dari figur seorang jawara. jika sang jawara ada satu
> keinginan, maka keinginan tersebut harus dipenuhi, jika tidak, maka
> konsekuensinya adalah benjol bahkan bisa masuk liang kubur.
>
>   Jawara istilah kerennya adalah arogan, diktator yakni orang-orang
> sombong.
>
>   *****
>
>   "Maka apabila manusia ditimpa bahaya ia menyeru Kami, kemudian apabila
> Kami berikan kepadanya nikmat dari Kami ia berkata : 'Sesungguhnya aku
> diberi nikmat itu hanyalah karena kepintaranku'. Sebenarnya itu adalah
> cobaan atau ujian, tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui". (Az-Zumur :
> 49).
>
>   bila disimak dengan seksama arti ayat tsb diatas, isi kandungan
> menggambarkan sikap dan sifat manusia yang bermental jawara alias arogan
> dalam kehidupannya.
>
>   kalau boleh saya bicara pengertian jawara adalah identik dengan takabur,
> sombong, angkuh atau disebut juga kibir.
>
>   sebagaimana diketahui peletak batu pertama sifat jawara atau arogan
> adalah diawali oleh iblis, seperti firman Allah Swt. :
>   "Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat : 'Sujudlah
> kamu kepada Adam,' maka sujudlah mereka kecuali iblis, ia enggan dan takabur
> dan adalah termasuk golongan orang-orang yang kafir". (al-Baqarah : 34).
>
>   Iblis tidak mau bersujud kepada Adam, karena merasa dirinya lebih mulia,
> lebih super dalam asal kejadiannya dibanding manusia, sehingga menolak untuk
> bersujud atas perintah Allah Swt.
>
>   Sikap enggan atau sombong itu akhirnya menular kepada manusia sebagai
> penyakit rohaniyah atau penyakit mental yang berbahaya bagi hidup dan
> kehidupan di dunia maupun di akhirat kelak.
>
>   sekedar untuk contoh konkrit, kita sama-sama maklum dan mengetahui
> bagaimana keangkuhan, kesombongan dan kesewenang-wenangan figur manusia yang
> bernama Firaun, sehingga karena sombongnya, ia sampai berani memproklamirkan
> dirinya sebagai Tuhan.
>
>   Jawara merupakan bagian tak terpisahkan dari sikap arogan, takabur,
> sombong, angkuh, congkak atau kibir.
>
>   Hadits Nabi yang diriwayatkan Imam Muslim dan Tirmidzi : "Sombong itu
> adalah menolak kebenaran dan merendahkan manusia".
>
>   Firman Allah Swt. :
>   "Aku akan memalingkan orang-orang yang menyombongkan dirinya di muka
> bumi tanpa alasan ygn benar dari tanda-tanda kekuasaan-Ku. Mereka jika
> melihat tiap-tiap ayat-Ku, mereka tidak beriman kepadanya. Dan jika mereka
> melihat jalan yang membawa kepada petunjuk, mereka tidak mau menempuhnya,
> tetapi jika mereka melihat jalan kesesatan, mereka terus menempuhnya. Yang
> demikian itu adalah karena mereka mendustakan ayat-ayat Kami dan mereka
> selalu lalai dari padanya". (al-Araaf : 146).
>
>   Disamping itu mereka yang bermental jawara akan merasa bangga dapat
> memutar balikkan fakta, yang baik disebut jelek, yang jelek disebut baik,
> padahal itu semua cepat atau lambat akan merugikan dirinya sendiri.
>
>   Firman Allah Swt.:
>   "Katakanlah apakan akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yg
> paling merugi perbuatannya. Yaitu orang-orang yang telah sia-sia
> perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedangkan mereka menyangka bahwa
> mereka berbuat sebaik-baiknya. Mereka itu orang-orang kufur terhadap
> ayat-ayat Tuhan mereka dan kufur terhadap perjumpaan dengan Dia. Maka
> hapuslah amalan-amalan mereka dan Kami tidak mengadakan satu penilaian bagi
> amala mereka pada hari kiamat". (al-Kahfi : 103-105).
>
>   "Tidak akan masuk surga orang yang pada hatinya ada sifat sombong atau
> arogan, walaupun sebesar biji dzarrah". (HR. Muslim & Turmudzi).
>
>   mudah2an ada manfaatnya.
>
>
>
>
> ---------------------------------
> Apakah Anda Yahoo!?
> Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
> Tetap Semangat Mencintai Banten!
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>


-- 
Sesama muslim itu diikat oleh tali persaudaraan; ia tidak menganiaya
saudaranya, tidak menghinakannya, tidak mengkhianatinya. Seyogyanya seorang
muslim berusaha sungguh-sungguh untuk bersilaturahmi dengan saudaranya,
saling membantu, saling menyayangi, bersama-sama mengulurkan tangan,
membantu orang yang membutuhkan pertolongan (Imam Ja'far As-Shadik)


[Non-text portions of this message have been removed]



Tetap Semangat Mencintai Banten! 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/wongbanten/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/wongbanten/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke