Junk Sleep Gadget Ancam Kesehatan ABG
Fino Yurio Kristo - detikinet
Ilustrasi (Ist.)
London - Sejumlah ABG (Anak Baru Gede) ternyata terhinggap junk sleep gadget
alias tidak cukup tidur akibat kecanduan gadget. Akibatnya, kesehatan mereka
pun terancam.
Menurut survei yang dilakukan lembaga The Sleep Council, remaja di Inggris
didera junk sleep karena banyak menghabiskan waktu untuk 'menyandu' gadget di
kamar tidur.
Survei ini pun mengungkapkan, bahaya junk sleep mungkin akan menyamai bahaya
makanan cepat saji atau junk food sebagai sebuah gaya hidup anak-anak remaja
yang berdampak kurang bagus untuk kesehatan.
Survei yang diikuti 1000 ABG usia 12 sampai 16 tahun itu juga menemukan bahwa
30 persen di antara remaja yang diteliti hanya tidur 4 sampai 7 jam dari yang
seharusnya 8 sampai 9 jam. Alasannya, apalagi kalau bukan karena mereka asyik
menghabiskan waktu mengotak-atik gadget.
"Fenomena ini mulai terlihat mengkhawatirkan. Yang kita saksikan adalah junk
sleep, yaitu tidur yang tidak cukup secara kuantitas maupun kualitas sehingga
otak tidak beristirahat secukupnya untuk belajar," kata Dr. Chris Idzikowski
dari Edinburgh Sleep Centre.
Hampir semua remaja yang disurvei mempunyai telepon genggam, alat musik dan
televisi di kamar tidur mereka. Bahkan, dua pertiganya punya semua alat itu,
imbuhnya.
Disebutkan pula, sekitar satu dari lima remaja pria tidur dengan televisi
atau komputer masih menyala. Sementara 40 persen ABG merasa lelah tiap harinya,
kebanyakan ABG perempuan usia 15 sampai 16 tahun. Namun, hanya 11 persen yang
mengaku merasa terganggu dengan rendahnya kualitas tidur mereka.
"Saya terkejut karena sedikitnya remaja yang menghubungkan kualitas tidur
dengan kehidupan keseharian mereka. Mereka harus mengetahui fakta bahwa jika
ingin sehat, mereka harus memperbaiki kebiasaan tidurnya," tandas Idzikowski
seperti dikutip detikINET dari Reuters, Rabu (29/8/2007).
( fyk / ash )
---------------------------------
Ready for the edge of your seat? Check out tonight's top picks on Yahoo! TV.