Iya, *bukti konkretnya*, waktu PILGUB milih calon-calon gubernur kemaren, yang pinter-pinter dan gelarnya "terjamin" asli itu aja ga dipilih sama rakyatnya sendiri.. Yang menang status quo lagi, status quo lagi..
- Ada yang akademisi dan pernah jadi salah satu peneliti muda terbaik FEUI, anggota DPR, eks-ketua BEM UI, agamis (gaya anak rohis lah), lulusan Doktor dari Inggris, masih muda, insya Allah cukup idealis, eh, KALAH.. sama Bu Atut.. - Ada yang sarjana hukum, wanita, anggota DPR, masternya ambil di Amerika, kapasitasnya sebagai politisi kelihatan lah kalau kita liat dia sedang dialog di TV, at least kalau Bu Atut diajak debat sama dia sih kayanya bakal dibantai, eh, KALAH juga.. sama Bu Atut.. - Ada yang pengusaha kaya raya, asli orang Banten dari turunan-turunannya, terkenal dermawan, kayanya beneran kaya, bukan kaya hasil ngembat proyek APBD, tapi kaya karena emang dia konglomerat tajir, "Prof." Chasan Sohib mah jauh kalah tajir sama CAGUB yang satu ini, insya Allah siap total buat bangun Banten, eh tetep KALAH.. sama Bu Atut.. - Ada yang bahkan mantan Dirut BEJ, lulusan dan akademisi di FEUI, ahli masalah keuangan dan pasar modal itu pasti, ahli masalah good corporate governance juga pasti pasalnya dia pernah ngarang buku soal itu, so pasti lah kalau cuma mau dibandingin sama Bu Atut sih jauh kemana-mana, eh, KALAH juga.. sama Bu Atut - Ada yang mantan DIRUT Bank Duta, Mantan DIRUT Bukopin, Komisaris bank Muamalat, pernah jadi orang paling TOP di KADIN pusat, mantan ketua Bankers Club Indonesia, relasi pasti banyak lah, kurang profesional dan pengalaman kaya apa lagi, coba? kapasitas insya Allah mumpuni, ASLI ORANG BANTEN TULEN, insya Allah idealis, waktu mahasiswa pernah jadi ketua Senat FEUI, eh, KALAH juga.. sama Bu Atut.. Ya udah, rakyat BANTEN sudah menetukan pilihannya, *RATU ATUT CHOSIYAH...* SELAMAT MENEMPUH HIDUP BARU, BANTEN-ku... On Thu, Feb 21, 2008 at 11:11 AM, slamet riyadi <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Kami bukan kabur kawan... > kami cinta banten, kami cinta Indonesia > tapi penguasa dan kapitalis Indonesia tidak memberi peluang bagi kami, > mereka para penguasa punya program berjangka tapi cuma Jang ka Pamajikan, > Jang ka Anak, Jang ka Dulur, Jang ka Minantu dll. > biarlah masa anak-anak saja yang jadi kenangan indah di banten > dan masa tua nanti untuk Ibadah only Insya Allah.....,........, > Banten = peruBahaAN teu janTEN > > > *das albantani <[EMAIL PROTECTED]>* wrote: > > "maling teriak maling......sembunyi balik dinding...pengecut lari > terkencing-kencing..." > jadi inget lagunya iwan fals....gimana banten mau maju...la wong bantennya > pada kabur...ada yang ngeklaim keturunannya pendiri banten tapi gak ada di > banten, nongolnya pas ada pemilu doang...ada yg pendidikannya tinggi tapi > gak mau berkiprah di banten, enakan kerja diperusahaan swasta atau > kapitalis...., ya pantas aja orang2 luar pada enak2an ngisi kekosongan di > banten....dan itu gubernur jenderal bersama kroni2nya makin berkuasa aja, > sedangkan yg pada kabur2 itu..bisanya cuman caci maki....NATO !!!! Not > Action Talk Only...!!!! huehuheuhuehuehuhue > > *Lawang bagja <[EMAIL PROTECTED]>* wrote: > > wakks... > jadi seram begini?!.. > gak ikutan ah.. > > *slamet riyadi <[EMAIL PROTECTED]>* wrote: > > Kalau begitu siap-siaplah Banten menerima Azab dari > Allah.....Astagfirullah...... > > *Lawang bagja <[EMAIL PROTECTED]>* wrote: > > Betul kang boni, > Kita memang semua munafik.. > kecuali aku..hik hik.hik..(munafik yah?) > > *Boni Triyana <[EMAIL PROTECTED]>* wrote: > > Banten itu munafik! Terlebih gubernurnya! Buat apa mengadakan MTQ kalau > cuma untuk narsis dan dilirik sama orang seraya berharap orang2 yang melirik > itu berkata: "wah...haibat yah Banten, memang masyarakatnya religius"... > > Cih... > > Lebih penting melakukan apa yang diajarkan oleh Al-Qur'an ketimbang cuma > membacanya dalam sebuah perhelatan besar dengan dana dari rakyat. Bersihkan > saja korupsi di Banten. Berantas habis kriminalitas ekonomi yang dilakukan > oleh kelompok jawara. > > Banten memang munafik! > > Coba saja kunjungi Masjid Agung Kasultanan Banten, saya tak tahu lagi > siapa yang berkuasa di sana. Yang pasti rumah suci itu telah > dikapitalisasikan. Setiap pengunjung, walaupun tak diwajibkan, terkesan > dipaksa untuk membayar. Lihat saja para petugas dengan atribut agamisnya > selalu memukul-mukul kotak sumbangan di kala kita masuk ke kompleks masjid. > > Ah... > > BT > > *radjimo Sastro Wijono <[EMAIL PROTECTED]>* wrote: > > dh, > > semakin jelas saja bahwa MTQ identik dengan pesta, glamour, borju. > > saya menduga, nanti yang membuka adalah band ternama: mungkin UNGU, GIGI, > atau yang lain, disertai pesta kembangapi --bakar uang rakyat. > > alangkah baiknya, jk pers tidak terlalu mengekspos besar2an kegiatan spt > itu. dan, pers mengekspos bagaimana masyarakat biasa memuliakan kitab suci. > > atau masyarakat sipil bikin acara/mempertontonkan, bagaimana memuliakan > kitab suci. > > tetap, > MARI JADIKAN INDONESIA LEBIH BAIK! > Dji Radjimo > 0817 814 624 > > ------------------------------ > To: [email protected] > From: [EMAIL PROTECTED] > Date: Tue, 19 Feb 2008 10:57:17 +0700 > Subject: Re: [WongBanten] Atut menyiapkan pawang Hujan dalam acara MTQ > > MTQ = BID'AH..... > On Mon, 18 Feb 2008 13:59:01 +0700 (ICT) > SP Saprudin <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Kutipan dari Radar Banten : > > "Untuk mengantisipasi turunnya hujan pada pelaksanaan > > MTQ Tingkat Nasional XXII, Gubernur Banten Ratu Atut > > Chosiyah meminta kepada panitia pelaksana agar > > menyiapkan pawang hujan sebanyak-banyaknya. "Jangan > > lupa siapkan pawang hujan yang banyak," ungkap Atut. > > "Jangan sampai mengecewakan. Sebab, ini even > > nasional," sambungnya" > > > > Kontradiktif ya? Penyelenggaraan MTQ adalah sarana > > untuk menggugah kesadaran rohaniah manusia. Lebih jauh > > adalah menggugah akal pikiran manusia untuk > > merenungkan hakikat kehidupan ummat manusia dan > > hakikat segala sesuatu yg ada di alam semesta ini. > > Berarti ini pengagungan kepada Sang Khaliq Pencipta > > manusia dan alam jagad raya ini. Tapi kenapa itu Ibu > > Gubernur koq minta disediakan pawang hujan, bukan > > minta perlindungan kepada Allah Swt. Sungguh aneh tapi > > nyata itulah Gubernur Banten Hj. Atut Khosiyah. > > > > > > > > > > > > > > > > ________________________________________________________ > > Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru! > > http://id.yahoo.com/ > > > > ------------------------------ > Share life's special moments with Photo Gallery. Windows Live Photo > Gallery <http://www.get.live.com/wl/all> > > > Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com > > > ------------------------------ > Looking for last minute shopping deals? Find them fast with Yahoo! > Search.<http://us.rd.yahoo.com/evt=51734/*http://tools.search.yahoo.com/newsearch/category.php?category=shopping> > > > ------------------------------ > Never miss a thing. Make Yahoo your > homepage.<http://us.rd.yahoo.com/evt=51438/*http://www.yahoo.com/r/hs> > > > ------------------------------ > Looking for last minute shopping deals? Find them fast with Yahoo! > Search.<http://us.rd.yahoo.com/evt=51734/*http://tools.search.yahoo.com/newsearch/category.php?category=shopping> > > > Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com > > > ------------------------------ > Never miss a thing. Make Yahoo your > homepage.<http://us.rd.yahoo.com/evt=51438/*http://www.yahoo.com/r/hs> > > -- "lebih baik menyalakan lilin, daripada mencela kegelapan"
