---------- Forwarded message ----------
From: Tigor M Dalimunthe <[EMAIL PROTECTED]>
Date: 2008/2/22
Subject: salah satu puisi terbaik tahun 2007 (versi saya)
To: [EMAIL PROTECTED]


Sumpah..
nih puisi cocok banget buat para bujangan atau perawan yang lagi ketar-ketir
disamber geledek..
saya menemukan puisi ini dari sebuah blog (hmmm.. rahasia, ah.. abis tuh
blog bagus banget sih..)

kalau mau cari versi bukunya, puisi ini didapat dari buku berjudul "ular dan
kabut" karangan ajip rosidi..
secara tidak sengaja saya menemukan antologi "ular dan kabut" di
perpustakaan masjid UI..
silakan mencari dan menikmati..

-----




Di suatu tempat,

Entah di mana, di dunia

Seseorang menunggumu, berdoa

Seperti doa yang biasa engkau ucapkan sehabis sholat

 Pada suatu saat, entah apabila, di dunia

Seseorang merindukanmu, berjaga-jaga

Seperti malam-malammu yang berlalu sangat lambat

Seseorang menunggu, merindu, berjaga dan berdoa

Di suatu tempat, pada setiap..

Seperti engkau, selalu.....


  *(Ajip Rosidi, "Ular dan Kabut", 1972)*





-- 
"lebih baik menyalakan lilin, daripada mencela kegelapan"

Kirim email ke