--- In ppiindia :

PERNYATAAN SIKAP, PENGECAMAN KEKERASAN OLEH FPI

Posted in June 5th, 2008 by admin in Politics
AJI DAMAI dan MASYARAKAT 
PEMBELA PANCASILA

Berkaitan dengan aksi brutal yang dilakukan massa beratribut FPI 
terhadap peserta aksi damai Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan 
Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB) pada 1 Juni 2008 di Monas yang 
mengakibatkan banyak korban berjatuhan, termasuk kaum perempuan dan 
anak-anak. Padahal AKKBB hendak memperingati hari lahir Pancasila ke-
63 yang notabene merupakan dasar negara Republik Indonesia, hasil 
konsensus para pendiri bangsa ini. Kemudian mempertimbangkan pula 
aksi-aksi FPI terdahulu yang banyak meresahkan warga maka AJI DAMAI 
dan Masyarakat Pembela Pancasila menyatakan:


1. Mengecam tindakan biadab yang dilakukan massa beratribut Front 
Pembela Islam (FPI) terhadap Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan 
Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB). Tindakan anarkistis tersebut 
menimbulkan luka baik secara fisik maupun mental serta menciderai 
hati rakyat Indonesia tatkala putra-putri Ibu Pertiwi tengah 
merayakan hari lahir Pancasila ke-63.
2. Mendesak kepada Kepolisian RI dan jajaran di bawahnya untuk tidak 
melakukan pembiaran dan segera mengambil tindakan hukum secara tegas 
kepada pelaku penganiayaan serta penyerangan di Monas dan aksi-aksi 
barbarian lainnya.
3. Mendesak kepada Presiden, Yudikatif dan Parlemen untuk menjaga 
Konstitusi Negara, Pancasila dan NKRI dari rongrongan kelompok yang 
dengan terang-terangan menggoyang dasar negara saat seyogyanya kita 
patut menghargai dan melakoninya.
4. Menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat untuk menyikapinya 
dengan pantas dan tepat terhadap kelompok-kelompok yang tak mau hidup 
berdampingan dengan sesama anak bangsa yang majemuk.
5. Mendukung Pernyataan Sikap Sri Sultan HB X agar kelompok-kelompok 
yang tidak bisa hidup berdampingan dengan kelompok lain yang berbeda 
agama, suku, ras maupun golongan tidak boleh dibiarkan hidup dan 
berkembang di Negara Indonesia tercinta ini.

Pendukung pernyataan:

Aliansi Jogja untuk Indonesia Damai (AJI DAMAI) dan Masyarakat 
Pembela Pancasila di dukung oleh Jaringan Islam Kampus (JARIK), 
Rumpun Nusantara, National Integration Movement (NIM) Joglosemar, 
DIAN/Interfidei, Jembatan Persahabatan (JP), Suluh Perdamaian (SP), 
Forum Persaudaraan Umat Beriman (FPUB), Pusham UII, Pusat Studi Islam 
(PSI) UII, Cemara Institute, SOS Desa Taruna, SKTV, WKRI Cabang 
Jogja, Ponpes Guna Mrica, Kevikepan DIY, RTND, YPR, PLIP Mitra 
Wacana, IDEA Jogja, PMII Cab. Sleman, SP Kinasih, Jaringan Muda 
Nasionalis, Forum Nom-noman 0 Kilometer, GMKI Cabang Jogja, Merti 
Jogja, SYARIKAT Indonesia, LKiS, Sema-F Ushuluddin, BEM-F Dakwah, 
KBMU UIN Suka, Gerakan Gender Transformatif (Gerget), Komunitas Warna 
Kampus UGM, PMII Komisariat UIN, Front Aksi Mahasiswa Jogja, 
Komunitas Lintas Hening, Persekutuan Gereja se-Indonesia, PMKRI, 
Forum LSM DIY, Lingkar Muda Nahdlatul Ulama (LMNU), Ponpes Nurul 
Ummahat Kotagede, Simpul Iman Community (SIM-C) USD-UIN-UKDW, PLIP 
MITRA WACANA, GMNI Cabang Jogja, HMI, PMII Cabang Jogja, MAKARYO, 
KOHATI Cabang Jogja, PADII, FAKES DIY, SPSI RTMM DIY, KAHUT DIY, 
IPPAK USD, Satunama, KAHUT, IRE, Yayasan AGAPE, PRM, Jangkep, PSB, 
AGM, DPD PARKINDO, LSPPA. 

(Malioboro, Selasa 3 Juni 2008)

--- End ---


Kirim email ke