Kata Adam Malik, "...Semua bisa diatur..." Yah, parameter bijak atau tidak bijak akan bisa diukur kalau kita tahu masalahnya secara detail, sehingga informasinya gak asimetris...
Mungkin, saya tidak mengenal kondisi yang ada... Soal Danone, tadi malam saya diskusi sama Bapak saya (kebetulan beliau Karyawan Krakatau Tirta Industri) Intinya, salah satu bentuk kerugian yg berpotensi muncul dari masuknya Danone adalah kekhawatiran akan persediaan sumber air baku 5-6 tahun ke depan Simpelnya, kebutuhan yang semakin besar (terutama untuk industri dan PDAM), harus dibagi lagi pasokannya dengan Danone Kalau menyoal KS, no comment dulu lah.. Wallahualam, yang terbaik buat Banten... On 7/11/08, Setiadji Achmad <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > ha...ha...,saya malah tertarik dengan seniornya prabowo mr.wiranto,ingin > liat janji beliau di iklan TV :"Saya Wiranto Bersumpah,akan mewakafkan sisa > hidup untuk kepentingan bangsa dan negara"....amiiin,,kalo bener...saya > colok itu gambar wiranto..... > > > > ----- Original Message ---- > From: Pedje <[EMAIL PROTECTED]> > To: [email protected] > Sent: Friday, July 11, 2008 9:48:25 PM > Subject: Re: [WongBanten] RUKI DAN NAFSU BERKUASA// Pak Dalimunthie Bijak > > > Hahaha..... Masalahnya, gue kan udah punya partai sendiri, Dji: PGS alias > Partai Gurem Selamanya. > > --- On Fri, 7/11/08, Setiadji Achmad <setiadji.achmad@ yahoo.com> wrote: > > From: Setiadji Achmad <setiadji.achmad@ yahoo.com> > Subject: Re: [WongBanten] RUKI DAN NAFSU BERKUASA// Pak Dalimunthie Bijak > To: [EMAIL PROTECTED] ups.com > Date: Friday, July 11, 2008, 10:04 AM > > > Tapi, perlu buru-buru gue tambahkan, gue bukan orang Prabowo (kenal juga > enggak) atau orang partainya. Gue sekadar menginformasikan bahwa tulisannya > bagus, meski agak pendek. Itu ...(takut amat kang kalo dikira kenal dengan > prabowo/atau bagian dari partainya... ).... > > > ----- Original Message ---- > From: Pedje <[EMAIL PROTECTED] com> > To: [EMAIL PROTECTED] ups.com > Sent: Friday, July 11, 2008 8:59:55 PM > Subject: Re: [WongBanten] RUKI DAN NAFSU BERKUASA// Pak Dalimunthie Bijak > > > Ji, gak usah dipikirin. Jadi anggota DPD atau jadi ketuanya, itu gak penting > dan gak akan bawa pengaruh apa-apa buat Banten. Anggota DPD itu kan senator > banci, gak bisa buat keputusan dan kebijakan apa-apa, masih jadi ornamen > demokrasi. Jadi biarin aja siapa pun yang mau duduk di sana, kalau dia > memang masih tega makan gaji gede dari rakyat tanpa imbangan kerja yang > setimpal. Tanpa maksud ingin meremehkan siapa pun, siapa pun bisa > mengerjakan pekerjaan anggota DPD, sepanjang orang itu tidak benar-benar > terganggu otak dan jiwanya serta bukan anak kecil yang pengetahuannya belum > terlalu banyak. Gue kira, anak kecil atau anak SD yang agak rajin membaca > bisa mengerjakan pekerjaan anggota DPD. Jadi, sepanjang DPD belum punya kuku > seperti sekarang ini, menjadi anggota atau ketuanya bukanlah hal yang patut > dibanggakan atau dengan kata lain bukanlah pekerjaan terhormat. > > O, ya, terkait dengan soal privatisasi itu, hari ini Kompas menurunkan > tulisan Prabowo Subianto di halaman 52. Tulisannya bagus dan khas kaum > sosialis, bisa menjadi bahan renungan. Intinya, yang gue tangkap: > kepentingan nasional harus menjadi prioritas utama dalam sistem > poleksosbudhankam. Tapi, perlu buru-buru gue tambahkan, gue bukan orang > Prabowo (kenal juga enggak) atau orang partainya. Gue sekadar > menginformasikan bahwa tulisannya bagus, meski agak pendek. Itu saja. > > Salam, > > Pedje > > > --- On Fri, 7/11/08, aji setiakarya <aji_setiakarya@ yahoo.com> wrote: > > From: aji setiakarya <aji_setiakarya@ yahoo.com> > Subject: Re: [WongBanten] RUKI DAN NAFSU BERKUASA// Pak Dalimunthie Bijak > To: [EMAIL PROTECTED] ups.com > Cc: "rumahdunia rumahdunia" <[EMAIL PROTECTED] ups.com>, "gmc gmc" > <gm_cakrawala@ yahoo.com> > Date: Friday, July 11, 2008, 9:11 AM > > > Salam, > > Pak Tigor M Dalimunthie yang bijak. > terimakasih atas komentar bapak. > Mungkin pendapat saya dan teman-teman salah, tidak setuju > PT KS di Privatisasi. Maafkan kami. > Tapi sejauh diskusi yang saya ikuti dan keterangan > yang diterima dari Direktur Utama Fazwar Bujang > dan wawancara dengan Pak Komut TR > PT KS dalam kondisi normal katanya. > "Hanya untuk lebih menyehatkan manajemen" > > Besok di Aula Setda Banten ada seminar > tentang telaah privatisasi ini. Jam sembilan > silahkan datang dengan teori bapak. > > Tentang Danone > Bapak jangan > asal bunyi. Masyarakat di daerah > Padarincang sudah punya pekerjaan;bertani, > Menanam padi untuk kemudian > diolah menjadi beras dan dimasak untuk makan anda. > Dari bertani, meskipun dengan sedikit > penghasilan dan keringat > bisa bertahan hidup. dan menyekolahkan > anak-anaknya. Bapak saya adalah petani. > > Saya, teman-teman mahasiswa masyarakat di padarincang > tentu bukan anti investor. > Kami memang butuh kerja. > Tapi kami masih punya otak waras pak. > Apalah artinya banyak kerjaan jika tak ada beras pak. > Apalah artinya pajak jika tak ada air. > Silahkan bahas dengan toeri ekonomi anda?? > > Saya sebagai anak negeri yang makan > dari saripati tanah Padarincang tak terima > eksploitasi air yang bisa menyengserakan masyarakat. > > Mohon maaaf jika pilihan masyarakat padarincang > salah yang menolak Danone dan menyinggung anda. > > Saya harap bapak juga harus bisa berlaku bijak > dengan tidak menuduh pengusaha lokal > pengemplang pajak dan tukang ngancam petugas > > > Salam, > Aji Setiakarya > www.setiakarya. wordpress. com > (081808037115) > Rumah Dunia > Kompl Hegar Alam No.4o Ciloang Serang > Banten 42118 > > > > > > > > > > -- "lebih baik menyalakan lilin, daripada mencela kegelapan"
