Kemarin saya mencoba sistem penyulingan air laut/payau, yang didapat dari
teman, setelah bahan terakhir yaitu karbon aktif saya dapatkan di wilayah
salemba jakarta, lumayan mahal, per kg nya dihargai Rp. 15.000, sedangkan yang
kualitas dari amerika per zak nya Rp. 900.000.
Sesuai metode yang diberikan, saya dibantu oleh para pejuang eco village,
merakit alat penyulingan yang sangat sederhana sekali dan gampang di dapat.
Cukup 2 jam waktu yang dibutuhkan untuk merakit, kemudian setelah siap semua,
air dari tambak dimasukkan ke dalam ember pertama.
Keluarnya air dari kran ember pertama sekitar 10 menit dan berwarna merah bata
karena lapisan paling bawah memakai bata yang sudah dihancurkan, lama kelamaan
air yang mengalir ke ember yang kedua melalui selang terlihat jernih.
Sedangkan dari kran kedua memakan waktu cukup lama yaitu sekitar 30 menit.
Setelah mengalir, saya coba mencicipi dan masih terasa asin walaupun sudah
berkurang dan ada bau arangnya serta agak terasa pahit.
Karena waktu yang sudah beranjak senja, maka proses penyulingan ini akan
dilanjutkan esok...dan hari ini saya rasa cukup untuk uji coba pertama.
salam,
"Save Our World with Design 'n Technology"
@kodas-pengembang "Eco Village"
www.indonesianvillage.com
New Email addresses available on Yahoo!
Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail.
Hurry before someone else does!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/