AKHIR PEKAN YANG MENYENANGKAN

 

Saya akan menceritakan banyak hal di minggu ketiga bulan Mei
ini. Pertama, acara di World Book Day – Forum Indonesia Membaca, 16 Mei 2009,
museum Bank Mandiri, kota tua Jakarta. Saya dan teman-teman relawan Rumah
Dunia mengisi acara “Rumah dunia With Love”. Anak-anak teater Rumah Dunia
asuhan Dedi Setiawan mementaskan lakon “Kuman dan Sabun”, Ki Amuk yang
diproduseri Jaya Komarudin Cholik (ambassador Rumah Dunia di Dubai) meluncurkan
CD album musikalisasi puisi “Mencari Pelangi”, dan lelang 10 buku klasik
“Balada Si Roy”.  Kedatangan Rumah Dunia
di WBD ini memagn dalam rangka menggalang dana untuk membebaskan areal seluas
2873 m2.

 

Alhamdulillah, kesepuluh buku “Balada Si Roy” terlelang
seharga Rp. 250.000,- Tapi di akhir acara, Ariful Amir dari Yayasan Nurani
Dunia mengembalikan novel-novel karya saya itu, “Dilelang lagi aja, Mas Gong!
Cari moment yang bagus! Masih banyak waktu menuju 1 Juli!” Saya tentu merasa
bahagia, karena meras mendapatkan harta karun itu kembali. Kemudian Mochammad
Soleh 1 m2, dan Bu Kiswanti dari komunitas Warabal, Serpong, menyumbang 1 m2.
Berarti kami mendapatkan 3 m2, walaupun biaya operasional keikutsertaan Rumah
Dunia di WBD ini cukup besar juga. Sebelum berangkat, saya berandai-andai akan
mendapatkan 50 m2, Allah berkehendak lain. Tidak apa-apa. Rencana tidak selalu
berjalan mulus. Tapi kami justru mendapatkan dorongan spirit yang banyak dari
komunitas baca se-Indonesia, yang berpameran di sini. Saya bertemu Kurnia
Effendi, Efi dari KKS Melati, Asep Kambali dari Komunitas Historia, Sekar FIM,
Shinta dari majalah Annida, Putri dari Penerbit Bintang, Dian dari Tiga
Serangkai, Mereka menyalakan api semangat saya, agar terus optimis dalam
“Gerakan Sedekah Rumah Dunia” untuk pembebasan lahan seluas 2873 m2 itu. Dian
dan Putri malah meminta naskah novel untuk diterbitkan. Sedangkan Kurnef
merencakan acara Pengarang Majalah Anita Cemerlang di Rumah Dunia. Dampaknya
poitif, Kurniawan Junaedhie, salah seorang pengarang Anita Cemerlang,
menyumbang 1 m2. Terkumpul 4 m2.

 

Hari Minggunya, 17 Mei, kami kedatangan tamu wongbanten yang
bekerja di yogyakarta, Iip Umar Rifai. Kami sudah mengenal lama di dunia maya.
Dia moderator milis wongbanten. Dia sedang ada urusan keluarga dan meniatkan
diri mampir di Rumah Dunia. “Ini, Kang, ada rezeki. Satu meter persegi,’ Iip
menyerahkan 5 lembar 50.000,- Subhanallah, jadi 5 m2. Jadi sudah terkumpul
tanah seluas 477 m2, yang berhasil dibebaskan. Ini betul-betul akhir pekan yang
menyenangkan.

 

 

 

 

 




      

Kirim email ke