Dear Kid,
"Jadi, dengan setting enable iterative calculation = true, anda dapat
men-set E12 = G41"
Sebelumnya sudah saya coba setting enable iterative calculation di excel,
tetapi hasilnya tidak memuaskan atau malah tidak benar.
Dengan mengunakan bantuan vba, yaitu mong-copy range("G41:H42") kemudian di
paste value ke range("D12:E13") terus menerus akan didapat nilai di
Range("G41:H42") yang diharapkan. Karena pakai vba kan tidak sesuai judulnya
'Iterasi di Excel tanpa Macro'
"Tapi, hati-hati dengan formula lain yang menghasilkan nilai di G41. Jika
formula itu bisa menghasilkan error_value, maka anda membutuhkan suatu
formula kondisi diformula tersebut, untuk menjaga agar hasil di G41 bukan
error_value."
Mungkin aku kelewatan memberi kondisi yng kid sarankan.
"Jika titik-titik itu adalah suatu titik koordinat cartesian hasil
pergerakan dari 2 persamaan garis untuk mencapai titik perpotongan kedua
garis"
Ini bukan persamaan perpotongan dua garis, kalau perpotongan garis sudah ada
fungsi built in di excel kalo nggak salah =INTERCEPT(). Persamaan dan metode
yang dipakai adalah non-linear least squares
(http://en.wikipedia.org/wiki/Non-linear_least_squares)
"Cara lainnya adalah dengan menggunakan Solver Add-in"
Akan saya coba cara ini.
Thanks for advice,
_zainul_
_____
From: nm kid [mailto:[email protected]]
Sent: Tuesday, April 07, 2009 8:08 AM
To: [email protected]
Subject: Re: ]] XL-mania [[ Iterasi di Excel tanpa macro
Dear _zainul_,
Setting calculation pada excel memiliki opsi enable iterative calculation
pada menu option -> calculation.
Hal ini bisa digunakan untuk menghindari circular reference (yang membuat
excel harus melakukan iterasi) pada kesalahan penulisan formula.
Jadi, dengan setting enable iterative calculation = true, anda dapat men-set
E12 = G41.
Tapi, hati-hati dengan formula lain yang menghasilkan nilai di G41. Jika
formula itu bisa menghasilkan error_value, maka anda membutuhkan suatu
formula kondisi diformula tersebut, untuk menjaga agar hasil di G41 bukan
error_value.
Jika titik-titik itu adalah suatu titik koordinat cartesian hasil pergerakan
dari 2 persamaan garis untuk mencapai titik perpotongan kedua garis,
mestinya tidak akan menghasilkan error_value selama persamaan garisnya
statis dan bukan dari fungsi yang menghasilkan tak hingga. Jika persamaan
garis berubah-ubah atau nilai fungsi garis bisa mencapai nilai tak hingga,
maka harus ada syarat batas yang ditetapkan pada formula kondisi tersebut.
Cara lainnya adalah dengan menggunakan Solver Add-in, tetapi metode ini
melakukan iterasi dari suatu nilai yang di-trial oleh Solver ke range input
(changing cell). Syarat batas dan penyusunan formula jembatan untuk menyusun
target menjadi hal yang harus diperhatikan.
Selamat mencoba
Kid.