OpenOffice dan LibreOffice itu sebenarnya sama saja, karena LibreOffice 
dikembangkan dari OpenOffice. Tampilannya pun sangat mirip satu sama lain. 
Keduanya gratis dan tersedia dalam versi Linux, Windows, dan Mac.

Selain itu ada juga Office besutan IBM, namanya Lotus Symphony (masih ingat 
aplikasi Lotus 1-2-3 era DOS?). Tapi, lagi2 IBM mengembangkan aplikasi ini dari 
OpenOffice juga. Secara tampilan, IBM Lotus Symphony sangat berbeda dengan 
leluhurnya OpenOffice atau sepupunya LibreOffice, namun kemampuannya mirip.

Sehebat apapun aplikasi Office lain selain MS Office, tetap saja masalah 
kompatibel menjadi isu utama. Meskipun bisa mengimpor format XLS bahkan XLSX, 
namun OpenOffice, LibreOffice, dan Lotus Symphony hanya mampu menangani file 
Excel dengan tingkat kerumitan rumus yang tidak terlalu kompleks.

Pada file Excel dengan rumus yang lebih kompleks, OpenOffice dan turunannya 
belum bisa mengimpor secara sempurna. Ini memang sudah tidak bisa diapa-apakan 
lagi. Miriplah kasusnya dengan kita mengedit sebuah gambar vektor di aplikasi 
Corel Draw kemudian hendak membukanya di Adobe Illustrator, misalnya. Meskipun 
bisa diimpor, tetapi hasil yang terbaik memang hanya bisa diperoleh pada 
aplikasi dimana file itu dibuat.

OpenOffice dan turunannya (LibreOffice & Lotus Symphony) sudah merupakan 
aplikasi Office Suite gratis terbaik yang ada saat ini yang bisa disandingkan 
dengan MS Office.

Jadi, membeli lisensi MS Office yang resmi mungkin memang merupakan satu2nya 
solusi jika memang harus memakai MS Office.

Sekedar tambahan, menurut info yang saya baca, OpenOffice dan LibreOffice 
sering tidak bisa mengimpor sebuah file Excel dengan rumus yang sangat 
kompleks, dan itu bisa menyebabkan aplikasi tertutup dengan sendirinya tanpa 
sempat menyimpan file yang sedang diedit. IBM Lotus Symphony, katanya, tidak 
akan mengalami hal seperti ini. Jika file Excel terlalu kompleks untuk dibuka 
pada Lotus Symphony, file tidak akan dibuka tapi tidak akan menutup seluruh 
aplikasi secara total.

Saya sendiri menggunakan MS Office dan Lotus Symphony berbarengan, dengan 
tujuan untuk menguji sampai dimana kemampuan Lotus mengimpor file2 Excel. 
Sejauh ini, karena saya jarang menggunakan rumus2 yang terlalu kompleks, proses 
impor berjalan tanpa masalah.

salam,
Irlan G.


--- Pada Rab, 18/7/12, Simon Lamakadu <[email protected]> menulis:

Dari: Simon Lamakadu <[email protected]>
















 



  


    
      
      
      PAke Open Office mas, ada yang versi windoesnya.
Detilnya bisa di check di:
http://www.openoffice.org/download/



    
     








  








Kirim email ke