Salam 
 
sebelum tanya, saya mau cerita kejadiannya dulu....biar lebih jelas.
 
2 minggu lalu, tempat saya bekerja, diharuskan untuk membeli program
Beacukai, seharga hampir 10 juta [kerjasama antara beacukai +
programmernya]. setau saya seluruh perusahaan yang berada di kawasan berikat
diwajibkan untuk membeli program tersebut.
 
dan program tersebut terintegrasi ke bea cukai pusat, untuk pengurusan
ekspor importnya, melalui internet.
yang jadi masalahnya sekarang, program tersebut setelah di instal tidak bisa
terintegrasi ke server pusat. 
 
setelah bolak balik bawa CPU + modem ke penjual programnya, akhirnya
diambilah kesimpulan ...
 
1. Modemnya tidak cocok antara modem tempat saya bekerja dengan modem yang
dipakai oleh pembuat programnya...???
 
2. modem yang dipakai harus modem bermerk [3com, pro link, dan lainnya...
saya lupa..], semuanya analog.
 
he he, dengan alasan tersebut..., saya jadi bingung, kenapa modemnya jadi
masalah, padahal sebelumnya kami tidak ada masalah dengan internet, [speedy
office], dan kenapa harus pakai yang analog..??, yang setau saya modem
analog sudah model lama yang dulu pernah dipakai untuk dial-up
[telkomnetinstant]
 
modem yang saya gunakan kebetulan bermerek AZTECH, dan ini memang sudah 1
paket waktu pemasangan speedy.
 
 
Pertanyaannya :
1. sejauh mana tanggung jawab seorang penjual program tersebut ke
customernya..?, apalagi program tersebut, digunakan untuk hal yang sangat
penting, apalagi dengan mendompleng nama institusi pemerintah.
 
Note : Penjual programnya saya suruh datang2 ke Pt. gak bisa..., katanya
sibuk, ....padahal saya mau banyak tanya...kenapa modem jadi alasan...?
 
2. apakah ada hal tertentu yang harus saya seting sendiri pada windows XP
atau modem aztech tersebut, agar program tersebut bisa dipakai dan
terintegrasi ke server pusat.
 
 
 
terima kasih sebelumnya, mungkin mas nathan atau teman2 yang lain bisa ikut
sumbang saran atau punya pengalaman yang sama mengenai program tersebut.
 
 
terima kasih
 
 
winarno
 
 
 
 
 
 
 
 

Kirim email ke