Wah om...gw bersedia deh nyuntikin...

 

________________________________

From: [email protected] [mailto:[email protected]]
On Behalf Of [email protected]
Sent: Monday, May 25, 2009 4:03 PM
To: [email protected]
Subject: ~ aga ~ Re: Paha atau Sayap ?

 


hehehhee....ini kan cerita ttg Ayam Broiler....heheh 
trs bagaimana dengan "Ayam Kampus"..???? 
klo nyuntikin "Ayam Kampus" gmanaa.???????? 
lewat paha juga or lewat bagian yg lain neeeh..????
wakwkakawkakakaka....




 


aga madjid <[email protected]> 
Sent by: [email protected] 

25/05/2009 15:50 

Please respond to
[email protected]

To

 

cc

 

Subject

~ aga ~ Paha atau Sayap ?

 

 

 





'Cowok Suka Paha atau Sayap Ayam Cenderung Feminim' tersebut diuraikan
bahwa pria yang sering mengkonsumsi sayap dan paha ayam dari gerai fast
food <http://www.tunardy.com/tag/fast-food/>  memiliki kecenderungan
untuk lebih bersifat feminim. Hal ini disebabkan karena sayap dan paha
merupakan tempat disuntikkannya hormon
<http://www.tunardy.com/tag/hormon/>  insulin
<http://www.tunardy.com/tag/insulin/>  X, yang merupakan hormon
<http://www.tunardy.com/tag/hormon/>  kewanitaan. Saya kaget dan tidak
percaya ketika membaca artikel ini. Lalu saya melakukan penelusuran di
Google. Apakah sobat sukses tahu apa yang saya peroleh dari penelusuran
tersebut? 

Didalam melakukan penelusuran, saya menggunakan dua kalimat kunci, yaitu
'hormon <http://www.tunardy.com/tag/hormon/>  ayam' dan 'bahaya ayam
broiler <http://www.tunardy.com/tag/ayam-broiler/> '. Lalu saya
menemukan berbagai silang pendapat mengenai aman tidaknya mengkonsumsi 
ayam broiler <http://www.tunardy.com/tag/ayam-broiler/> . Ada yang
mengatakan berbahaya, dan ada juga yang mengatakan artikel-artikel
tersebut hoax belaka. 

Menurut sobat sukses kita harus berada di mana? Apakah di pihak pro atau
kontra? Apakah sobat sukses percaya bahwa mengkonsumsi ayam broiler
<http://www.tunardy.com/tag/ayam-broiler/>  berdampak buruk bagi
kesehatan? Saya sendiri memilih untuk pecaya bahwa mengkonsumsi ayam
broiler <http://www.tunardy.com/tag/ayam-broiler/>  itu berbahaya bagi
kesehatan. Namun saya tetap berani untuk mengkonsumsi ayam broiler
<http://www.tunardy.com/tag/ayam-broiler/> . Mengapa? Baca terus artikel
ini ya. 

Masyarakat Indonesia sudah berkali-kali dibuat ketar-ketir dengan
ketamakan para peternak dan pedagang ayam broiler
<http://www.tunardy.com/tag/ayam-broiler/>  dalam mencari keuntungan.
Sudah tak asing di telinga ibu rumah tangga bahwa mengkonsumsi ayam
broiler <http://www.tunardy.com/tag/ayam-broiler/>  dapat mengancam
kesehatan. Mulai dari ayam berformalin, ayam tiren, ayam yang disuntik
air hingga ayam yang disuntik hormon
<http://www.tunardy.com/tag/hormon/> . Semuanya merugikan kesehatan
konsumen. Untuk saat ini, saya memfokuskan penelusuran pada ayam potong
yang diberi suntikan hormon <http://www.tunardy.com/tag/hormon/> .
Karena dari keempat ancaman di atas, hanya suntikan pada ayam potong
yang seolah-oleh dilegalkan oleh pemerintah. Sedangkan ketiga ancaman
lainnya telah mendapat upaya pemberantasan dari pihak terkait. Dari
beberapa artikel yang saya baca, pemberian hormon
<http://www.tunardy.com/tag/hormon/>  pada ayam potong tidak dilarang,
yang penting mengikuti prosedur yang berlaku. 

Kita mulai dari pihak yang kontra, yakni pihak yang menyatakan bahwa
mengkonsumsi ayam broiler <http://www.tunardy.com/tag/ayam-broiler/>
itu aman bagi kesehatan. Sebuah artikel berjudul 'Daging Ayam Pakai
Hormon. Fakta atau Mitos?
<http://akuinginhijau.org/2007/08/28/daging-ayam-pakai-hormon-fakta-atau
-mitos/> ' dari situs AkuInginHijau. com mewakili pihak pro. Pengelola
situs ini mengatakan bahwa suntik hormon
<http://www.tunardy.com/tag/hormon/>  pada ayam broiler
<http://www.tunardy.com/tag/ayam-broiler/>  adalah mitos belaka. Karena
saat ini ayam broiler <http://www.tunardy.com/tag/ayam-broiler/>  yang
kita temui di pasaran merupakan ayam potong yang membawa gen-gen yang
berkualitas. Di dalam artikel tersebut disebutkan bahwa genetika ayam
broiler <http://www.tunardy.com/tag/ayam-broiler/>  sebenarnya berasal
dari ayam yang sekarang kita sebut sebagai ayam kampung. Ayam kampung
yang berkondisi baik lalu dipilih dan dibiakkan supaya bisa mendapatkan
bibit unggul. Bibit unggul ini kemudian dibiakkan, lalu dipilih lagi
anakan yang terbaik, demikian seterusnya, hingga diperoleh ayam potong
yang benar-benar unggul. Ayam yang benar-benar unggul ini makannya
sedikit, tapi cepat gemuk.. Itulah yang menyebabkan harga ayam potong
per kilogramnya jauh lebih murah dibanding harga daging lain. 

Pendapat ini ditangkis oleh pihak pro. Dikatakan bahwa proses pembesaran
ayam potong dari telur hingga siap dipotong hanya memakan waktu dua
bulan. Hal ini dimungkinkan karena adanya penyuntikan hormon
<http://www.tunardy.com/tag/hormon/>  steroid yang dilakukan secara
berkala ke tubuh ayam. Ini benar-benar terjadi di Indonesia. Peternak
yang melakukan praktik seperti ini adalah peternak yang menjadi rekanan
dari restoran fastfood. Tampaknya ini adalah 'teknologi' terbaru yang
dibawa oleh pengelola restoran cepat saji dari luar negeri ke Indonesia.
Ini berarti cepat atau lambat apa yang dialami oleh konsumen makanan
cepat saji di luar negeri juga akan dialami oleh konsumen di Indonesia.
Dan ini juga berarti peelitian yang dilakukan di luar negeri patut untuk
dipertimbangkan. 

Nah, hasil penelitian di luar negeri seperti ini:
Di luar negeri, konsumen pria menjadi gay
<http://www.tunardy.com/tag/gay/>  karena kebanyakan mengkonsumsi ayam
dari restoran fast food <http://www.tunardy.com/tag/fast-food/> . Hal
ini disebabkan karena ayam-ayam yang menjadi bahan bakunya berasal dari
ayam-ayam betina yang disuntik dengan hormon
<http://www.tunardy.com/tag/hormon/>  yang membantu si ayam untuk cepat
tumbuh besar. Ayam betina dipilih karena lebih cepat tumbuh besar dan
dagingnya lebih empuk Yang sangat disayangkan adalah hormon
<http://www.tunardy.com/tag/hormon/> -hormon
<http://www.tunardy.com/tag/hormon/>  tersebut ternyata menumpuk di
daging ayam. Nah, ini kuncinya mengapa konsumen pria bisa menjadi gay
<http://www.tunardy.com/tag/gay/> . Ternyata hormon
<http://www.tunardy.com/tag/hormon/>  yang disuntikkan adalah hormon
<http://www.tunardy.com/tag/hormon/>  yang diperuntukkan bagi ayam
betina. Jadi ketika seorang anak laki-laki terlalu banyak mengkonsumsi
daging ayam di restoran fast food
<http://www.tunardy.com/tag/fast-food/> , dia mengakumulasi hormon
<http://www.tunardy.com/tag/hormon/> -hormon
<http://www.tunardy.com/tag/hormon/>  ayam betina di badannya. Hormon
<http://www.tunardy.com/tag/hormon/> -hormon
<http://www.tunardy.com/tag/hormon/>  ini tidak dapat keluar dari tubuh
manusia melalui sistem pencernaan atau urin. Setelah anak laki-laki itu
menjadi dewasa, testis dan penisnya tidak tumbuh besar dan dia
menunjukkan minat seksualnya pada sesama pria. 

Lebih lanjut lagi, di Jakarta, dilakukan sebuah penelitian oleh salah
satu staff BPOM, Rusiana. Meskipun tidak berkaitan dengan penyuntikan 
hormon <http://www.tunardy.com/tag/hormon/> , hasil penelitian ini tetap
patut untuk dipertimbangkan. Penelitian tersebut mengamati sampel hati
dan paha ayam broiler <http://www.tunardy.com/tag/ayam-broiler/>  yang
diambil dari berbagai tempat pemotongan ayam di Jakarta. Ternyata
didapati bahwa di hati ayam terdapat antibiotik penisilin. Hal ini
terjadi karena hati berfungsi untuk menyaring zat-zat kimia yang masuk
ke dalam tubuh. Sedangkan di daging paha, jumlahnya tidak banyak. Dari
160 sampel yang ada, ternyata sampel yang berasal dari peternakan besar
bebas dari residu. Dan ternyata, peternakan besar ini memasarkan ayamnya
ke swalayan-swalayan. Sehingga sudah pasti ayam-ayam broiler
<http://www.tunardy.com/tag/ayam-broiler/>  yang terdapat di pasar
swalayan bebas residu. 

Dari tulisan ini dapat disimpulkan bahwa: 
1.        Meskipun ada pihak yang mengatakan bahwa penyuntikan hormon
<http://www.tunardy.com/tag/hormon/>  terhadap ayam potong hanya mitos,
namun ternyata tetap saja ditemukan peternak yang menggunakan hormon
<http://www.tunardy.com/tag/hormon/> . 
2.        Sebagian besar peternak yang menggunakan hormon
<http://www.tunardy.com/tag/hormon/>  adalah rekanan restoran fast food
<http://www.tunardy.com/tag/fast-food/> . Maka, sebisa mungkin batasi
konsumsi ayam dari restoran fast food
<http://www.tunardy.com/tag/fast-food/> .  
3.         Bagian tubuh ayam yang disuntikkan hormon
<http://www.tunardy.com/tag/hormon/>  adalah sayap dan paha. Jadi
hindarilah bagian ini. 
4.        Di hati ayam terdapat tumpukan antibiotik penisilin. Itulah
sebabnya konsumen di luar negeri sangat menghindari bagian ini. Ada
baiknya Anda juga tidak mengkonsumsi jeroan ayam. 
5.        Membeli ayam broiler
<http://www.tunardy.com/tag/ayam-broiler/>  di pasar swalayan aman. 
6.        Bila Anda membeli ayam di pasar tradisional, sebaiknya memilih
ayam kampung.   
7.          

  

 



__________________________________________________________________ 

Think before you Print!  Do you really need to print this email? 
PACIFIC BRANDS is an Environmental Endorsed Company. 
________________________________________________________________________
____________________________________________ 
<br


--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
thanks for joinning this group.
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

<<inline: image001.jpg>>

Kirim email ke