Tanggal: Selasa, 6 Juli 2010
Bacaan: Mazmur 3:1-9
Setahun: Ayub
32,33; Kisah Para Rasul 14
Nats: Aku membaringkan diri, lalu tidur;
aku bangun, sebab Tuhan
menopang aku! (Mazmur 3:6)
Judul:
TIDUR TENTERAM
Tidur, yang bagi
sebagian orang adalah hal mudah dan murah, bisa
menjadi hal yang
sulit dan mahal untuk dinikmati bagi sebagian orang
yang lain.
Banyak keadaan dapat membuat kita menjadi sulit tidur.
Bisa karena
adanya penyakit sulit tidur atau insomnia, atau karena
kita
sedang banyak pikiran sebab dirundung oleh situasi yang kita
anggap
genting!
Daud tidak sedang menghadapi masalah kecil. Ia
sedang dalam situasi
genting: diserang oleh anak kesayangannya
sendiri, Absalom. Demi
menghindari hal buruk, Daud memutuskan
untuk melarikan diri dari
Yerusalem (2 Samuel 15). Daud dimusuhi
banyak orang (ayat 2) dan
dianggap tidak mendapat pertolongan
Allah (ayat 3). Begitulah
keadaan Daud ketika menuliskan mazmur
ini. Namun dalam kondisi
begitu, Daud tetap mengandalkan Tuhan
yang ia imani sebagai
perisainya (ayat 4) dan yang menjawab
seruannya (ayat 5). Itulah
yang membuat Daud tetap tenang dalam
situasinya yang genting,
sehingga ia bisa bermazmur: "Aku mau
membaringkan diri, lalu tidur".
Imannya akan Allah Sang Pelindung,
membuatnya tetap dapat tidur,
meski situasi genting!
Bagi
Anda, mana yang lebih besar: Tuhan atau masalah yang sedang
Anda
hadapi? Kedamaian hati bukan terletak pada ketiadaan masalah,
melainkan
pada bagaimana kita memandang masalah. Kalau kita
memandang
masalah lebih besar dari Allah, tak heran jika hati
gundah, hingga
tidur pun resah. Sebaliknya, ika iman membuat Anda
sadar bahwa
Tuhan selalu lebih besar dari masalah, Anda akan
dimampukan untuk
bersikap tenang dan merasa tenteram meski sedang di
tengah badai
kehidupan —-DKL
INGATLAH BAHWA ALLAH SELALU LEBIH BESAR
DARI pada MASALAH
PASTI HATI JADI TENANG, TIDUR PUN TAK
GELISAH
Mazmur
3:1-9
1 Mazmur Daud, ketika ia lari dari Absalom, anaknya.
2
Ya TUHAN, betapa banyaknya lawanku! Banyak orang yang bangkit
menyerang aku;
3 banyak orang yang berkata tentang aku:
"Baginya tidak ada
pertolongan dari pada Allah." Sela
4
Tetapi Engkau, TUHAN, adalah perisai yang melindungi aku,
Engkaulah kemuliaanku dan yang mengangkat kepalaku.
5 Dengan
nyaring aku berseru kepada TUHAN, dan Ia menjawab aku dari
gunung-Nya yang kudus.Sela
6 Aku membaringkan diri, lalu tidur;
aku bangun, sebab TUHAN
menopang aku!
7 Aku tidak takut
kepada puluhan ribu orang yang siap mengepung aku.
8 Bangkitlah,
TUHAN, tolonglah aku, ya Allahku! Ya, Engkau telah
memukul
rahang semua musuhku, dan mematahkan gigi orang-orang
fasik.
9
Dari TUHAN datang pertolongan. Berkat-Mu atas umat-Mu! Sela
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria
Warm Regards & Take care
--
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
or add me in Yahoo Messenger at [email protected]
thanks for joinning this group.