Piala AFF 2010

Filipina Minta Jatah Penjualan Tiket

Filipina ingin mendapatkan $5 dari setiap lembar tiket yang terjual di dua
leg semi-final.

Jum'at, 10 Desember 2010, 08:42 WIB

Amril Amarullah 

Description:
http://media.vivanews.com/thumbs2/2010/12/09/101181_pemain-timnas-filipina--
alexander-borromeo_300_225.jpg

Pemain timnas Filipina, Alexander Borromeo (www.affsuzukicup.com)

BERITA TERKAIT

*       PSSI Minta Rumput SUGBK Diperbaiki
<http://bola.vivanews.com/news/read/193000-pssi-minta-rumput-sugbk-diperbaik
i> 
*       Tiket Semifinal Naik, Harga Belum Diputuskan
<http://bola.vivanews.com/news/read/192989-tiket-semifinal-naik--harga-belum
-diputuskan> 
*       Filipina: Kami Sudah di Jalur yang Benar
<http://bola.vivanews.com/news/read/192939-prestasi-sepakbola-filipina-setel
ah-3-tahun> 
*       Pikal Ragu Filipina Main Semifinal di Jakarta
<http://bola.vivanews.com/news/read/192912-pikal-ragu-filipina-main-semifina
l-di-jakarta> 
*       Gagal ke Semifinal, Singapura Soroti Wasit
<http://bola.vivanews.com/news/read/192847-gagal-ke-semifinal--singapura-sor
oti-wasit> 

VIVAnews - Presiden federasi sepakbola Filipina (PFF) Jose Mari Martinez
menyatakan sulit menolak keputusan Federasi Sepakbola Asean (AFF) untuk
tidak menggelar pertandingan semifinal di negaranya dengan alasan standar
stadion.

Tim berjuluk The Azkals ini harus berlapang dada menerima tawaran memainkan
leg pertama semi-final Piala AFF 2010 melawan Indonesia di Stadion Utama
Gelora Bung Karno Jakarta pada 16 Desember nanti.

Martinez akan terbang ke Jakarta untuk berdiskusi dengan Sekjen AFF Dato
Pail Mony Samuel dan ketua komite kompetisi Ravy Khek. Ia ingin membicarakan
detil dua laga semi-final, terutama mengenai pembagian keuntungan.

"Tidak banyak orang yang tahu atau menerima bahwa kami tidak mempunyai
stadion sepakbola yang sesuai keinginan AFF. Kami sudah mengecek tiga
stadion yang memungkinkan, tapi tidak ada satu pun yang sesuai dengan
standar FIFA dan AFF," ungkap Mari Martinez.

Karena itu, ia mengaku pasrah atas keputusan AFF dan sudah membicarakannya
melalui telepon untuk menyerahkan hak tuan rumah semi-final. "Sebagai
presiden PFF, saya memutuskan untuk memberikan leg pertama ke Jakarta," kata
dia.

Padahal ia ingin pertandingan semifinal ini bisa disaksikan langsung publik
Filipina seperti layaknya di negara-negara lain.

Gagal jadi tuan rumah, Filipina mengincar keuntungan dari hasil penjualan
tiket di stadion Gelora Bung Karno, Jakarta. 

Karena itu, ia akan berusaha keras bernegosiasi dengan AFF mengenai
pembagian keuntungan. Mari Martinez memperkirakan Stadion Utama Gelora Bung
Karno akan disaksikan 80 ribu penonton.

"AFF akan menanggung tiket pesawat kami dan tempat penginapan. Itu diluar
pembagian keuntungan yang akan terima. Saya tidak akan menerima tawaran leg
semifinal di Jakarta kalau tak ada keuntungan 50 persen untuk tim nasional
kami. Saya akan memberikan semua uang itu untuk pemain," tutur Mari
Martinez.

Mari Martinez memperkirakan pihaknya bakal mendapat sedikitnya $200 ribu
dari penjualan tiket semi-final. "Jika penonton berjumlah 40 ribu, dan kami
mendapatkan $5 dari setiap lembar tiket yang dijual, kami akan mendapatkan
$200 ribu. Tapi jika penonton mencapai 80 ribu, maka kami mendapat $400
ribu. Itu hanya untuk satu pertandingan. Kami akan menjalani dua laga di
Jakarta," jelas Mari Martinez sepeti dirangkum dari Philstar dan Goal. (umi)

 

 

Warm Regards,

 

 

Rochmad Sigit

 

[ Rasa kecilnya diri ini saat berhadapan dengan masalah, 

bukan disebabkan oleh besarnya masalah, 

tetapi oleh kecilnya tujuan hidup. ]

 

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
please visit to www.facebook.com/aga.madjid,
add my Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.

<<image001.jpg>>

Kirim email ke