-----Original Message-----
From: muhamad agus syafii <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Thu, 29 Sep 2011 18:20:29 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [bank-mandiri] Rizki Yang Menenteramkan Hati

Rizki Yang Menenteramkan Hati

By: M. Agus Syafii

Kehidupan selama berumah tangga selalu saja menghadapi masalah. Diawal 
pernikahan dengan pekerjaan yang tetap gaji cukup untuk memenuhi kebutuhan 
keluarga sementara istri juga bekerja. Guncangan hebat itu terjadi, ia 
kehilangan pekerjaan justru disaat istrinya tengah mengandung. Sampai istri 
juga harus berhenti bekerja ditengah hamil tua. Ditengah himpitan hidup yang 
begitu menekan kuat, ia mencoba untuk merintis usaha. Sekalipun omzetnya tidak 
besar sudah mendapatkan order. Setelah beberapa bulan usahanya berjalan namun  
yang dirasakan penghasilannya tidak berkah, selalu habis begitu saja. Sang 
istri mengingatkan agar tidak terlalu mencintai dunia sehingga melupakan ibadah 
sholat dan shodaqoh. Peringatan istri membuat hatinya bergetar, membuat bulu 
kuduknya merinding, teringat hampir saja dirinya tertipu, nyaris usahanya 
gulung tikar. "Astaghfirullah al adzim" tuturnya lirih.

Dengan tekadnya yang mantap, bersama istri mengunjungi Rumah Amalia, ia dan 
istri untuk berbagi sebagai rasa cinta dan meraih keridhaan Allah. Sesampai di 
rumah istrinya tersenyum dan mengatakan, "Makasih ya Mas, aku bahagia Mas sudah 
mau menjalankan sholat dan menunaikan shodaqoh,"  Wajah istrinya terlihat 
bahagia, ia merakasan ketenangan yang luar biasa dalam kepasrahan. Sejak itu ia 
berjanji bahwa hidupnya tidak akan pernah menyia-nyiakan istri dan anak-anaknya 
serta hidup lebih berguna bagi orang lain. Ditengah kebahagiaan itu terdengar 
dering hapenya. Suara diujung hapenya mengabarkan penawaran diterima bahkan 
barang yang belum dikirim, biaya transaksi pembelian sudah ditransfer, dengan 
spontan ia bersama istrinya sujud syukur kepada Allah.

Dari kehilangan pekerjaan, usahanya yang hampir gulung tikar, istrinya jatuh 
sakit hampir saja membuat dirinya terpuruk dan kini telah menemukan jalan 
kebahagiaan bersama istri dan anak-anaknya. "Saya dulu, hidup terlalu mengejar 
dunia. Apapun rizki yang saya terima tidak pernah disyukuri sehingga rizki itu 
menjadi tidak berkah. Tidak pernah sholat, apa lagi bershodaqoh yang saya 
anggap hanyalah perbuatan sia-sia." ucapnya. "Sekarang, Masya Allah..saya 
menemukan keberkahan pada rizki yang saya terima. Sekalipun penghasilan banyak 
dan pengeluaran juga banyak tapi anak-anak saya sehat, istrinya makin sayang 
ama suami dan anak-anak dan yang paling penting membuat kami sekeluarga semakin 
dengan kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala." Itulah kebahagiaan yang dirasakan 
olehnya pengasilan yang berkah dan keluarga bahagia.

Wassalam,
M. Agus Syafii
--

ONE DAY VOLUNTEER: Kami dari Rumah Amalia mengajak teman-teman bergabung 
menjadi relawan untuk seksi acara & seksi sibuk pada kegiatan "Hari Nan Fitri 
Bersama Amalia" (HANIF), Ahad, 23 Oktober 2011 Jam 9.sd 12 siang di Rumah 
Amalia atau bila berkenan berpartisipasi Paket sembako, baju baru untuk anak2, 
konsumsi, peralatan sekolah. Kirimkan ke Rumah Amalia Jl. Subagyo IV blok ii, 
No. 24 Komplek Peruri, Ciledug, Tangerang 15151. Dukungan & partisipasi anda 
sangat berarti bagi kami. Info: [email protected] atau SMS 087 8777 12 431, 
http://agussyafii.blogspot.com


-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
please visit to www.facebook.com/aga.madjid,
add my Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.

Kirim email ke