Saya break pertama pulang karena seminarnya Cuma omongan politis aja, saya pikir workshop teknikal bioethanol.
Saya sempet liat ada bus transpakuan bertuliskan menggunakan 20% minyak jelantah. Pak, coba baca di makalah biodiesel dari minyak jelantah Di situ setiap komunitas di bogor, terutama resto n hotel, wajib menyediakan minyak jelantah. Selain itu, di makalah tsb dijelaskan klo prosesnya masih memungkinkan terjadinya gum/sludge/lendir bila digunakan di pemakaian umum. Limbahnya juga belum terjelaskan lari kemana secara menggunakan KOH dlsb. Saya liat, masih jauh dari untuk aplikasi yg safe buat customer. Tahun 2004-an di inggris masih dilarang menggunakan bbm dari minyak jelantah, pernah masuk di kompas ada 2 org dipenjara karena memaksakan menggunakan bbm dr minyak jelantah. Paling menguntungkan, minyak ini diputihkan n dijual sebagai mingak goreng kembali, sayang formulanya saya sudah lupa, sekitar 13 tahun lalu sudah sering dilakuin di palembang, tentunya kota lain begitu. Market sampe sekarang saya belum liat jaminan langsung dari pemerintah, memang katanya semua siap, tapi yg mau beli siapa. Apalagi ada beberapa kejadian adanya sludge yg membuat pelaku otomotif individual mulai menahan untuk tidak membeli bioethanol. bagust YM: oom_b_a ________________________________ DIREKTORI AGROBISNIS ABC: http://www.direktoriabc.co.cc MAU GABUNG? ISI FORMULIR DI: http://www.formulirabc.co.cc _______________________________ solusi lepas dari bbm From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Amritsjar Hasaruddin Sent: Wednesday, November 12, 2008 09:40 To: [email protected] Subject: [agromania] Workshop Nasional BBN (Biofuel) Bogor 11/11/08 Dear All, Atas info SMS dari mas Wiryawan, kami menghadiri acara Workshop Nasional Pemanfaatan Bahan Bakar Nabati (Biofuel) pada sektor transportasi. Dilaksanakan oleh Direktorat Bina Sistem Transportasi Perkotaan, Direktorat jenderal Perhubungan Darat, Departemen Perhubungan RI Diadakan di Ballroom, Botani Square IPB Bogor. Karena diadakan oleh orang orang dari pemerintahan, sangat terasa kesan birokrat nya, sangat kontras dengan kesan kekeluargaan saat pertemuan Bioethanol Agromania di Kalibata minggu lalu. Pembicara rata rata dari pemerintahan, dan yang mungkin paling menarik bagi kami, (Pak Roni dan Pak Ferry-Magetan)adalah presentasi dari pak Roy Hendroko tentang Peluang Pengembangan BBN. Topik pembicara lain diantara nya : 1. Kebijakan dan program pemanfaatan bbn sebagai bahan bakar alternatif di sektor transportasi darat 2. Dampak penggunaan bbn pada mesin kendaraan bermotor dan lingkungan global 3. Pemanfaatan Minyak Jelantah pada moda transportasi di kota Bogor Hasil akhirnya yang dapat saya simpulkan, sepertinya semua sudah siap untuk menerima bbn dan mendukung semua program bbn ... Kemudian ... / Saya juga bingung ... ? Ada ide dari kawan kawan Agromania ? Thanks, Amritsjar Hasaruddin --------------------------------------- AGROMANIA BUSINESS CLUB (ABC) INFORMASI:http://www.agromania.co.cc FORMULIR:http://www.formulirabc.co.cc DIREKTORI:http://www.direktoriabc.co.cc --------------------------------------- [Non-text portions of this message have been removed]

