setuju pak
didaerah kami (malang) pengusaha rokok kelas ukm hancur lebur
kena kebijakan cukai yang semakin hari semakin tinggi
mendingan di sektor agribiz, prospek kedepannya cukup cerah dan kebal krisis
semoga bisa menjadi masukan yang berguna

wass
ronny
produsen kripik buah

*************************************************
Diperbaharui Terus!!
DAFTAR PERMINTAAN & PENAWARAN 
Berisi permintaan & penawaran terbaru di bidang
agrobisnis (pertanian, perkebunan, perikanan,
peternakan, dan agroindustri).
Dapatkan di Kios Agromania: http://tiny.cc/kios
Kontak Info: 0 8 1 1 1 8 5 9 2 9 (SMS Only)
*************************************************
GABUNG DI ABC: http://tiny.cc/formulir
BURSA JUAL-BELI: http://tiny.cc/bursa
KOPERASI: http://tiny.cc/agrokoperasi




  ----- Original Message ----- 
  From: soegino Ahmad wiryono 
  Sent: Thursday, September 24, 2009 7:45 PM
  Subject: [agromania] Mas Ubaidilah, lebih baik jangan usaha rokok!


    Mas Ubaidilah yth. Menurut hemat saya, kalau mas minat berusaha, lebih baik 
jangan usaha rokok. Usaha rokok, disatu sisi menguntungkan anda/pengusaha, tapi 
disisi lain merugikan kesehatan dan ekonomi pengguna/konsumen. Berati anda ikut 
andil menyengsarakan bangsa, andil memiskinkan masyarakat. Tahu gak kalau 
sebagian masyarakat miskin di Indonesia tetap miskin karena 25% dari 
penghasilannya digunakan untuk belanja rokok, sisanya yang 75% untuk keluarga 
termasuk dia sendiri. Mendingan anda membangun pabrik kembang gula jahe, 
enting2 gepuk, sriping pisang atau apa yang lain skala home industri, yang akan 
menguntungkan semua pihak. Jangan takut petani tembakau akan kehilangan mata 
pencaharian, karena mereka nantinya akan menanam jahe, kacang tanah atau 
pisang. Kalau menurut saran saya, insya Allah anda akan dapat dunia akhirat, 
amin. Salam, Soegino.
  =============================
  BEKAL SUKSES BERBISNIS AGRO
  Tersedia di: http://tiny.cc/kios
  INFO: 0 8 1 1 1 8 5 9 2 9 (SMS Only)
  =============================
  ABC CLUB: http://tiny.cc/formulir
  BURSA: http://tiny.cc/bursa
  KOPERASI: http://tiny.cc/agrokoperasi



  

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke