Salam Budaya,
   
  Bengkel Muda Surabaya bekerja sama dengan Komunitas Suket mengundang 
rekan-rekan wartawan dan penikmat teater untuk menyaksikan pementasan lakon 
"Pesta Pencuri" pada hari Sabtu, 16 Februari 2008, pukul 19.00, di Komunitas 
Suket, Sendang Gong, Desa Gunungsari, Kec. Baureno, Kab. Bojonegoro.
   
  Bupati Bojonegoro yang baru saja terpilih lewat Pilkada baru-baru lalu, 
Suyoto, dijadwalkan hadir dalam pementasan ini. Selain akan membacakan beberapa 
puisi, dia akan turut bermain pada Babak Keempat lakon ini. 
   
  "Pesta Pencuri" adalah produksi Teater Bengkel Muda Surabaya tahun 2007/ 
2008. Merupakan naskah Perancis, karya Jean Anouilh, yang diadaptasi dan 
disutradarai oleh Zainuri.
   
  Sebelumnya lakon ini telah dipentaskan di Gedung Simonstok, Kota Batu-Malang 
(24 Februari 2007), Komunitas Celah-Celah Langit (CCL) Ledeng-Bandung (11 April 
2007), Kampus UK Petra Surabaya (27 April 2007), Lokasi Pengungsian Korban 
Lumpur Lapindo-Pasar Baru Porong Sidoarjo (16 Juni 2007), Kompleks Lokalisasi 
Kremil Surabaya (23 Juni 2007), Kampus Unmuh Surabaya (30 Juni 2007), serta 
Komunitas Teater Populer, Jakarta (28 Juli 2008). 
   
  Demikian akhirnya kami sangat berharap kehadiran Anda.
   
  Hormat Kami,
  Hanif Nashrullah
  (Pimpinan Produksi)
  Pesta Pencuri
  Teater Bengkel Muda Surabaya
  Kompleks Balai Pemuda
  Jl. Gubernur Suryo 15 Surabaya
  Telp. (031) 5454120
   
   
   
   
  Pengantar
  Lakon ini diambil dari naskah asli berjudul Le Bal des Voleurs (1938), karya 
Dramawan asal Perancis, Jean Anouilh. Diterjamahkan ke dalam Bahasa Inggris 
oleh Lucienne Hill menjadi Thieves’ Carnival (1952). 
  Adapun Pesta Pencuri adalah terjemahan Bahasa Indonesia oleh Asrul Sani 
(Pustaka Jaya, 1986). Naskah ini memang bercerita tentang pencuri. Harian Sinar 
Harapan edisi 22 Maret 2002 pernah menulis: Jean Anouilh seakan tahu dramanya 
ini bakal terjadi di suatu tempat di Asia Tenggara.
  “Terus terang kita tidak berani bilang drama lucu ini juga terjadi di negeri 
sendiri. Masalahnya ilmu kontra permalingan yang ada belum mampu menganalisis 
kasus-kasus permalingan di Indonesia. Di sini soal yang satu ini terlalu sulit, 
rumit dan sekaligus teramat menggelikan,” tulis koran sore itu. 
  Sutradara Bengkel Muda Surabaya, Zainuri, sengaja ingin kembali mengangkat 
naskah drama ini untuk dipentaskan di sejumlah kota karena banyak pelajaran 
yang bisa dipetik darinya. 
   
   
   
  Sinopsis
  Tiga pencuri jalanan – Bonong, Cacing, dan Cengik – mencoba menghadiri 
undangan Pesta Para Pencuri di rumah dedengkot pencuri, Keluarga Ayu Selintas 
dan Lowo Kumolo. Ketiganya bermaksud menguras harta keluarga kaya ini.
  Namun ternyata di rumah tersebut sudah banyak tamu yang mempunyai tujuan sama 
dengan ketiga pencuri jalanan ini. Di pesta ini semua tamu mempertunjukkan 
kelihaian mencuri. Tentu sasarannya adalah harta sang tuan rumah. 
  Tapi tuan rumah lebih pandai membaca gelagat para tamunya. Justru di balik 
Pesta Pencuri ini,  ternyata Ayu Selintas mengendalikan aturan main dari semua 
yang ada dibenak tamunya. Para tamu dijadikan korban kemuslihatan dari kekayaan 
yang diumpankannya. 
  Mereka ada yang ditangkap polisi, sementara yang lain melarikan diri hanya 
dengan membawa barang perhiasan curian yang tidak seberapa harganya. Dari 
sinilah keluarga Ayu Selintas terselamatkan dari incaran polisi. 
   
   
  
    
   
   
  Staf Produksi 
  Penasehat                  : Farid Syamlan (Ketua Bengkel Muda Surabaya) 
                                     Amang Mawardi, Sabrot D. Malioboro, Rusdi 
Zaki, 
                                     Toto Sonata, Amir Kiah
  Pimpinan Produksi     : Hanif Nashrullah
  Sekretaris                  : Sesilia Menuk Wijayanti
  Bendahara                 : Dedi 'Obeng' Supriadi 
   
   
   
   
  Staf Sutradara 
  Penulis Naskah          : Jean Anouilh
  Penerjamah               : Asrul Sani (Pustaka Jaya, 1986)
  Sutradara                  : Zainuri
  Asisten Sutradara      : Dedi 'Obeng' Supriadi 
  Pemain                      : Saiful Hadjar 
                                     Dedi 'Obeng' Supriadi 
                                     Saiful 'Ipung' Arif  
                                     Mastohir
                                     Taufik Sholekhuddin Sofjan
                                     Sarifah Aini 
                                     Ida 'Gek' Ayu Kade Ari Trisnawati 
                                     Sesilia Menuk Wijayanti
                                     'Amar' Marjangkung
                                     Lan Fang
                                     Hanif Nashrullah              
  Artistik                      : Saiful Hadjar
  Pembantu Umum       : Jhon Pa’i
  
   Penulis Naskah
  Jean Anouilh
  Lahir di Bordeaux, 23 Juni 1910
  Namanya populer sejak era Perang Dunia II. Selain menulis drama dia juga 
dikenal sebagai penulis film dan sutradara. Bakat menulisnya telah tampak sejak 
usia 9 tahun. Di usia itu dia telah mengadaptasi naskah drama karya Edmond 
Rostand. Namun dia pertama kali memainkan drama secara penuh pada usia 16 
tahun. Sejak itu kemudian dia menyatakan ketertarikannya di bidang kepenulisan. 
Dia pun meninggalkan bangku kuliahnya di Fakultas Hukum, Sorbonne, Paris, dan 
memilih bekerja sebagai Copy Writer di sebuah perusahaan advertising. 
  Bersamaan dengan itu, demi meningkatkan penghasilannya, dia juga bekerja 
sebagai penyusun materi film untuk dipublikasikan. Adapun karirnya sebagai 
penulis diawali dari sebuah industri film. Yaitu ketika dia menjadi sekretaris 
di sebuah perusahaan film Comédie des Champs-Élysées (1931). Dari sinilah dia 
mengawali menulis naskah yang sesungguhnya. L’Hermine (1932) adalah karya 
naskah drama pertamanya. Sejak itu, kemudian, hingga akhir hayatnya, dia telah 
menghasilkan sedikitnya 54 naskah drama. 
  Karya-karyanya yang populer meliputi Le Voyageur sans Baggage (1938), 
Antigone (1946) dan Becket (1959). Karya-karyanya terbilang berbeda satu sama 
lain. Sebagian besar berisikan kontras antara fantasi dan realitas. Tapi banyak 
juga yang klasik. Beberapa lainnya merupakan adaptasi dari naskah Yunani Kuno. 
Serta sisanya berupa eksplorasi tentang kehidupan dan cinta. Banyak 
naskah-naskah dramanya yang kemudian diangkat menjadi karya film. Anouilh 
sendiri terhitung mulai berkolaborasi dalam film sejak 1936. Dia mengadaptasi 
beberapa karyanya, seperti Pattes Blanches (1949) dan Caroline Cherie (1954) 
yang kemudian disutradarainya sendiri. 
  Pada tahun 1970, hasil kerjanya dikenal dengan predikat Prix Mondial Cino Del 
Duca. Jean Anouilh menikahi seorang aktris, Monelle Valentin, pada tahun 1929 
dan menghasilkan seorang putri, Catherine, sebelum akhirnya bercerai. Dia 
meninggal di Lausanne, Swiss, 3 Oktober 1987, akibat serangan jantung. 
   
  Sutradara
   Zainuri
  Lahir di Surabaya, 1 Mei 1964
  Aktif di Bengkel Muda Surabaya sejak 1984. Selain berteater, dia menulis 
puisi, esai dan cerita pendek yang dimuat di media massa lokal. Garapan-garapan 
dramanya, di antaranya, Kaca-Kaca, Orang-Orang Berpeci dan Nyai Adipati. Judul 
tersebut terakhir sempat dipentaskan untuk Temu Teater Indonesia 1993 di Solo. 
Pada tahun 2004 dia menyutradarai Polisi. Selain itu, dia punya Kelompok Musik 
‘Bledhek Sigar’. 
   
   
  
   Pemain 
   
  Hanif Nashrullah
  Lahir di Pamekasan, 10 Januari 1979
  Alumnus Sastra Inggris Universitas Brawijaya. Aktif di Bengkel Muda Surabaya 
sejak 2001. Turut bermain dalam lakon “Polisi” (2004 – 2005). Dia adalah salah 
satu penggiat kelompok musikalisasi puisi “Bledhek Sigar”.
   
  Mastohir
  Lahir di Surabaya, 29 September 1946
  Kuliahnya di Fakultas Hukum Universitas Airlangga (Unair), Surabaya, 
dibuyarkan oleh peristiwa G30/S PKI (1964). Sejak itu dia memfokuskan diri di 
bidang kesenian, di antaranya bergabung di Komunitas Penggemar Seni Teater 
(Pensiter). Kemudian terlibat di Srimulat – mulai sebagai Penata Artistik, 
Pemain, hingga Sutradara – dan berpindah-pindah dari Surabaya, Solo, Semarang 
dan Jakarta (1966 – 2001). Sempat pula menekuni seni lukis di Akademi Seni Rupa 
Surabaya (1967 - 1969). Belakangan juga berperan di sejumlah sinetron. 
   
  Saiful Hadjar 
  Lahir di Surabaya, 30 Agustus 1959
  Bergabung dengan Bengkel Muda Surabaya sejak 1978 --- menulis puisi, bermain 
teater, seni rupa instalasi dan grafis. Puisi dan artikel budayanya pernah 
dimuat di berbagai media massa. Penggagas Kelompok Seni Rupa Bermain (KSRB) ini 
telah menerbitkan buku Senapan Grafis (2005). 
   
  Dedi 'Obeng' Supriadi 
  Lahir di Malang, 11 Maret 1967
  Sebelum bergabung dengan Bengkel Muda Surabaya, dia pernah di Teater Idiot 
Malang dan Teater Api Surabaya. Pendiri Forum Sikat Gigi dan Teater Belgombes 
Malang ini pernah mengenyam bangku kuliah di Unmuh Malang. Sekarang jadi tenaga 
volunteer di suatu LSM yang menangani anak-anak jalanan.
   
  M. Syaiful 'Ipung' Arif 
  Lahir di Surabaya, 22 Desember 1969
  Sarjana Seni Rupa dari IKIP Negeri Surabaya ini aktif di Bengkel Muda 
Surabaya sejak 1985. Pernah main drama dalam lakon Aduh, Bersamadi, Nyai 
Adipati, Jalan Tembakau, Laboratorium Gila, Racun Tembakau dan Polisi. Sampai 
sekarang dia juga aktif bermain musik bersama Kelompok ‘Bledhek Sigar’.
   
  'Amar' Marjangkung 
  Lahir di Bojonegoro, 15 Juli 1980
  Mengawali belajar akting di LJ. Talent Agensi pada tahun 2006. Berperan dalam 
film “Kabut Sesaat”, produksi TVRI Surabaya, 2006. Sehari-harinya bekerja 
sebagai penjahit di sebuah perusahaan konveksi di Surabaya.
   
  Taufiq Sholekhuddin Sofjan
  Lahir di Surabaya, 8 September 1974
  Alumnus STKW Surabaya jurusan Seni Rupa Murni ini lebih dikenal sebagai 
aktifis teater. Sebelum di Bengkel Muda Surabaya dia telah bergabung dengan 
Teater Alif (1989) dan Teater API Indonesia (1993). Juga pernah terlibat di 
beberapa produksi Film dan Sinetron. Saat ini dia aktif membina kegiatan 
ekstrakulikuler bidang seni teater di beberapa Sekolah Menengah Tingkat Atas 
(SMA), baik negeri maupun swasta, di Surabaya. Dia adalah salah satu penggagas 
Komunitas Teater SMA se-Surabaya dan sekitarnya (KATES).
   
   
  Sesilia Menuk Wijayanti
  Lahir di Surabaya, 11 Juni 1986
  Mahasiswi jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Unika Widya Mandala (UWM) 
Surabaya. Dia tergolong sebagai aktris senior di Teater Kedok, SMAN 6 Surabaya. 
Dia memang alumnus situ dan sempat menyutradarai adik-adiknya di Teater Kedok 
dalam Parade Teater Pelajar yang digelar oleh Dewan Kesenian Surabaya (2006). 
Pernah menjabat Ketua Pengurus Harian Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Bidang 
Kesenian dan ikut mendirikan Teater Bata di kampusnya. Saat ini sedang menyusun 
skripsi.
   
  Ida 'Gek' Ayu Kade Ari Trisnawati 
  Lahir di Tabanan, 5 Agustus 1987
  Mahasiswi jurusan Psikologi Unika Widya Mandala (UWM) Surabaya ini juga aktif 
di UKM Teater Bata. Pernah belajar ilmu beladiri Karate semasa SMA. 
Cita-citanya menjadi Penyiar Radio baru saja kesampaian.
   
  Sarifah Aini
  Lahir di Surabaya, 5 November 1987
  Mahasiswi jurusan Jurnalistik STIKOSA – AWS ini aktif di Teater Kampus 
”Lingkar”.
   
  Lan Fang
  Lahir di Banjarmasin, 5 Maret 1970
  Alumnus Fakultas Hukum Universitas Surabaya ini produktif menulis. Beberapa 
karya novelnya tergolong Best Seller. Tulisan-tulisannya – cerpen dan resensi 
buku – sering dimuat di media massa nasional.
   
  Contact Person:
  Hanif Nashrullah
  Hp. 08174802453
  Email: [EMAIL PROTECTED]
  
    
   
   
   
   
  
       
---------------------------------
Never miss a thing.   Make Yahoo your homepage.

Kirim email ke