Sayang.. Orang orang telkom tidk mempunyai pikiran seperti bang Nizar..

 Saya hanya bisa mengelengkan kepala..., 

 

  _____  

From: Nizar G Bunyamin [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Friday, February 25, 2005 7:44 PM
To: [email protected]
Subject: Re: [asosiasi-warnet] perwakilan telkom di milis

 

Ungkapan anda tidak lantas membuat telkom sebagai perusahaan yang
profesional, tolong diakui kalau telkom besar hanya karena monopoli, untuk
mencapai prestasi seperti sekarang telkom bisa sesuka hati menerapkan tarif
dan membatasi service.

Menurut pendapat saya pribadi kondisi infrastruktur telekomunikasi saat ini
adalah kondisi yang paling optimum untuk usaha warnet, pulsa mahal, akses
internet tidak dibuka, membuat ujung tombak akses internet termurah ada di
tangan warnet. Contoh kasus di tempat saya tinggal bangkok, untuk akses
internet semua perusahaan telekomunikasi memasang tarif sebesar 3 bath
seputusnya, artinya jika koneksi bertahan 2 jam hanya 3 bath itu yang
dibayar (rp 675 rupiah) akses internetnya sendiri untuk dial up unlimited
harganya hanya 200 bath sekitar 45 ribu rupiah, total bandwith yang dibeli
untuk keseluruhan ISP di Thailand saat ini sudah mencapai 3 Giga. 

Untuk kemaslahatan yang lebih besar, telkom harus mampu membuat inovasi
seperti ini, bisa ternyata tidakm saya sendiri heran padahal kalau dilihat
dari dasar pendidikan saya yakin banyak sarjana sarjana yang berkualifikasi
terbaik ada di sana, tetapi untuk berfikir pasar pun tidak mampu, nature
bisnis dimana mana pelaku bisnis harus mampu mengayomi dan mengikuti
keinginan konsumen. Disini posisi warnet terjepit di satu hal harus mampu
melayani konsumen dengan baik, di hal lain tidak mampu dilayani dengan baik
oleh telkom. Sementara dari kondisi persaingan regional saya, warnet akan
sangat mampu untuk memperoleh layanan terbaik dari singtel, ip star atau
perusahaan telekomunikasi lain di regional asean. Tapi kan secara regulasi
dan undang undang kami2 pengusaha warnet "dilarang untuk mendapatkan
pelayanan dari perusahaan yang lebih baik". Kami memang boros bandwith, dan
kami juga mampu untuk mendapatkan pelayanan dari operator telekomunikasi
regional lain. Jika regulasi memungkinkan.

aan helmy <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

Dear All,
mungkin ada beberapa hal yang melatarbelakangi, ditinjau dari segi bisnis,
warnet tidak menguntungkan bagi ISP, stereotype warnet adalah menyedot
bandwidth besar, maunya harga murah (kadang karena ngejar banting-bantingan
harga), serta rewelnya minta ampun. Hal ini bukan maksud saya
menggeneralisir tapi merupakan kecenderungan (stereotype) toh tidak semua
warnet/game center demikian. Coba bandingkan dengan melayani
korporasi/perusahaan, ambil bandwidthnya besar (istilahnya beli borongan),
bayarnya sesuai (maksudnya bukan tidak cari harga yang kompetitif tapi lebih
cenderung tidak sensitif harga), dan nggak rewel. Wajar khan jika
warnet/game center cenderung tidak/kurang mendapat perhatian. Secara alamiah
tentu saja operator lebih memberikan prioritas kepada pelanggan yang lebih
besar/lebih menguntungkan (ingat perusahaan publik tujuannya cari untung),
so jangan terlalu naif dalam berpikir bisnis, tapi mungkin bisa lebih ke
arah proporsional.
Nah lucunya, kalau diperhatikan di milist ini sudah tidak kondusif, artinya
ruang diskusi sehat sudah sulit didapat, lebih kearah forum complain,
prejudicedan debat kusir, belum apa-apa sudah marah-marah, baru kirim email
sudah pakai kapital semua, kalau ada pertanyaan salah satu anggota dan dalam
beberapa waktu tidak ada yang menjawab terus marah-marah. Mbok ya dijaga
NETIKET dan saling menghargai, harusnya kita lebih dewasa, tiap orang punya
masalah dengan layanan public, apakah itu operator telekomunikasi (fix dan
selular), transportasi, listrik dll, tapi saya kira tidak akan selesai
dengan marah-marah, sinis, sindiran, prejudice, hujatan dll.
Beberapa persoalan bisa selesai kalau dikomunikasikan dengan baik, kalau
sungkan lewat milist bisa dilanjutkan lewat japri, tapi intinya milis ini
membuka barrier entry komunikasi dan bypassing birokrasi. Sangat disayangkan
jika sudah mulai bergeser dari tujuan semula sebagai ajang silahturahmi.
Saya juga salut buat Pak Taryoko dan dengan kerendahan hati saya mohon maaf
jika kata-kata saya kurang berkenan.

aan


*********** REPLY SEPARATOR ***********

On 2/25/2005 at 9:42 AM Judith MS wrote:

>On Thu, 24 Feb 2005 05:25:42 -0800 (PST), dedy wrote:
>> 
>> ibu judith kalau bos...bos om telkomnya ikut milis ini mungkin bisa
>mendengar dan melihat kalau gak ikutan yah sama aja bohong
>> 
>> [EMAIL PROTECTED]
>
>Rekan Dedy
>Setahu saya dari ribuan members milist awari ada PULUHAN rekan rekan
>dari Telkom yang berasal dari aneka divisi/divre di seluruh Indonesia
>tetapi entah apa yg ada difikiran rekan rekan TELKOM sehingga mereka
>sungkan bersuara ????
>sedikitnya ada dua petinggi Telkom yang ikut memantau milis ini dan
>kerap berkomunikasi via japri tetapi Pengalaman mengatakan Telkom
>sangat rentan terhadap kritik .
>Semakin dikritik manajemen Telkom semakin menutup diri dan selalu
>mencari justifikasi pembenaran dari kesalahan yang ada tanpa mau
>berusaha melihat akar permasalahan dari kasus tsb
>
>dulu beberapa kali sahabat saya Firgun ( yg sekarang hilang entah
>kemana ??? ) dan Kakandatel Jakarta Selatan yg saat ini mendapat
>Promosi menjadi Kadiv FWA Pak Dian Rahmawan sempat bersuara dan
>sekarang menghilang dan kini digantikan Pak Taryoko dari Semarang
>
>Apakah dari puluhan Ribu anak bangsa yang bekerja di TELKOM hanya ada
>segelintir manusia yang sudi berkomunikasi dengan komunitas jasakom
>dan warnet ???
>
>
>
>
>Judith
>
>
>Official Web Site : http://www.awari.or.id
>Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
>Web,archive: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet 
>Yahoo! Groups Links
>
>
>
> 
>
>
>
>
>
>-- 
>No virus found in this incoming message.
>Checked by AVG Anti-Virus.
>Version: 7.0.300 / Virus Database: 266.4.0 - Release Date: 2/22/2005





-- 
No virus found in this outgoing message.
Checked by AVG Anti-Virus.
Version: 7.0.300 / Virus Database: 266.4.0 - Release Date: 2/22/2005



Official Web Site : http://www.awari.or.id
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
Web,archive: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet 
Yahoo! Groups Links










Nizar G Bunyamin
PT Buskom - BandungInterpix Consult - BandungJl Cipatik No 91 Soreang
BandungPhone: +62 22 5891550 Fax +62 22 5894747Mobile : +62 (0) 817 2346610
+62 (0) 888 2000 147Mobile Thailand : +66 70496467  


[Non-text portions of this message have been removed]



Official Web Site : http://www.awari.or.id
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
Web,archive: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet 






Yahoo! Groups Sponsor



ADVERTISEMENT
 
<http://us.ard.yahoo.com/SIG=129s15e9f/M=298184.6018725.7038619.3001176/D=gr
oups/S=1705043695:HM/EXP=1109421834/A=2593423/R=0/SIG=11el9gslf/*http:/www.n
etflix.com/Default?mqso=60190075> click here


 
<http://us.adserver.yahoo.com/l?M=298184.6018725.7038619.3001176/D=groups/S=
:HM/A=2593423/rand=291745966> 

 

  _____  

Yahoo! Groups Links

*       To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/
  
*       To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<mailto:[EMAIL PROTECTED]> 
  
*       Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo!
<http://docs.yahoo.com/info/terms/>  Terms of Service. 



[Non-text portions of this message have been removed]



Official Web Site : http://www.awari.or.id
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
Web,archive: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke