rekan adri email ini akan saya teruskan kepada jajaran pejabat tinggi di Telkom sebagai bahan masukan
terimakasih wassalam jms On Wed, 2 Mar 2005 20:29:22 -0800 (PST), Adri Febrianto <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Wah, Mas Yanuar sudah did the right thing. > Pelanggan marah2, kita memang cuman bisa urut dada. Yach, habis mau gimana > lagi. Kita rasanya kan sudah berusaha maksimal. We share the same problem. > > Yang bikin saya agak kaget, saya datang ke kantor ISP saya, untuk > membiacrakan hal ini. > Saya ketemu dan duduk satu meja dengan marketing / customer support ISP saya. > > Terus terang, masalah ini bukan masalah pertama yg saya alami selama > berlangganan ADSL dgn ISP saya tersebut. Dan, di masalah-masalah sebelumnya, > saya memilih untuk "mengalah" saja, dalam artian, saya tidak terlalu menuntut > masalah cepat selesai, dan memilih untuk bersabar. > Baru di masalah ini, saya menjadi emosional. Karena, dari sejak berlangganan, > kayaknya sering sekali ada problem. Paling-paling hanya 1-2 minggu saya > menikmati , sisanya ketemu masalah, dan penyelesaiannya pun tidak sebentar, > dan membutuhkan usaha telpon sana-sini dan follow-up terus menerus. > > Terus terang, ketika saya bertemu dgn customer support ISP saya , saya memang > sudah agak emosi. Akibatnya, I raised my voice tone, ketika berbicara dengan > si customer support. Namun, bahasa saya tetap terjaga dan teratur, demikian > pula dengan perilaku saya ( saya duduk sopan dan tidak sambil memukul meja, > misalnya ). I surprised to find the respond and the answer from the customer > support person. Dia menjawab, " kalau Bapak seperti itu, saya tidak mau > melayani Bapak......", saya bilang, saya akan tulis di koran, sia bilang > silakan. > > Phew, baru kali ini saya ketemu customer support kayak gitu. Di mana > pendidikannya sbg customer support ? Berkali-kali saya berurusan dengan > customer support, baru kali ini ada customer support yg "berani" melawan > pelanggan, hanya dengan dalih, masalah ada di pihak Telkom. > Betul, Telkom yg bermasalah, tapi ISP kan juga ikut "berdagang" ADSL bersama > Telkom. > Kalo memang tidak bisa membereskan masalah dengan "partner dagang", ya jangan > jualan dong. > Ada kok ISP yang berani ambil tindakan putus hubungan dengan "partner"nya, > gara2 si partner ini bermasalah. > > Saya tidak dan belum sebut nama dan perusahaan, namun saya bersedia > membeberkannya bila memang diperlukan. > > Judith MS <[EMAIL PROTECTED]> wrote:yanuar lokasi anda dimana ? > tolong berikan info details > > jms > > On Wed, 2 Mar 2005 16:22:23 +0700, Yanuar <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > > > Telkom emang payah sering banget seperti ini, Pelanggan saya banyak yg > > marah-marah, dan yang saya bisa cuma mengurut dada > > saja...sabaaar!!....saya terpaksa pake Speedy karena memang tidak ada > > pilihan lain...hiks..sedih..sudah empat hari pelanggan saya > > komplaining terus...gimana dooonk mbah Telkom..tolonk kita pengusaha > > kecil.... > > __________________________________________________ > Do You Yahoo!? > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around > http://mail.yahoo.com > > [Non-text portions of this message have been removed] > > Official Web Site : http://www.awari.or.id > Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED] > Web,archive: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet > Yahoo! Groups Links > > > > > Official Web Site : http://www.awari.or.id Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED] Web,archive: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

