Belum tentu semua customer mau menggunakan linux. Tujuan kita membuka warnet sudah jelas, cari makan, tapi kalau kita buka warnet dengan menggunakan opensource dimana penggunanya hanya segelintir orang2 tertentu dan tidak semua orang mau belajar sewaktu diwarnet karena billing tetap berjalan. Dan yang lebih parah lagi, warnet tetangga menggunakan windows, mampus lah kita. 3 s/d 6 bulan, angka keramat bagi warnet pengguna opensource. bukan saya tidak setuju menggunakan opensource (sehari2 saya pribadi menggunakan linux suse 9.1), tapi itu loh, orang pada ngomong "Ah ribet lah pake linux, puyeng gue, drive a: susah banget di cari". Mungkin emang ada kalanya kita harus mengalah dan berdoa kepada kebijakan MS untuk menurunkan harga untuk negara yang miskin akibat korupsi para buaya darat kita ini. Dan mungkin ada baiknya ketua awari memohon kepada pihak microsoft untuk mengeluarkan surat semacam surat formulir kepada warnet yang berniat untuk bermigrasi dari bajakan ke original (tentunya surat tersebut harus menjamin keselamatan kita dari polisi setempat). Dengan begitu, kita yang memang berniat untuk bermigrasi dari bajakan ke original akan merasa lebih aman karena telah menandatangani formulir tersebut. Keadaan sekarang kan, MS ga jelas, pemilik warnet terancam padahal kita udah niat mau migrasi tapi tetep aja kena ama lintah darat (polisi sang penyedot), jadi percuma aja punya niat murni tapi kena juga. Microsoft, sadar om, dikau minta tolong sama mbahnya maling tuh, dia sendiri aja pake bajakan, kantor dki pake bajakan, hampir semua kantor, instansi pemerintah atau swasta menggunakan bajakan, kena warnet doang yang kena UELA. AMPUN DJJJJJJJJJJJJJJJ...................KITA MUNDUR KEJAMAN BATU JEK.......... ANDAI GUE LAHIR DI AMRIK........SEDIH GUE LAHIR DISINI.......HIKS HIKS.........
LAST WORD : mudah2an yang baca ngerti maksud gue. On 4/20/05, Gembong <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Alhamdulillah, Opa akhirnya muncul juga di milis kita tercinta ini, > saya terakhir ketemu opa waktu kumpul-kumpul di Bogor sebelum awari > terbentuk. > > On 4/20/05, Michael S. Sunggiardi <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > At 11:28 PM 4/18/2005 +0700, JMS wrote: > > > > Mas Pataka, tolong dijawab dengan sejujur-jujurnya, katanya ada salah > > > > satu anggota presidium awari yang punya warnet, pertanyaannya: > > > > > > > > 1. Alamat warnetnya dimana? > > > > Warnet saya ada tiga di Bogor ..... tadinya ada 8, kerja sama dengan orang > > lain, tapi rontok satu per satu .... alamat tepatnya bisa japri dah. > > Sebenarnya kami juga tahu keadaan & lokasi warnet Opa, cuma nyindir > saja sama yang lainnya. > > > > Ketiganya itu betul-betul warnet ... bukan game on line - bahkan cuma satu > > yang menggabung game on line dan warnet, yang dua ASLI warnet sejak 1996. > > > > > > 2. Apakah sudah migrasi ke open source, jika sudah distro yang dipake > > > > apa? > > > > Belum kepikir migrasi kesana, karena memang harus mendidik pelanggannya, > > yang nota bene lumayan susahnya. > > Bagi pengelola warnet betulan, tahu betul urusan mingrasi ke open > source tidaklah mudah (terutama yang non teknis). > > Sebetulnya beberapa pengelola warnet sudah mencoba migrasi ke open > source tanpa digembar-gemborkan lewat milis ini, tetapi yaitu karena > kendala non teknis, akhirnya hanya mampu bertahan antara 3 s/d 6 bulan > saja. > > > > > > > 3. Jika belum migrasi ke open source, apakah anda sudah memintanya > > > > untuk migrasi ke open source? > > > > Belum ada rencana kesana. > > > > > > 4. Jika sudah diminta tetapi belum juga migrasi, apa alasannya? > > > > Sulit mengubah kebiasaan pelanggan. > > > > Saya sering memberikan komentar sebagai usaha untuk penyeimbang > terhadap komentar yang seolah-olah warnet tidak mau migrasi ke open > source karena dianggap pemalas, dan komentar itu kebanyakan > dilontarkan oleh orang yang ternyata saat ini bukan pemilik/pengelola > warnet. > > Harapan saya semoga para pengurus awari bersikap bijak dalam melihat > permasalahan ini dan menyadari bahwa urusan migrasi ke open source > bukanlah masalah teknis belaka. > > Bagi warnet yang baru mau buka, saya menyarankan langsung menggunakan > full-linux, karena selain alasan pasarnya belum terbentuk juga alasan > akan lebih tenang dalam berusaha jika memakai open source. > Migrasi dari linux ke windows jauh lebih mudah dibandingkan migrasi > dari windows ke linux. > > rgds, gembong > > > Official Web Site : http://www.awari.or.id > Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED] > Web,archive: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet > Yahoo! Groups Links > > > > > Official Web Site : http://www.awari.or.id Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED] Web,archive: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

