Berikut kiriman berita dari teman Anda yang beralamat di:
[EMAIL PROTECTED]
----------------------------------------
Pesan Pengirim : 
please read
----------------------------------------

Selasa, 14 Juni 2005 00:00 WIB

Gunakan 'Software' Berlisensi, Biaya Jasa Warnet Naik



JAKARTA (Media): Biaya jasa bisnis warung internet (warnet) di Indonesia
naik. Pasalnya, para pengelola warnet perlu penambahan modal untuk
membayar lisensi penggunaan perangkat lunak dan penggunaan bandwith.

"Selain pembelian software itu, juga ada biaya bayar jasa bandwith,
listrik, dan tenaga kerja. Saya rasa untuk membuka warnet tidak hanya
selesai dengan membayar rekening listrik dan jasa penyedia sambungan
internet," kata Ketua Umum Dewan Presidium Asosiasi Warnet Indonesia
(Awari) Judith MS di Jakarta, kemarin.

Pernyataan Judith itu menyikapi disepakatinya Microsoft Software Rental
Agreement for Internet Cafe, antara PT Microsoft dan Awari pada 14 April
2005.

Dengan kenaikan biaya jasa tersebut, beberapa pengusaha warnet berencana
menaikkan tarif sewa warnet sekitar 20% dari biaya sewa tertinggi.
Secara resmi, soal besaran kenaikan tersebut, Awari menyerahkan
sepenuhnya ke setiap pengusaha warnet.

Sementara itu, untuk perangkat lunak (software) terbuka atau open
source, Awari bekerja sama dengan Kementerian Riset dan Teknologi dan
Kementerian Komunikasi dan Informasi untuk melegalisasi penggunaannya.

Penggunaan perangkat lunak dalam bisnis warnet tidak hanya pada sistem
operasi, tetapi beberapa aplikasi penunjang lainnya. "Aplikasi itu pun
tidak hanya dari Microsoft, tapi juga dari perusahaan lain, seperti
Adobe, antivirus, dan sebagainya."

Sementara itu, dari sisi tenaga kerja, pada bisnis warnet seharusnya
mendapat imbalan yang layak. Menurut Judith, kondisi pasar jasa internet
saat ini sangat tidak sehat, karena tarif yang berlaku di pasaran
memiliki gap yang sangat lebar antara tarif termurah dan tarif termahal.

Menanggapi hal itu, Direktur Small dan Mid Market Solution PT Microsoft
Indonesia Megawaty Khie mengungkapkan, khusus pengusaha warnet pengguna
produk Microsoft akan mendapatkan point reward.

"Kami sediakan beberapa produk seperti sprinter dan komponen networking
yang dapat ditukar dengan sejumlah poin," katanya. Jumlah poin yang
diperlukan berkisar dari 5 hingga 35 poin. (*/E-4)


----------------------------------------
Sumber: Media Indonesia Online
<http://www.mediaindo.co.id/cetak/berita.asp?Id=2005061323494027> 

Copyright � 2005 Media Indonesia Online. All rights reserved 


[Non-text portions of this message have been removed]



Official Web Site : http://www.awari.or.id
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke