Dear All.
 
Mohon maaf berikut ini hanya merupakan catatan kaki, tidak di tujukan untuk 
menciptakan polemik.
 
1. Pertama2 Saya menghaturkan SELAMAT atas terbentuknya AWARI Jakarta dan 
kepada Bapak Roy yang telah terpilih menjadi ketua,sekaligus team kabinetnya.
 
2. Tapi, jika boleh jujur saya sedikit karena kecewa atas out put pertemuan 
tersebut, yang hanya membidani solusi sebuah campaign yang tak menyentuh 
substansi masalah. Yaitu legal open source atau MS, yang menurut saya itu sudah 
menjadi kewajiban warga yang beradab, tanpa harus mengkesampingkan revenue yang 
menentukan hiidup matinya warnet.
 
3. Kehadiran kita (paling tidak saya) juga di gerakan atas kesadaran itu, 
artinya tanpa ada asosiasi pun legal itu merupakan fardlu bagi bisnis warnet, 
tapi di lain sisi, profit juga fardlu bagi bisnis apapun. Sedangkan fakta yang 
terjadi akibat migrasi omset warnet terjun bebas dan sistem administrasi jadi 
kacau balau. Ibaratnya komunitas pria yang biasa memakai celana tiba2 dipaksa 
menggunakan rok, untuk bermain sepak bola. 
 
4. Nah..!!yang saya sebut sebagai substansi masalah di depan adalah bagaimana 
Asosiasi ini menjadi pejuang bagi komunitas nya, dalam mempertemukan 
kepentingan profit dengan urusan melegalkan os. Kalau hanya berhenti pada 
campaign2an tanpa pertemuan ini akan menguap tanpa bekas.
 
5. Saya agak sedih mendengar statement ibu Judith yang enggan meminta kemudahan 
(yang disebutkan dengan diskon) kepada Microsoft, dengan mengusung alasan 
gengsi dan harga diri.
 
6. Karena menurut saya dalam bisnis apapun tawar menawar adalah merupakan hal 
yag sangat manusiawi (kecuali belanja di supermarket), istri saya pun belanja 
sayur di tukang keliling masih nawar, dan SBY juga nawar waktu kampanye pilpres 
dan nawar juga untuk bayar utang negara ke negara2 kreditur, dengan meminta 
penjadwalan (kemudahan). 
 
Jadi tawar menawar is very human  jika kita sampaikan dengan cara profesional 
dan proporsional, agar menghasilkan sesuatu yang syah dan menguntungkan semua 
pihak, serta tidak ada hubungannya dengan harga diri.  
 
7.Saya hanya ingin mengingatkan bahwa usaha kita ini menyangkut juga penyerapan 
tenaga kerja, jika kita terpaksa tutup karena tak sanggup menahan Over head, 
yang terkorbani tidak hanya pengusaha warnet, tapi juga tenaga kerja di 6500 
warnet.
 
8. Harapan saya (mudah2an kita), bung Roy dan team dapat lebih konkrit 
memperjuangkan komunitas ini dalam program kerjanya, yaitu dengan mempertemukan 
kepentingan profit dan legalitas pada tataran yang saling menguntungkan. 
 
Kita harus jujur, biar bagaimana pun MS masih lebih nyaman untuk di gunakan, 
tapi legalitas dan profit harus di letakkan dalam kerangka kesetaraan, untuk 
itu pada AWARI lah perjuangan kami titipkan, karena setahu saya asosiasi apapun 
esensi tugasnya adalah memperjuangkan kepentingan anggotanya, bukan pihak lain.
 
Sekali lagi ini hanya urun rembuk tanpa pretensi apapun, dan mohon jangan di 
jadikan polemik, serta mohon maaf jika ada yang salah ucap.
 
Wassalam
 
Aria
 
 

                
---------------------------------
Yahoo! Sports
 Rekindle the Rivalries. Sign up for Fantasy Football

[Non-text portions of this message have been removed]






Official Web Site : http://www.awari.or.id
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke