victor manahara wrote: > Saya setuju Awari segera menetapkan tarif minimal perjam, sesuai dengan OS > yang digunakan. Kalau nggak bisa secara nasional, ya per wilayah juga oke. > Misalnya Awari Jakarta Selatan menetapkan tarif minimal perjam warnet di > kawasan Jakarta Selatan. Sehingga nggak ada perang harga. Soalnya dengan > harus menggunakan software legal (terutama Windows) nggak masuk akal lagi > ada tarif Rp 3000,- per jam. Tarif Rp 4000,- - Rp 5000,- saya pikir masih > oke untuk warnet yang menggunakan software asli. Bila perlu Awari membuat > stiker yang wajib ditempelkan di pintu warnet anggota yang bunyinya: "Warner > Ini Menggunakan Software Legal, Member of Awari." Buat Pak Roy dan > teman-teman di pengurusan Awari Jakarta, saya minta untuk mengambil > inisiatif untuk menetapkan tarif minimal warnet. Bagi pengusaha warnet > seperti saya, yang punya modal pas-pasan, solusi ini paling realistis. > Daripada kita terus diskusi open source atau Microsoft yang nggak ada > ujungnya. Kalau hal seperti ini bisa dijalankan, saya pasti nggak ragu-ragu > lagi menggunakan software legal. Tidak seperti sekarang, mau beli software > asli dengan cicilan aja ragu-ragu, bisa nggak bayarnya tiap bulan dengan > tarif yang hanya Rp 3000,- perjam?
Jadi kepikiran, kampanye legal ini juga di arahkan ke user dgn tema kampanye: - Pilihlah warnet yang legal yang diberi tanda "Kami menggunakan software legal" bentuk kampanye selain dalam bentuk tulisan, selebaran, pin, stiker, etc. Biaya ditanggung sponsor terutama mereka yang jualan software :p -- Salam, ID http://tayuang.blogs.friendster.com/ -------- [EMAIL PROTECTED]:~$ uname -a Linux sphinx 2.6.9-x1 #1 Mon Nov 29 10:12:57 EST 2004 i686 GNU/Linux Official Web Site : http://www.awari.or.id Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

