Adi Jayanto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Tadi sempat mengecek beberapa warnet "kesayangan". tempat uplod dan 
donlod. letaknya, cukup jauh di tengah perumahan margahayu raya, bandung.

Ajaibnya, mereka masih setia dengan OS bajakan mereka. ketika saya 
"ancam" dengan *17 agustus ada sweeping untuk warnet yang pake windows 
bajakan*. mereka tidak gentar. katanya hanya warnet warnet di pinggir 
jalan (a.k.a buah batu, dago dan jatinangor) yang kena sweeping, warnet 
di dalam perumahan yang mojok, ndlesep, lewat gang senggol gak bakalan 
diperiksa.
===========================


 Saya adalah pemilik salah satu warnet di perumahan margahayu raya, lokasinya 
memang jauh didalam kompleks sehingga tamunya pun tidak jauh dari tetangga 
sekitar dan atau mereka yg kebetulan lewat atau bertamu ke rumah temannya.

Komentar saya buat kang Adi, gini kang..

 

Mudah2an warnet saya adalah salah satu warnet “kesayangan”  kang Adi.

 

Di ” ancam” tidak gentar.....  alasannya, ... Mungkin ada benarnya kalaupun 
nanti ada sweeping harapan kita sih yang lokasinya didalam perumahan, (atau 
kata kang Adi .. yang mojok  ndlesep, lewat gang senggol.). ,  kebagian 
sweepingnya ..  nanti aja kalee... 

atau alasan lain karena mereka sudah mempersiapkan perizinan dan menabung untuk 
beli original serta lisensinya, dan itulah yang sedang saya lakukan. Insya 
Allah 

(kan masih ada waktu sampai tgl 17 agustus..)


saya punya DUA opsi bila warnet warnet tersebut tidak kena sweeping:
(1) saya biarkan mereka asyik dengan os bajakan mereka, dan saya bisa 
tetap membayar fasilitas mereka.
(2) saya laporkan warnet warnet tersebut. kebetulan jumlahnya ada 6 
warnet, saya bisa dapat dana 300 juta untuk membuat warnet sendiri.

menurut bu judith, dan rekan rekan pengusaha warnet, apa yang harus saya 
lakukan? haruskah saya membiarkan kejahatan, atau membiarkan saya 
"membunuh" keenam warnet itu demi strategi bisnis saya?
================================================


Saya hanya berharap semoga dengan diberlakukannya UU hak cipta ini tidak 

menjadi penghambat proses belajar masyarakat khususnya dalam bidang teknologi 
komputer dan  internet, dan bagi para pengusaha warnet semoga dapat bersatu 
mencari solusi bersama, terhindar dari kondisi bersaing usaha yg tidak sehat. 

terutama semoga kita terhindar dari upaya saling “membunuh”(maaf saya pinjam 
istilah kang Edi) sesama teman usaha untuk kepentingan diri sendiri.  

catatan: keenam warnet tersebut (saya yakin) bukan anggota awari.
================================================

Yang ingin saya tanyakan: apakah setiap warnet wajib menjadi anggota AWARI, 
kemana daftarnya utk yg di Bandung? (hal ini pernah saya posting di millis ini) 
. Malah Tadinya saya mau daftarin langsung ke Ibu Judith saat menghadiri 
Louncing IGOS di Gd Ristek  Jkt, tapi saya keasikan menyimak presentasinya PSN 
jadi saya tidak sempat nyalami beliau.

 

Mohon maaf bila ada kata yang kurang berkenan

 

Erlan Effendy - Jitoe Net Bandung


                
---------------------------------
Meet your soulmate!
 Yahoo! Asia presents Meetic - where millions of singles gather 

[Non-text portions of this message have been removed]





Official Web Site : http://www.awari.or.id
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke