On Sat, 14 Oct 2006, Alexander Rusli wrote:
> Bapak2, > > Sebagaimana janji yang diberikan awal tahun. Awal tahun 2007 alokasi > frekuensi sudah dilakukan. > > Policy mengenai keseluruhan spectrum yang mungkin digunakan untuk BWA akan > dikeluarkan November akhir/Desember tahun ini. Ini juga akan take into > consideration semua pertimbangan dari berbagai pihak, yang tentunya juga > akan dikonsultasi publik-kan. Hmm jadi konsultasi publik akan dilakukan SESUDAH policy di keluarkan? koq bisa gini ya? Dalam penentukan sebuah policy, harusnya ada banyak study dibelakangnya harusnya bisa dilihat impact assessment yang long term dari sisi ekonomi dari sisi empowerment masyarakat dari sisi pengembangan R&D + pendidikan dari sisi industry harusnya dibuat dengan secara analitik .. Adakah study ini? bisakah dilihat secara transparan? > > Mengenai kondisi di 3.5 lisensi BWA yang pernah dikeluarkan juga tumpang > tindih, dan perlu ada solusi long term sehingga bisa ada business > sustainability. Sekarang ada 6 lisensi yang dikeluarkan, yang 6 ini saja > tidak kompak dalam arah solusi yang mereka inginkan - ini diluar penggunaan > untuk satelit. Yang jelas dibutuhkan solusi yang transparan for all, karena > yang saat ini terjadi adalah masing-masing pemain melakukan 'lobby-lobby' - > dan tentunya kita tidak bisa berpihak pada masing-masing pemain. > > Memang 'menunggu' seolah-olah lama, tapi toh tetap sesuai janji, jadwal > menunggunya konkrit. Yang kemarin akhirnya tidak jadi adalah memberikan > 'trial' license, karena tidak ditemukan jalan (baik pemikiran internal > maupun pemikiran dari luar) untuk memberikan trial license yang ada mekanise > 'take back' - karena trial tidak menjamin diberikan frekuensi, dan tentunya > aksi-aksi fate a'comply yang memberikan justifikasi bagi trial license > holder untuk mengatakan 'kami sudah invest' tidak bisa diberikan karena > berpotensi menimbulkan permasalahan lain dikemudian hari. > > Wass, > Alex > > -----Original Message----- > From: Michael S. Sunggiardi [mailto:[EMAIL PROTECTED] > Sent: Saturday, October 14, 2006 7:58 PM > To: [EMAIL PROTECTED]; Alexander Rusli > Cc: [email protected]; SOFYAN JALIL; Basuki Yusuf Iskandar; > [EMAIL PROTECTED] > Subject: Re: [asosiasi-warnet] oot: Perlindungan Konsumen dan Gugatan > keTELKOM > > Kalau saya jadi menteri atau jadi dirjen postel, rasanya sama seperti yang > dialami oleh Bapak-Bapak sekarang, bingung dan pusing, karena sudah salah > jalan memberikan ijin pada frekwensi-frekwensi yang tiba-tiba menjadi > frekwensi untuk umum. > > Hanya saja, dibutuhkan kebijaksanaan, pandangan ke depan dan ketegasan atas > semua keputusan yang sudah diambil. > > Sebetulnya, sampai saat ini belum jelas dan fix tentang frekwensi yang akan > dipakai WiMAX, karena masih tarik-tarikan dari vendor-vendor besarnya, > makanya, "menunggu" adalah suatu yang paling bijaksana, dan rasanya > Bapak-Bapak yang ada di Kominfo pasti mengetahui dengan pasti semua > permasalahannya. > > Yang ditakutkan adalah berlomba-lomba-nya pihak oportunis untuk meminta > alokasi frekwensi yang bakal menjadi frekwensi WiMAX, lalu dengan > "transparan" Bapak-Bapak meluluskan permintaannya, sehingga nantinya akan > membuat konflik dan "perang" dengan banyak pihak. > > Kalau sudah kadung memberikan ijin, akan lebih bijaksananya, jika kita > melihat ke "pasar", frekwensi berapa saja yang banyak dipakai oleh > negara-negara lain, sehingga masyarakat luas tidak akan kesulitan untuk > memanfaatkan teknologi WiMAX tersebut. Karena kalau memaksakan menggunakan > frekwensi yang jarang dipakai, maka selain akan kesulitan mendapatkan > peralatannya, pengguna akan kucing-kucingan menggunakan perangkat dengan > frekwensi yang sudah "dibeli" oleh operator tertentu. > > Jadi ...... "menunggu" adalah yang paling terbaik. > > > Opa > > > At 06:41 PM 10/14/2006 +0700, Onno W. Purbo wrote: > > >> On Sat, 14 Oct 2006, Alexander Rusli wrote: >> >>> Kalau BWA/WIMAX masih ada opsi 2.3, 2.5, 3.3, 5.7, 10.5 - tapi kalau >>> satelit opsi limited, mana filingnya involve external body. Gitu loh...:) >>> bukan soal Telkom aja, karena disitu juga dipakai Indosat dan PSN >> >> >> >> Sudah dilakukan analisa ekonomis? >> Extended C-band paling juga livetime-nya gak akan lama (10 tahun)? >> >> >>> >>> -----Original Message----- >>> From: "Onno W. Purbo" <[EMAIL PROTECTED]> >>> Date: Sat, 14 Oct 2006 11:55:24 >>> To:[email protected] >>> Cc:SOFYAN JALIL <[EMAIL PROTECTED]>, Basuki Yusuf >>> Iskandar <[EMAIL PROTECTED]>, ALEX RUSLI >>> <[EMAIL PROTECTED]>, "Michael S. Sunggiardi" >>> <[EMAIL PROTECTED]>, [EMAIL PROTECTED] >>> Subject: Re: [asosiasi-warnet] oot: Perlindungan Konsumen dan Gugatan ke >>> TELKOM >>> >>> >>> >>> On Sat, 14 Oct 2006, judithms wrote: >>> >>>> Kang Onno >>>> mungkin tidak ikuti perseteruan freqwensi yang saat ini terjadi di 3,5 > ... >>>> gimana mau dihilangkan ijn lisensinya .. wong di media tercantum yang > sudah >>>> ada saja mau di gusur karena permintaan TELKOM ? >>>> entah mengapa kebijakan regulasi di negara ini selalu berpihak kepada >>>> Incumbent besar apakah tidak disadari walau sekecil apapun UKM atau >>>> pengusaha bisnis lain tetapi selayaknya memiliki hak yang sama di negara >>>> ini .. >>> >>> >>> >>> Itukan menurut JMS :) .. >>> Emang demikian kata DEPKEU & DEPKOMINFO? >>> > > > > > Official Web Site : http://www.awari.or.id Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

