Sepertinya sekarang kita melihat konspirasi besar untuk membuat orang Indonesia
jadi lebih bodoh lagi, lebih terbelenggu dan lebih terkebelakang dibanding
zaman penjajahan (siapa saja aktornya? pasti tau dah...). Oknum aparat dengan
dalih penegakan hukum sepertinya selalu salah tangkap. Yaahh.... pokoke
bingunglah... andai ada satu OS & SW opensource (free & user friendly kaya
Win***s bagi kalangan awam komputer seperti saya) tentunya masalah ini tidak
akan jadi benang kusut.. Paling2 tetap masalah pungli... klo itu mah wajar...
soalnya kita selalu bangga dengan seragam... :D ato malah kurang ajar.... ga
tau lah... saya cuma seorang user yg berharap warnet langganan saya selalu
eksis dan semakin baik servisnya (terutama harga & speed).
ote:
ya, saya sepakat dengan Pak Opa..
sertifikasi membuat penambahan pungli tambahan lagi..
drakkiee
--- In [email protected], "Michael S. Sunggiardi"
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Pak Yamin,
>
> Saya pribadi nggak setuju sertifikasi-sertifikasi-an, karena
dengan adanya
> sertifikasi, kita akan membuat satu komunitas yang akhirnya akan
> menghasilkan bodong-bodongan lagi. Sama kejadiannya seperti neon
box Legos
> ini.
>
> Dari awal konsep warnet dicetuskan di tahun 1996, keberadaan
warnet adalah
> untuk memperbesar pengguna Internet karena Indonesia menghadapi
kendala
> dimana masyarakatnya tidak mampu (tidak mau) membeli komputer.
>
> Visi dan misi yang sudah jelas ini, akhirnya hancur lebur dengan
masuknya
> orang-orang yang tergolong cuma mau dapet duit dan mau cepet kaya,
atau
> bahkan ada yang menggunakan warnet sebagai "barang dagangannya",
persis
> seperti jualan permen di bus kota. Kelompok bonek (bukan BoNet)
inilah
> yang merusak tatanan warnet yang sudah ada, bisa dilihat di tahun
1998,
> pada saat boom bisnis warnet, ada lebih dari 200 warnet dalam satu
kota
> skala menengah.
>
> Jadi, inti persoalan dari bajak-membajak, mengail dalam air keruh
dan
> saling potong di bisnis warnet adalah mengupayakan membangun
komunitas
> warnet yang solid dan bersih.
>
> Kenyataannya, SUSAH SEKALI mengendalikan komunitas yang
penyebarannya besar
> dan berasal dari berbagai akar yang nggak jelas, sehingga akhirnya
warnet
> di cap sebagai sarang penyamun, sarang maksiat dan tempat ngumpul
yang
> berkonotasi negatif.
>
> Upaya membentuk komunitas yang punya warna dan bersih ini boleh
dibilang
> sia-sia, seperti melempar garam ke laut, karena pada kenyataannya
> perkembangan warnet sudah tidak terkendali, berbagai konflik
internal
> terjadi, yang ujungnya sebetulnya adalah DUIT.
>
> Kalau punya waktu membaca arsip milis ini, dari awal pembentukan
komunitas
> Awari ini, saya selalu bilang, bahwa kalau mau sukses membangun
warnet,
> kita harus punya diferensiasi, harus punya warna berbeda dengan
warnet
> lain, jangan mengekor bisnis yang sudah ada - begitu laku jualan
duren,
> serentak satu jalan jual duren semua.
>
> Tipikal orang Indonesia memang seperti begitu, membebek terus-
terusan tanpa
> mikir ba dan bu, sehingga akhirnya, terjadi persaingan yang tidak
sehat dan
> merontokan bisnisnya secara keseluruhan. Lihat juga bisnis jualan
komputer
> yang untungnya hanya 2 - 3% saja, bahkan ada yang memperhitungkan
> keuntungan hanya dari blind bonus akhir tahun, juga bisnis taxi di
Jakarta,
> dimana semua taxi di cat warna biru, supaya mirip dengan Blue
Bird, karena
> Blue Bird memberikan layanan yang terbaik untuk pelanggannya.
>
> Sebetulnya, solusi terhadap kejadian ini adalah membuat pengusaha
warnet
> menjadi lebih pinter dan lebih sensitif terhadap lingkungannya,
tetapi saya
> sudah coba semuanya, dijalankan berbagai upaya dalam kurun waktu
lebih dari
> lima tahun dan hasilnya selalu kembali ke nol, sehingga saya jadi
putus asa
> dan tidak punya lagi solusi yang tepat untuk mengatasi hal ini.
>
> Dari renungan secara intensif selama lebih dari enam tahun terjun
ke
> komunitas dan masyarakat TI Indonesia, saya menyimpulkan bahwa
yang paling
> penting dalam kasus ini adalah pendidikan dasar yang harus
dibenahi,
> sehingga diharapkan, dalam lima atau sepuluh tahun ke depan, dapat
> menumbuhkan enterprener warnet yang handal, tidak sekedar membebek
dan
> meng-eksploitasi komunitas dan yang paling penting dapat berperan
dalam
> kemajuan TI di Indonesia.
>
>
> Opa
>
>
>
>
> At 01:17 PM 11/3/2006 -0800, you wrote:
>
> >Beberapa waktu lalu sempat terlintas ide dari beberapa anggota
milis ini
> >untuk melakukan sertifikasi warnet. Singkatnya seperti yg
dilakukan MUI
> >melalui sertifikasi halal dgn bukti selembar sertifikat. Untuk
warnet
> >mungkin sertifikat tersebut dapat bertuliskan Warnet Yang Baik
dan Benar.
> >
> >Tahapan untuk memperoleh sertifikat yang baik dan benar dapat
dimulai dari
> >(1) penggunaan software yang legal dan perijinan yang lengkap;
kemudian
> >diikuti (2) dengan penataan perangkat warnet untuk mencegah
perbuatan
> >maksiat dan kriminal; selanjutnya (3) pengaturan bagi pengunjung
warnet
> >berupa pembatasan waktu penggunaan untuk di bawah umur dan
pencatatan
> >identitas pengunjung.
> >
> >Seandainya sertifikasi untuk warnet berjalan dgn baik, warnet
tidak perlu
> >lagi memikirkan ada tidaknya neon box yang bertuliskan LegOS --
baik yang
> >diberikan secara gratis untuk warnet yang menggunakan software
berbayar
> >ataupun yang diperoleh dengan membeli untuk warnet yang
menggunakan
> >software tidak berbayar. Tidak perlu lagi memperhatikan siapa
pelanggan
> >yang bertandang dan apa yang dilakukannya di warnet. Tidak perlu
lagi
> >mengkhawatirkan kunjungan mendadak dari orang tua yang mencari
anaknya.
> >Tidak perlu lagi was-was menunggu panggilan dari aparat
kepolisian atas
> >tuduhan cybercrime.
> >
> >tabik,
> >
> >Yamin
>
---------------------------------
Want to start your own business? Learn how on Yahoo! Small Business.
[Non-text portions of this message have been removed]
Official Web Site : http://www.awari.or.id
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/