Itu diluar biaya yang masuk ke kantor. Karena menurut mereka, istalasi
setelah meteran PLN (mulai terminal Sekering s/d titik2 lampu)
harusnya dilakukan oleh mereka juga. Hebat tidak? sudah monopoli
listrik, mau monopoli instalasi di setiap bangunan rumah juga.

Yang masuk ke kantor PLN masih ada lagi yg gede yaitu uang jaminan.
Jaminan apa coba?

Dan betul sekali, waktu itu kami mesti nebus meteran listrik, 200 rb
lagi. Karena beda bagian dengan bapak yang bagian pasang baru.

Belum tiap bulannya, di rekening PLN kami, juga terbebani PAJAK
PENERANGAN JALAN. Dari 1 juta tarif listrik, kenanya berkisar 80 rb
s/d 100 rb/bulan.
Herannya, ngomongnya PLN masih rugi terus tuh, apa pada ga bisa ngitung.

Tapi saya liat, memang birokrasi negara ini benar2 sakit. Lihat saja,
sama BABU (tkw) aja mereka tega peras saat akan berangkat keluar dan
saat mereka balik dari luar.

Yang perlu diperhatikan adalah PBB, tempat kami tahun kemarin 900 rb
tahun ini naik menjadi 2.4 juta. Apa2an nih... kayak kost sama negara
aja. Kalo ga kuat bayar, ya apa kita mau diusir dari rumah sendiri?

Sakitnya masih terasa sampai sekarang, soalnya bukan uang yang
mencarinya mudah, sampai mesti jualan neon LEGOS segala. Mudah2an
negri ini segera diberikan hidayah-Nya.



>     
>   Sahala :
>     
>     5 jt --> biaya gambar saja ? 
>   atau sudah 1 paket = Uang  Jaminan Langganan, Biaya Pasang dan
Gambar ?
>     
>     
>     Salam,
>   Sahala
>     






Official Web Site : http://www.awari.or.id
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke