On Monday 16 July 2007, wadi wijaya wrote:

> juga soal waktu utilisasi, bukan hal aneh kita lihat warnet operasi 24 jam,
> sementara kantoran paling cepet jam 7 pagi, jam 4 udah bubar menyisakan yg
> lembur, yg workaholic (huebatt loh :) ), dan yg nungguin macet reda,
> tipikal nya kan 9-to-5 alias 8-9 jam sehari .
>
> Hal-hal seperti ini yg menurut para ISP membuat mereka membuat 2 jenis
> kelas "warnet"dan "office" :) hanya sekedar sayup-sayup loh saya denger hal
> ini, gak tau apakah beneran ini alasan mereka atau bukan.

Ini tidak salah, praktik pembagian traffic (dengan pola rasio) masih terjadi 
di kalangan ISP. Misalnya, ada ISP menjual akses SOHO dan personal time based 
dengan durasi yang berbeda, SOHO 9 to 5, personal sebaliknya 5 to 9. Efisensi 
akses dapat diperoleh, tidak menipu pelanggan, kualitas tetap terjaga, margin 
keuntungan dapat dipertahankan. Bandwidth tidak menganggur sia-sia (optimal).

Kalau jaman dulu, memang ada ISP nakal, yang tidak jujur dalam pembagian tapi 
sekarang ini, ketatnya persaingan memaksa mereka untuk semakin transparan dan 
menjaga fairness serta tingkat kualitas layanan. Kalau sharing ya akan bilang 
sharing, harganya pun lebih murah dan kualitasnya pun harap maklum :) itulah 
sebabnya kenapa sekarang kecenderungannya, nantinya, ISP pun akan ada kelas, 
klasifikasinya jelas. Sehingga pelanggan bisa menilai, mana yang paling pas.

Sebagian ISP, juga menyasar segmentasi tertentu, misalnya hanya corporate dan 
tidak melayani warnet. Karena memang konsentrasi layanan mereka pada segment 
tersebut, misalnya ISP yang melayani gedung perkantoran, metro ethernet dlsb. 
Ada banyak alasan kenapa ada ISP yang pilih-pilih pelanggan, antara lain demi 
kemudahan dan konsentrasi terhadap kualitas layanan. Menangani konsumen yang 
beragam segmentasinya, membutuhkan lebih banyak sumber daya. Pasar yang sama, 
seragam, homogen, sejenis, seringkali bisa lebih menguntungkan untuk dilayani

Alasan bahwa warnet bersifat eksesif dalam utilisasi saluran akses, bisa jadi 
memang menjadi salah satu alasan, kenapa ISP enggan melayani warnet. Tetapi, 
sebenarnya alasan utamanya adalah: ISP ogah capek dicereweti :) warnet memang 
mudah sensi dan sangat bawel terhadap ISP, sedikit gangguan saja akan protes 
tiada akhir dan banyak menuntut, kompensasi restitusi, percepatan perbaikan, 
respon customer care dlsb. Ini diperparah dengan SDM yang rendah pemahaman 
dan kemampuan teknisnya ditambah tingkat stress warnet yang selalu ditekan 
tuntutan pengunjungnya. Sebab kalau tidak dituruti, pelanggan kabur ke warnet 
sebelah. Itu sebabnya tidak banyak ISP yang rela melayani warnet. Kalaupun 
mau melayani, umumnya dengan persyaratan yang jauh lebih ketat dibandingkan 
pelanggan corporate maupun personal. Padahal, bagi ISP, melayani corporate 
lebih profitable dibandingkan warnet. Untuk mempermudah alasan, mereka akan 
mengatakan (menolak warnet) karena alasan akses yang eksesif tadi, padahal 
sih tidak begitu, bukan itu sebabnya. Tidak ada dasar secara teknis.

Karena secara teknis, seharusnya tidak ada masalah apakah utilisasi warnet 
bersifat eksesif atau corporate yang bersifat on demand. Karena ISP menjual 
kapasitas bukan utilisasi. Gampangnya, mau eksesif atau tidak, jatah pipanya 
(saluran akses internet) ya tetep segitu. Misalnya ada warnet dan corporate, 
masing-masing dijatah 128 kbits, apakah ada pengaruhnya bagi ISP apabila si 
warnet link-nya penuh terus dan yang corporate landai-landai? Tentu harusnya 
TIDAK ADA PENGARUH. Kecuali, tentu saja apabila ISP tsb. curang. Tidak fair 
dan transparan dalam membagi kapasitas. Atau sengaja jual kembali kapasitas 
jatah pelanggannya (karena utilisasinya rendah), padahal dia seharusnya kalo 
jujur ya musti nambah kapasitas backbone-nya.

-- 
Regards,

Pataka


Official Web Site : http://www.awari.or.id
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke