Ramai masalah prospek bisnit warnet, jadi ingat sekitar tahun 1998 dimana orang 
lagi booming mendirikan wartel karena pada saat itu telp masih susah. Bisnis 
warnet sekarang ini sama dgn wartel pada tahun 1998, orang berlomba2 mendirikan 
wartel, tapi akhirnya gimana, seleksi alam...mati satu per satu, sama dengan 
bisnis warnet ini pada akhirnya. peluang bisnis warnet paling tinggal 2-3 tahun 
kedepan, karena koneksi saat ini  udah semakin murah.

Nizar Bunyamin <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                               Apapun 
jenis bisnisnya menurut saya bukan di masalah prospektif atau tidak
 prospektifnya, melainkan dari sisi bisnis modelnya, Air ASia berdiri dimasa
 keruntuhan airlines tapi mampu menjadi entitas bisnis yang taking profit
 from day one of operation. Menanyakan apakah suatu bisnis prospektif atau
 tidak sama saja dengan berniat menjadi follower, di semua  jenis bisnis
 akan selalu ada  yang berjaya dan ada yang runtuh, walau di bisnis yang
 sifatnya konsesi seperti minyak, ataupun di bisnis yang persainganya secara
 regulasi diatur untuk sedikit, tetap saja selalu ada yang jatuh. Jadi
 menurut saya feeling dan hitungan pribadi lah yang akan menjawab pertanyaan
 ini.
 
 On Dec 27, 2007 10:46 PM, wadi wijaya <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
 
 >   secara prospek target pasar memang menjanjikan.
 > negara berpenduduk banyak seperti Indonesia memang lahan bisnis yg sangat
 > bagus, apapun itu industri dan produknya.
 > opini saya, yg perlu lebih mendapat perhatian adalah iklim bisnisnya.
 > Kayaknya sich persaingan makin lama makin ketat, ada persaingan yg kurang
 > sehat pula. Juga ini adalah kecenderungan bisnis UKM, bukan skala
 > raksasa-internasional macam telko dan airline, di mana struktur
 > permodalannya bisa dapat suntikan dari mana-mana.
 >
 > salam sukses
 > -wadi-
 >
 > Irwin Day <[EMAIL PROTECTED] <irwin.day%40gmail.com>> wrote: Mengapa
 > warnet masih prospek?
 >
 > silahkan dipikirkan sendiri angka-angka di bawah:
 >
 > 1. Jumlah pendudu 250 juta
 > 2. Jumlah pengakses internet 20 juta
 > 3. Jumlah komputer di indonesia kurang lebih 6 juta
 > 4. Tingkat penghasilan yang rendah menyebabkan komputer masih menjadi
 > "barang mewah"
 > 5. Walaupun dibeberapa kota harga akses internet sudah ada di kelas
 > 200ribu/bln, tapi disebagian besar wilayah Indonesia harga akses masih
 > terhitung (sangat) mahal.
 >
 >
 > ---------------------------------
 > Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it
 > now.
 >
 > [Non-text portions of this message have been removed]
 >
 >  
 >
 
 [Non-text portions of this message have been removed]
 
 
     
                               

       
---------------------------------
Never miss a thing.   Make Yahoo your homepage.

[Non-text portions of this message have been removed]



Official Web Site : http://www.awari.or.id
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke