Rekan2,

Kemarin 2 hari yang lalu ada razia polisi terhadap beberapa warnet di wilayah 
Banjarnegara-Jawa Tengah dan ada beberapa kejadian yang saya sikapi:
 
1. Polisi yang merazia dari bagian reskrim bukan intelkam dan tanpa surat 
tugas. :)
2. Polisi mempermasalahkan windows home -> hanya boleh dipake dirumah sesuai 
dengan artinya. home = rumah :) padahal windowsnya original semua.
3. Polisi mempermasalahkan microsoft office yang dipakai (memang warnet ini 
menggunakan yang bajakan).
4. Polisi tidak mempermasalahkan software lain yang notabene lebih mahal dan 
lebih gawat dalam kasus pembajakan HAKI ini mis: autoCAD, corel, Photoshop dll.
5. Polisi meminta print out billing, karena pengin tahu berapa hasil per hari 
???????:)
6. Polisi membawa server billing lengkap dengan monitor, mouse, keyboard, CPU.
7. Waktu disidik di kantor Polisi ternyata waktu membuat laporan mereka sering 
salah dalam menuliskan istilah perkomputeran dan salah mengetikan nama 
microsoft dll.
8. Polisi ternyata juga menggunakan OS bajakan juga.............?&*#$@
 
Alhasil dari semua diatas mereka mengembalikan hasil razia tanpa memunggut 
biaya apapun................ Kasihan deh loe.
 
Buat rekan-rekan pengalaman ini semoga menjadi acuan kalau ada yang merazia 
mohon untuk lebih teliti sebelum terjadi yang lebih parah.
 
Salam,
Js














      

[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

Official Web Site : http://www.awari.or.id
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke