tapi kejahatan lewat HP teuteup ada kan pak? :) yang menjadi masalah ketika user mulai "bosen" kudu "nitip" ktp tiap kali ke warnet. sedangkan hubungan user dan warnet yang "akut" bisa sampe 3-5 kali seminggu. saya pribadi sih enggak keberatan, suruh "nitip" KTP. tapi tentu saja harus ada "Privacy Policy" yang jelas dari si warnet tersebut.
Pada 24 November 2008 17:00, Pataka <[EMAIL PROTECTED]> menulis: > Salam, > > On Nov 24, 2008, at 4:38 PM, Adi Jayanto wrote: > >> Kita tunggu kelanjutan aturan ini. Apakah akan jadi hal positif, atau >> negatif bagi cashflow warnet... > > Kenapa kok harus menjadi negatif? Pengguna seluler pra bayar juga > disyaratkan registrasi identitas dan sudah beberapa tahun justru > populasinya kini sudah 120 juta. Setiap masuk gedung apapun di Jakarta > juga selalu diminta kartu identitas, dicatat bahkan ditinggal kartunya > dan tidak ada yang protes. Kalau berpikir positif seharusnya tidak > perlu ada kekhawatiran apapun. Biasa saja karena ini wajar dan nggak > ada anehnya. > > _______ > Regards, > > Pataka -- Adi D. Jayanto "YU ekstrim ke AI, AI juga bisa ekstrim sama YU!" via archive mail. ------------------------------------ Official Web Site : http://www.awari.or.id Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

