betul banget pak, KTP palsu itu bukan tanggung jawab warnet. yang jadi masalah, seberapa "besar" data yang harus diserahkan user ke warnet. kalo cuma nomer dan nama sih "antrian" enggak bakalan panjang. tapi kalo kudu nyatet alamat, nomer telepon dll, apalagi nanti harus "nyimpen kopi" kan refot...
kita semua emang belum tau pelaksanaannya kayak apa. tunggu aja dulu. Pada tanggal 25/11/08, Irwin Day <[EMAIL PROTECTED]> menulis: > Nggak ada yang istimewa dari pencatatan identitas, itu sudah hal yang > biasa. Mereka yang terbiasa ke hotel, kantor swasta/pemerintah pasti > sudah biasa di mintai identitas. Bagaimana dengan KTP palsu? Kalau > KTP-nya palsu pun bukan tanggung jawab warnet. Menyikapi setiap > regulasi dengan negatif tidak membantu anda mendapatkan solusi. > > Contoh pernyataan di atas adalah bagaimana kiat seorang pengusaha > membuat sebuah regulasi menjadi sebuah kesempatan untuk berpromosi dan > mengikat pelanggan. > > -- > Salam, > ID > http://irwinday.web.id -- Adi D. Jayanto "YU ekstrim ke AI, AI juga bisa ekstrim sama YU!" via archive mail. ------------------------------------ Official Web Site : http://www.awari.or.id Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

