From: [email protected]
Date: Mon, 8 Feb 2010 01:35:02 +0800
Assalammu' alaikum warahmatullahi wabarakatuhu
Ana ditanyakan seorang Ikhwan, tentang kejadian dimana Seorang Akhwat yang
Memenuhi keputusan Ibunya yang memilih Agar Akhwat tersebut menikah dengan
seseorang, padahal Akhwat itu mencintai Ikhwan ini. Pertanyaan Ana :
1. Apakah Keputusan Akhwat tsb sudah keputusan yg benar, mengingat Sebenarnya
Akhwat tsb mencintai Ikhwan ini ?
2. Apakah dalam Syariat Islam, seorang Anak wajib memenuhi keputusan Ibunya
untuk menikahi pilihan Ibunya? Apakah bentuk kedurhakaan, jika tidak mengikuti
kemauan Orang tuanya dalam hal ini ?
Mohon, agar diberi petunjuk dalam masalah ini. Terima Kasih
_________________________________________________________________
Apabila telah muncul benih-benih kasmaran, memang agak sulit bagi seorang
ikhwan menerima kenyataan seperti itu...
1). Keputusan akhwat memenuhi keinginan ibunya adalah keputusan yang benar.
Sebagaimana hal ini dinasihatkan oleh Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz
kepada seorang pria untuk mengikuti keinginan ibunya.
http://www.almanhaj.or.id/content/1730/slash/0
Hak seorang ibu sangat besar. Berbakti kepadanya termasuk kewajiban
terpenting. Yang saya nasihatkan kepada anda adalah agar tidak usah
menikahi wanita tersebut yang tidak diridhai oleh ibu anda. Karena
seorang ibu adalah orang yang harus paling didengar nasihatnya.
Kemungkinan ibu anda mengetahui akhlak wanita tersebut yang akan
membahayakan diri anda. Sementara wanita selain dia masih banyak lagi.
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman.
"Artinya : Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan
mengadakan baginya jalan ke luar. Dan memberinya rezeki dari arah yang
tidak disangka-sangkanya". [Ath-Thalaaq : 2-3]
Tidak diragukan lagi bahwa berbakti kepada ibu termasuk perbuatan
takwa, kecuali kalau si ibu bukan termasuk orang yang taat beragama,
sementara wanita yang akan dilamar justru yang konsekuen terhadap
ajaran agama dan bertakwa. Kalau memang yang terjadi adalah realitas
kedua yang kami sebutkan, maka anda tidak wajib taat kepada ibu anda,
berdasarkan sabda Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam.
"Artinya : Sesungguhnya ketaatan itu hanya dalam kebajikan"
2). Perlu ia ketahui bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala telah menciptakan kaum
wanita yang banyak di belahan bumi Timur dan Barat selain wanita yang dimaksud.
Apakah kemudian pilihannya hanya terpaku pada gadis ini saja?!
Cobalah pemuda itu mencari gadis lain yang diridhai oleh orang tuanya.
Ibu mau menerima. Ayah juga mau menerimanya. Gadis yang tipenya sesuai
dengan keinginannya dari sisi rupa, tingkat keagamaan, nasab dan status
sosial serta persetujuan orang tua. Wanita dinikahi karena empat
perkara, yaitu karena kecantikan, harta, nasab dan agamanya. Tinggal
perkara nomor lima, ialah ridha orang tua.
Wallahu a'lam
------------------------------------
Website anda http://www.almanhaj.or.id
Berhenti berlangganan: [email protected]
Ketentuan posting : http://milis.assunnah.or.id/aturanmilis/
INFO:
Saat ini domain assunnah.mine.nu telah diambil alih (direbut) oleh pihak yang
tidak diketahui. Isi dan kandungannya tidak ada hubungannya dengan pengelola
sebelumnya.
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/assunnah/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/