Assalamualaikum, ikhwah fillah.
Sebenarnya esensi yg diinginkan dalam istilah "bedah buku" ataupun istilah
lainnya adalah dakwah. Bagi kita dgn level pencari ilmu tugas kita adalah
memperbanyak langkah mencari ilmu dgn hati yg ikhlas, insya Alloh amalan kita
akan dicatat oleh Alloh Azza WaJalla. Mari kita doakan para panitia tsb. Dan
kita berbaik sangka pada mereka semoga niat mereka berdakwah dgn label apapun
adalah ikhlas lillahi ta'alaa dan bukan selain itu, insya Alloh.
Ikhwah fillah, mari kita sibuk mengukur niat dan amalan kita masing2 daripada
sibuk debat dalam hal istilah. Karena sebagaimana yg dengar dari nasehat para
asatidzah ahlussunnah bahwa dakwah kita ini berat dan marilah kita saling
menolong agar dakwah yg berkah ini menjadi ringan. Dan bukan saling mencari
kelemahan dalam tataran yg tdk penting.
Demikian, dari saudaramu, Abdul karim ibnu Abdul Azis. Wassalamu alaikum
warohmatullohi wabarokatuh.
-----Original Message-----
From: fuad iskandar
Sent: 09/05/2011 16:13:33
Subject: RE: [assunnah] Istilah "Bedah Buku".
apakah layak acara bedah buku buku dilaksanakan di masjid ?sebabnya ndak layak
kenapa yaa? afwan
From: [email protected] <[email protected]>
Subject: RE: [assunnah] Istilah "Bedah Buku".
To: "[email protected]" <[email protected]>
Date: Saturday, May 7, 2011, 4:57 AM
Saya setuju dengan pendapat antum, jadi kalau bedah buku adalah 'sosialisasi
buku' yg otomatis akan mendongkrak penjualan buku tersebut, apakah layak acara
bedah buku buku dilaksanakan di masjid ?
-----Original Message-----
From: Hary Priyatna
Sent: 06-05-2011, 19.35
To: [email protected]
Subject: [assunnah] Istilah "Bedah Buku"
Assalamu' alaikum warohmatullahi wabarakatuh,
Seringkali dalam acara tabliq Ustadz-ustadz, diberi embel-embel "bedah buku".
Saya ada rasa mengganjal tentang pengertian "bedah buku". Beberapa definisi dan
pemahaman menerangkan bahwa pengertian "bedah buku" disimpulkan sebagai berikut:
"Bedah buku adalah pembicaraan mengenai buku dengan melibatkan beberapa orang
atau forum untuk berdiskusi, adatokoh atau bahkan pengarangnya sendiri ikut
terlibat. Pendapat/penilaian tentang buku yang dibedah dapat disimpulkanlebih
obyektif karena berdasarkan pendapat para ahli di bidangnya".
Dalam sebuah bedah buku yang bersifat ilmiah, biasanya sebuah buku/tulisan
dikritisi oleh bukan penulisnya, baik yang berkaitan dengan gaya bahasa,
isi/bobot tulisan, rujukan-rujukan yang diambil oleh sang penulis, dan
lain-lain. Biasanya dari hasil bedah buku, akan ditarik kesimpulan tentang
"kekuatan-kekuatan" dan "kelemahan-kelemahan" sebuah buku, berdasarkan
pandangan pembedah.
Jadi, kalau "bedah buku" dilakukan hanya oleh penulis, dengan menyampaikan isi
buku dalam suatu forum/majelis, yang tidak ada kritisi terhadap buku tersebut,
sebaiknya disebut "sosialisasi buku" atau tabliq dengan materi buku yang
ditulis oleh pemateri.
Wassalamu' alaikum warohmatullahi wabarokatuh,
Abu Faisal
------------------------------------
Website anda http://www.almanhaj.or.id
Berhenti berlangganan: [email protected]
Ketentuan posting : http://milis.assunnah.or.id/aturanmilis/
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/assunnah/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/