Dear Moms & Dads...
Mo ikutan juga nich cerita ttg pengalaman melahirkan, Aduh jauh banget deh
sama yg dialamin Mba Putri, Kebayang dech udah badan sakit abis melahirkan
pelayanan suster kaya gitu. Ughhhh nyebelin banget yaaa....Padahal RS. Harapan
Kita kan RSIA Rujukan seluruh Indonesia.
Aku melahirkan di RS lain, ngga usah disebutin deh ntar RS nya berantem
lagi...: )......Suster2 nya baik2 banget, aku kan melahirkan caesar , mereka tu
bener2 care bgt2...dari mulai aku keluar ruang observasi, sampai pas mo nyusuin
utk pertama kali, mereka yang mijet (maaf) payudara , ngajarin aku cara yg
bener meras Asi spy lancar keluar, cara menggendong yg bener, dan tips2 lain yg
usefull banget.Ngga ada kata2 yg kasar or sinical...bener2 ramah...dan
helpfull...
Pas mo keluar RS diajarin juga cara mandiin bayi yg baru lahir.
Kebetulan Ayah dan adik ku dokter semua, mereka juga kasi comment kl suster
dan dokter2 nya baek bgt, even di RSIA itu pernah ada case dgn pasiennya, but
yg jelas untuk urusan pelayanan better RSIA Harapan Kita perlu belajar lagi
mendidik suster2 nya utk lebih profesional dan melatih dokter2 utk lebih
menggunakan hati drpd mengejar target pasien di beberapa RS.
Karena itu semua kan menyangkut urusan keselamatan jiwa, keamanan, kenyamanan
kita sebagai pasien.
Moga2 ke depan bisa lebih baik lagi ya pelayanannya.......
Best Regards,
Mamanya Alvin
margaretha silitonga <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Dear Mbak Putri,
Baca cerita m'putri ini jadi bikin aku sedih & gregetan setengah mati!!! rumah
sakit apa sih itu!!! kenapa masih bisa exist ya sampe skrg!!! klo aku jadi
m'putri mungkin aku bakal tuntut itu rumah sakit!!! aku yang baca aja udah
jengkel, gimana yg ngalaminnya!! kok bisa sih, sarana umum yang harusnya
memberikan kenyamanan untuk masyarakat malah bertindak seperti itu... emang
bagusnya mereka itu dimasukkin suara pembaca, biar kapok deh tuh
managementnya...klo perlu undang aja wartawan kesitu, biar masuk berita surat
kabar...but anyway, thanks berat ya buat infonya.. bener2 info yang penting
buat moms & dads lain.
Sory klo sedikit emosi ya...
Cheers,
Retha.
Ardiana Putri <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Pagi moms & dads,
Saya baru join lagi setelah cuti melahirkan. Aku mau curhat tentang
pelayanan RSAB Harapan Kita, mungkin bisa jd masukan buat moms & dads.
Maaf ya kalo kepanjangan.
Aku melahirkan anakku yang pertama Exa(cowok lho) di RSAB Harapan
Kita,15 Oktober 2005,melalui operasi caesar . Aku milih RS ini karena
deket tempat kost kami. DSOG-nya Dr Subiyanto, baik banget & helpful,
tapi pelayanan di RSAB Harapan Kita (suster, fasilitas, keramahan dll)
jelek banget.
Hari2 pertama kan ASI-ku belum keluar, aku minta ajarin susternya cara
pijet payudara gimana eh mereka bilang ".ya gitu2 aja bu''', waktu aku
tanya ada breast pump gak disini jawabnya ".ada di apotik". Aduh emosi
jiwa banget waktu itu. Udah gitu salah satu susternya flu dan gak pake
penutup mulut, walhasil aku ketularan batuk. Waktu aku pulang mereka
cuek aja, gak ada suster yang anterin. Waktu aku minta form complain,
dibilang lagi abis. Aduh bener2 deh.padahal aku ambil kelas 1 yang aku
pikir tadinya aku akan dapat pelayanan OK.
Trus yg lebih sedih lagi, waktu Exa harus dirawat karena diare. Waktu
itu Exa umur 3mingguan BAB-nya lebih 10kali. Aku tlp ke UGD RSAB Harkit
dibilang kalo nyusu-nya mulai males harus langsung dibawa ke RS. Waktu
itu Exa udah sedikit males2an nyusu langsung aku bawa ke UGD RSAB
Harkit. Dokter jaganya langsung ambil sample feces Exa, hasilnya ada
lendir & darah samar. Dia konsultasi ke dokter anak ruangan, diputuskan
langsung dirawat. Aku+suami bingung kok gampang banget mereka putusin
anakku dirawat padahal Exa minumnya gak males lagi, beratnya cukup dan
nangisnya kenceng. Begitu masuk ruangan isolasi utk bayi diare, udah
ada 2 bayi lain yang diare dgn kondisi lebih parah. DSA jaga waktu itu
(Dr Lusi) gak pegang anakku cuma liat hasil labnya aja+tanya suster.
Waktu aku tanya kenapa anakku bisa kena diare padahal aku kasih full asi
dia bilang ".bisa aja dari virus". Dr Lusi perintahkan sample darah Exa
dikulturkan (dibiakkan) utk mengetahui bakteri apa yg ada di feces Exa
sekitar 5hari. Ditakutkan ada virus lain yang berbahaya. Jadi tambah
panik karena kita pikir kok jadi parah gitu ya...
Menurut aku DSA-nya gak welcome banget dan susah dicari, kalo pasien gak
aktif tanya dia gak kasih info apa2. Suster2nya males banget ada bayi
lain dengan kondisi diare lebih parah, bayi Rifki (urat sarafnya putus
karena salah penanganan dari RS lain) nangis.. Aku bilang ke suster yg
jaga diruangan itu utk tolong bayi itu dulu siapa tahu haus, eh dia cuek
aja malah sibuk nulis report anakku. Suster2nya bolak balik bilang ke
aku utk bawa pampers dari rumah karena mereka males bolak balik ganti
popok (sampai aku bilang emang suster nyuci popok ya sampai bolak balik
aku disuruh bawa pampers...he3x). trus kita gak boleh gendong abis
nyusuin, alasannya kalo malem nangis susternya gak bisa gendong semua
bayi. Trus biar gak nangis bayi2 itu dikasih empeng + di plester
dimulut, katanya biar empengnya gak jatuh2...aduh moms aku langsung
ngamuk dan ngancem kalo anakku dikasih empeng aku akan tuntut mereka ke
pengadilan. Sampai ada bayi lain, bayi ardi, pipinya luka karena kena
plester yang bolak balik dibuka tutup. Kebayang gak sih karena
diplester kalau gumoh akan masuk lagi ke mulut trus bayi itu gak bisa
nangis. Trus aku setengah mati perah asi-ku dari rumah utk stok minum
anakku eh susternya kasih susu formula, alasannya lupa ada stok asi.
Udah gitu ketemu dokter anaknya susah banget. Hari kedua karena DSA-nya
masih susah diketemuin juga akhirnya aku+suami minta Exa pulang paksa
dan kami pindah ke RS Carolus. Beda banget pelayannanya.
Puji Tuhan Exa sekarang sudah baik, dan ternyata dia sebenarnya gak
apa2. Sekarang aku baru tahu kalau setiap bayi penyempurnaan sistem
pencernaannya beda2, seperti Exa udah gak sering BAB lagi setelah 2bulan
bukan 40hari seperti yang lain. Moms & dads, saya sedih dan sebelllll
banget kalo inget kejadian itu. Gak tau harus ngadu sama siapa. Aku
complain sama DSOG-ku beliau udah minta maaf sih, tapi kan pihak
management harus tau ya kelakuan suster2nya. Kalo emang kurang tenaga
seharusnya mereka minta ke atasannya utk minta tambah bukannya bentak2
kita ortu or perlakukan bayi kita seenak2nya.
Maaf kalau kepanjangan curhatnya, dan sorry kalau ada yg tidak berkenan.
Peristiwa ini jadi pelajaran berharga buat aku+suami karena bolak balik
disuntik antibiotik (utk pengobatannya) Exa jadi anak yang cengeng &
kolokan karena trauma. Untuk tenangin akhirnya kita gendong..duh moms +
dads aku nyesel banget. Semoga moms & dads yg lain bisa ambil pelajaran
dari ceritaku ini.
Regards,
Putri
[Non-text portions of this message have been removed]
Subscribe: [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
Info Belanja si Kecil: [EMAIL PROTECTED]
---------------------------------
YAHOO! GROUPS LINKS
Visit your group "Ayahbunda-Online" on the web.
To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
---------------------------------
---------------------------------
Do you Yahoo!?
With a free 1 GB, there's more in store with Yahoo! Mail.
[Non-text portions of this message have been removed]
Subscribe: [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
Info Belanja si Kecil: [EMAIL PROTECTED]
SPONSORED LINKS
Financial news Stock market Foam mattress Personal finance
Natural soap Air mattress
---------------------------------
YAHOO! GROUPS LINKS
Visit your group "Ayahbunda-Online" on the web.
To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
---------------------------------
---------------------------------
Yahoo! Autos. Looking for a sweet ride? Get pricing, reviews, & more on new
and used cars.
[Non-text portions of this message have been removed]
Subscribe: [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
Info Belanja si Kecil: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/Ayahbunda-Online/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/