Prinsip Pemberian Makanan Pendamping ASI


Tingkatkan tekstur, frekuensi dan porsi makanan secara bertahap.

Seiring dengan pertumbuhan anak antara 6 sampai 24 bulan, maka
sesuaikan tekstur, frekuensi dan porsi makanan sesuai usia anak.
Jangan lupa untuk melanjutkan pemberian ASI sampai usia 2 tahun atau
lebih dengan frekuensi sesuka bayi. Kebutuhan energi dari makanan
hádala sekitar 200 kcal/hari untuk bayi usia 6-8 bulan, 300 kcal/hari
untuk bayi usia 9-11 bulans, dan 550 kcal/hari untuk anak usia 12-23
bulan


6 - 8 bulan
JENIS : 1 jenis bahan dasar (6 bulan) / 2 jenis bahan dasar (7 bulan)
TEKSTUR : Semi-cair (dihaluskan atau puree), secara bertahap kurangi
campuran air sehingga menjadi semi-padat.
FREKWENSI : Makan Utama: 1-2x/hari / Camilan: 1 x/hari
PORSI : 1-2 sdt, secara bertahap ditambahkan.
PROD. SUSU OLAHAN : belum

8 - 9 bulan
JENIS : 2-3 jenis bahan dasar (sajikan secara terpisah atau dicampur)
TEKSTUR : Lunak (disaring) dan potongan makanan yg dpt digenggam dan
mudah larut.
FREKWENSI : Makan Utama: 2-3x/hari / Camilan: 1x/hari
PORSI : 2-3 sdm makanan semi padat / Potongan makanan seukuran sekali
gigit
PROD. SUSU OLAHAN : ½ slice keju cheddar - ¼ cangkir yogurt utk bayi


9-12 bulan
JENIS : 3-4 jenis bahan dasar (sajikan secara terpisah atau dicampur)
TEKSTUR : Kasar (dicincang) + Makanan yang dipotong & dpt digenggam
FREKWENSI : Makan Utama: 3 x/hari / Camilan: 2x/hari
PORSI : 3-4 sdm makanan semi padat yang kasar / Potongan makanan
ukuran kecil/sekali gigit.
PROD. SUSU OLAHAN : ½ slice keju cheddar - ¼ cangkir yogurt utk bayi


12 -24 bulan
JENIS : Makanan Keluarga (tanpa garam, gula, penyedap, hindari santan
dan gorengan)
TEKSTUR : Padat
FREKWENSI : Makan Utama: 3-4 x/hari / Camilan: 2x/hari
PORSI : 5 sdm makanan padat atau lebih.
PROD. SUSU OLAHAN : 1-2 porsi susu sapi atau produk susu olahan


Catatan :
Makanan pertama sebaiknya adalah golongan beras dan sereal karena
berdaya alergi rendah. Beras dan sereal disangrai dan dihaluskan
menjadi tepung, tim dengan air secukupnya sampai matang, kemudian
campurkan dengan ASI atau air matang untuk membentuk tekstur semi
cair.

Secara berangsur-angsur perkenalkan sayuran yang dikukus dan
dihaluskan dan kemudian buah yang dihaluskan, kecuali pisang dan
alpukat matang, jangan berikan buah/sayuran mentah.

Setelah bayi dapat mentolerir beras/sereal, sayur dan buah dengan
baik, berikan sumber protein (tahu, tempe, dg ayam, ati ayam & dg
sapi) yang
dikukus dan dihaluskan.

Setelah bayi mampu mengkoordinasikan lidahnya degan lebih baik, secara
bertahap bubur dibuat lebih kental (kurangi campuran air), kemudian
menjadi lebih kasar (disaring kemudian cincang halus), lalu menjadi
kasar (cincang kasar) dan akhirnya bayi siap menerima makanan padat
yang dikonsumsi keluarga.

Sejumlah jenis makanan harus ditunda pemberiannya karena merupakan
pencetus alergi, sedangkan sejumlah jenis lainnya harus ditunda
pemberiannya karena mempunyai kandungan dan bentuk yang berbahaya
bagi anak di usia tertentu.
(DS)

Sumber :
http://www.sehatgroup.web.id

--- In [email protected], Kiky Fitriyanti <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
>
> dear bundas,
>   sorry aku mau nanya, Kevin (5,5 bulan) entar lagi masa ASI
eksklusifnya selesai, mau di kasiy makan, apa dulu ya makannya? buah
dulu ato biskuit? kalo buah bagusnya apa dulu?
>   udah anak kedua siy niy, cuma lupa aja dulu yang pertama gimana.
hehehe






Subscribe: [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]

Info Belanja si Kecil: [EMAIL PROTECTED]




SPONSORED LINKS
Stock market Foam mattress Market news
Financial news Natural soap Air mattress


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke