Mbak, saya ga tau dengan yang lain yach.. tapi kalo saya sendiri sampai sekarang (27 tahun) masih ingat ortu saya pernah bertengkar waktu saya berusia 3 tahun. Ingat bagaimana mereka menutup pintu kamar dan ribut dengan suara mencapai keluar kamar dan saya menangis di depan pintu kamar tersebut.
Saya sampai sekarang kalau ada masalah dg suami berusaha sebisa mungkin tetap berbicara dengan kepala dingin jadi jgn sampai terlihat ribut di depan Frans (15 bulan) Untungnya suami juga mendukung keinginan saya tersebut. Pernah kamu bertengkar (tidak dengan suara ribut atau perang mulut) namun membuat saya menangis. Frans melihat saya menangis dan wajahnya jadi ikut bersedih. Akhirnya kita berdua (saya & suami) sama2 menhibur frans sambil bilang mama sudah nggak sedih. Frans jangan sedih ya, dan papanya pun ikut bilang papa sayang mama di depan frans. Jadi perasaan frans tidak terganggu. Demikian sharingnya, semoga membantu yah mbak. Dan kalo boleh kasih saran, cegah sedapat mungkin jgn sampe perang mulut di depan anak. Karena saya benar2 masih ingat betapa sedih perasaan saya melihat ortu saya bertengkar/perang mulut. Salam, Catharina (mamam Frans) ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Protect your PC from spy ware with award winning anti spy technology. It's free. http://us.click.yahoo.com/97bhrC/LGxNAA/yQLSAA/wDNolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Subscribe: [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED] Info Belanja si Kecil: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/Ayahbunda-Online/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
