Dear Fita and moms...
   
  Saya juga punya pengalaman buruk dengan yayasan Restu Ibu, sekitar 2 tahun 
yang lalu. Waktu itu saya deal dengan pak Aryo nya. Pak Aryo juga meminta saya 
melunasi uang administrasi dan setengah gaji baby sitter. Waktu itu saya dapet 
referensi dari teman saya yang kerja di salah satu TV swasta. Karena saya sgt 
butuh akhirnya saya mengirimkan uang administrasi plus stgh gaji, pdhl ga ada 
perjanjian hitam di atas putih karena baru omong2an via telpon saja.
   
  Untungnya pak Aryo hanya telat 2 hari dr yg ia jadwalkan. Baby sitter yang 
datang kelihatan sangat ramah sangat sayang pada bayi saya. Ternyata stlh 5 
bulan, saya baru mengetahui bahwa babysitter dari jogja itu mencuri 
uang,perhiasan saya. Akhirnya saya komplain via telpon dan mengembalikan nya ke 
pak Aryo. Tapi jawaban dari Pak Aryo sangat tidak profesional, dia malah 
menuduh saya mengada-ngada, pdhl bukti sudah kuat kalau dia mencuri, terbukti 
dr banyaknya baju2 saya dan barang saya termasuk perhiasan di tas baby sitter 
itu. Selain itu Pak Aryo pun tidak kunjung memberikan baby sitter pengganti, 
pdhl dia pernah berkata, kalau tidak cocok satu tahun bisa ganti 3 baby sitter.
   
  Akhirnya saya lelah mengejar2 pak Aryo untuk minta babysitter pengganti. 
Dalam hati saya juga takut babysitter penggantinya seperti yang dulu. Akhirnya 
saya berhenti mengejar2 pak Aryo yang semenjak kejadian itu jadi susah juga 
dihubungi. Ternyata selang beberapa minggu saya dapat kabar dari teman sy yg 
dulu mereferensikan Restu Ibu, baby sitter yg bekerja di rmnhnya memliki TBC 
dan menulari bayinya. Duh, saya speechless...Saya kapok mengambil baby sitter 
dr yayasan di luar kota seperti ini.
   
  Oh ya, tapi saya juga semoat merekomendasikan yayasan ini ke kakak sepupu 
saya. Ternyata babysitter yang dikirim sangat baik, sayang sama anaknya dan 
awet sampai anaknya umur 3 tahun. So untung2an kali ya...? Tapi kalau saya 
pribadi sih udah kapok deh ngambil suster dari yayasan di luar kota seperti 
ini...
   
  Cheers
  Thya - Farrel's mom
   
   
  

Fita Moeslichan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          Sebelumnya salam kenal, saya fita, suami saya dana, anak kami: Micha
(3,5 tahun) dan Frea (1,5 tahun).

Saya ingin berbagi pengalaman buruk dengan penyalur baby sitter (nama
yayasannya kalau tidak salah RESTU IBU di Jogja) tapi ibu yayasannya
bernama NINDA ARYO. Saya mendapatkannya juga dari internet.

Kalau dihitung mungkin ini adalah pemesanan babysitter keluarga saya
yang ke-4 atau 5.

Pertama kali dihubungi, ibu Ninda selaku ibu yayasan langsung
mengangkat telfon dan meminta saya untuk mentransfer uang
administrasi, namun saya tawar untuk setengahnya dulu dan sisanya
setelah orangnya datang dari Jogja ke Jakarta.

Babysitter pertama agak lama datangnya dari yang dijanjikan tanpa ada
kabar dari ibu NINDA dan susah sekali menghubungi ibu NINDA setelah
uang muka saya transfer dan berhasil dihubungi setelah saya ganti
nomer HP (dikira client baru kali....) Setelah datang, rupanya
babysitter tsb sakit KANKER PAYUDARA dan saya bawa periksa keliling
rumah sakit dengan biaya sendiri, mau ngabarin berita kayak gini aja
sudah banget nelfon ibu NINDA, ga pernah diangkat, sms ga pernah
dibales, boro2 nelfon balik, kayaknya ga mau terima complain apalagi
minta ganti ya? tapi kemudian babysitter bisa diganti dan
alhamdullillah sampai saat ini penggantinya cukup baik dan masih awet.
Tapi datang tidak dibekali seragam sama sekali.

Karena itu, suami saya meminta saya untuk mengambil babysitter lagi
dari tempat tersebut, tapi........ yang sekarang ternyata PELAYANANNYA
JAUH LEBIH BURUK dari sebelumnya, diulur-ulur lebih dari 2 minggu
dengan berbagai alasan dan yang saya sakit hati sekali hampir setiap
hari saya telfon untuk menanyakan, kadang lebih dari 20x, tidak pernah
diangkat, kalaupun diangkat dikatakan lagi sibuk tidak bisa trima
telfon, tidak pernah menelfon balik, sms juga ga dibales, tidak pernah
ada kabar, babysitter juga tidak pernah datang. Namun suami saya tetap
meminta saya untuk bersabar. Bagaimana ini? sepertinya tidak niat
sekali membuka yayasan dan sangatlah tidak pantas ibu yayasan memberi
pelayanan buruk ke konsumen seperti ini. Duh....... saya sampai merasa
seperti pengemis tiap hari harus memohon-mohon.

Akhirnya setelah menunggu lebih dari 2 minggu, saya disms dengan
ancaman: "UANG ADMINISTRASI HARUS LUNAS DITAMBAH SETENGAH GAJI
BABYSITTER, DITUNGGU SAAT INI JUGA ATAU BABYSITTER TIDAK KAMI KIRIM",
mana saya berani mengirim uang sebanyak itu sementara saya tidak punya
pegangan apa2, apalagi perlakuan ibu yayasan yang sangat semena-mena,
padahal sejak awal persetujuannya saya hanya perlu membayar setengah
uang admisnistrasi, sisanya setelah babysitternya datang dan gaji
babysitternya ya kalau mereka sudah gajian. Akhirnya penantian kami
pun sia-sia, babysitter pesanan tidak pernah dikirim oleh ibu NINDA,
BETUL2 TIDAK ADA EMPATINYA itu orang, dia sudah lupa berapa banyak
biaya yang kami keluarkan untuk pemeriksaan babysitter sebelumnya,
tidak mau tahu kerugian kami untuk interlokal dan sms hampir setiap
hari dan saya tidak bisa sekolah karena tidak ada yang menunggui anak
di rumah (mana sekarang lagi libur)

Setelah saya ngobrol dengan teman2, rupanya IM NOT THE ONLY ONE yang
diperlakukan buruk oleh Ibu NINDA sampai ngetop sebagai "OO..... IBU
NINDA YANG SUSAH DITELFON ITU YA??", karena yayasan ini adalah warisan
suaminya dan Ibu NINDA ini mantan babysitter juga jadi males2an kali
njalaninnya.

Saya sangat menyayangkan yayasan ini karena babysitternya baik2 tapi
ibu yayasannya wah..... bener2 ga peduli sama konsumen. Semoga ibu2
lain jangan mengalami pengalaman buruk seperti yang menimpa saya dan
sebisa mungkin jangan pernah berhubungan dengan yayasan penyalur
babysitter ini.



         

       
---------------------------------
Got a little couch potato? 
Check out fun summer activities for kids.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke