Salam kenal juga pak Razuli... Saya ibu dari 3 anak (bagas 9thn, sekar 7thn dan laras 2thn). Tanda2 autis yang paling mudah adalah tidak ada kontak mata dengan kita. Kalau si kecil masih mau kontak mata dengan kita jika diajak bicara tapi aktivitasnya tinggi belum tentu hiperaktiv. Bisa juga karena rentang konsantrasinya yang pendek. Seperti keponakan saya, dulu.....waktu kecil (skrg 8 thn).....tidak pernah mau diam. Setelah usia sekolah baru ketahuan bahwa rentang konsentrasinya pendek, tidak sampai 5'. Sebenarnya secara tes IQ dia tergolong cerdas tapi karena sulit berkonsentrasi maka dia tdk bisa berprestasi. Jadi secara tertulis di raport nilainya kurang memuaskan. Jadi kesimpulannya....lebih baik dibawa si kecil dibawa ke ahlinya supaya kita menebak2 sendiri. Selanjutnya kita bisa tahu apa yang harus dilakukan sesegera mungkin.... Semoga membantu, ya pak.....
Regards, YUSRI Sent from my BlackBerry® wireless device -----Original Message----- From: "Muhamad Razuli" <[EMAIL PROTECTED]> Date: Fri, 28 Sep 2007 15:21:30 To:<[email protected]> Subject: [Ayahbunda-Online] Gejala hiperaktif & autis pada anak Dear milis, Salam kenal saya Razuli member baru, ayah dari M. Amar Zikro, umurnya 1,5 tahun. Alhamdulillah anak saya tumbuh dan berkembang dengan baik. Perkembangannya selalu saya monitor misalnya pada usia 5 bulan sudah bisa tengkurap, bulan ke 6 sdh bisa merayap dst-nya. Sampai dengan umur sekarang Amar sudah bisa berlari-lari dan yang agak mengkhawatirkan saya adalah sikapnya begitu cuek jika Amar lagi asyik dengan aktivitasnya misalnya lagi asyik nonton VCD lagu-lagu anak dipanggilpun nga menoleh. Kalaupun menoleh Cuma sebatas melirik aja. Komunikasipun sering saya dan isteri lakukan misalnya bagaimana bersamalaman, melambaikan tangan ketika berpisah, mengucapkan sesuatu, progressnya alhamdulillah ada walaupun agak males untuk merespon jika ada yang mengajak berinteraksi misalnya bersalaman. Kalo saya amati anak saya ini juga nga takut sama sesuatupun misalnya bunyi2 suara anjing atau cecak, gelap, karena memang saya tidak pernah membuatnya takut akan hal2 tsb. Dalam hal bermain dengan barang2 mainan kalo saya perhatikan agak destruktif misalnya dibanting kalo dia kesel nga bisa diemut ke mulut (untuk yang ukuran kecil nga saya kasih takut ditelannya). Kalo lagi seneng tangan diputar2 sambil lari2 sehingga kadang2 nga terkontrol kepalanya sering terbentur tembok yang cukup keras dan tidak jarang benjol. Pernah saya coba mengisi kuisioner dari suatu tabloid ttg bagaimana mengenali gejala hiperaktif & autis, hasil akhirnya sih agak menjurus kea rah hiperaktif tapi kondisi ini belum sempat saya konsul ke doktek specialis anak. Mohon pencerahannya dari para ahli mengenai subject ini. Lewat milis ini saya berharap mendapat wawasan dan berbagi info dalam merawat dan mendidik anak2 supaya tumbuh kembangnya menjadi baik. Terima kasih. Salam, Razuli [Non-text portions of this message have been removed] Subscribe: [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED] Info Belanja si Kecil: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/Ayahbunda-Online/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/Ayahbunda-Online/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
