halo mba ira,,,
  
  klo aku boleh ngasih  pendapat, ASI bisa banyak itu dikarenakan adanya 
hisapan dari sang baby  yang terus menerus tanpa dibantu oleh botol susu 
seiring dengan waktu,  semakin sering dihisap oleh bayi maka jumlah ASI akan 
meningkat dan  akan terus meningkat sesuai dengan kebutuhan sang baby, untuk  
memperbanyak yang paling penting makan(kacang2an, daun katuk, daun  pepaya 
dll)/minum yang bergizi, relax, percaya diri.
  
  
  ini aku dapet artikel ttg ASI :
  
      Yang paling penting diingat adalah bahwa  pasokan ASI selalu sesuai 
dengan hisapan bayi. Semakin sering bayi menghisap,  semakin terangsanglah 
payudara untuk memproduksi ASI sesuai dengan kebutuhan sang bayi. 
      Namun, apabila anda benar-benar yakin bahwa  ASI anda tidak cukup, anda 
bisa lakukan hal-hal berikut ini:
      1.         Susuilah bayi  lebih sering dan sesering mungkin - untuk 
merangsang payudara untuk memproduksi  lebih banyak ASI. 
      2.         Hindari memberi bayi pengganti ASI (susu formula atau  makanan 
tambahan). Susu formula lebih lama dicerna dan akan mengurangi nafsu  makan 
bayi akan ASI, sehingga payudara tidak cukup terangsang untuk memproduksi  
lebih banyak. Selain itu, dot akan membuat bayi lebih lemah dalam menghisap  
puting payudara. 
      3.         Makanlah makanan bergizi dan banyak meminum air,  setidaknya 
setiap anda haus. Untuk meningkatkan pasokan ASI di sore hari, anda  dapat 
makan / minum di antara makan siang dan malam. 
      4.         Banyaklah istirahat, terutama pada masa-masa awal  setelah 
melahirkan. Tidak usah terlalu khawatir dengan pekerjaan rumah, cucian,  dan 
memasak. Sebaiknya anda berkonsentrasi penuh kepada bayi anda, dan biarkan  
orang lain yang mengerjakan pekerjaan rumah yang lain agar anda tidak stres 
      5.         Jangan tegang dan santailah pada saat menyusui. Dengan  
pikiran santai, anda akan mempercepat refleks turunnya susu (let-down reflex).  
Jika perlu, bawalah bayi seranjang dengan anda, walaupun untuk sehari, supaya  
anda lebih santai.
    
  
      Sindrom ASI Kurang
       
      Masih banyak ibu merasa bahwa ASI nya tidak  mencukupi dan ada keinginan 
untuk menambah susu for mula. Perasaan ini timbul  karena setelah beberapa hari 
memang payudara tidak terasa tegang lagi dan bayi  sering minta disusui. 
Padahal ini merupakan hal yang wajar. Payudara memang  tidak terasa tegang lagi 
walaupun produksi ASI tetap banyak dan bayi memang  sering minta disusukan oleh 
karena ASI cepat tercerna dan perut cepat menjadi  kosong. Kecukupan ASI dapat 
dinilai dengan menimbang kenaikan berat badan bayi  secara teratur. Bila 
kenaikannya masih sesuai dengan pertumbuhan yang normal  berarti ia mendapat 
ASI cukup. Secara lebih cepat juga dapat diketahui  kecukupan ASI dengan 
memperhatikan berapa kali bayi kencing. Bila bayi hanya  mendapat ASI saja, ia 
dapat mengeluarkan air kencing paling kurang 6 kali  sehari. Hal ini berarti ia 
telah mendapat cukup ASI.
       
      Penyebab sindrom ASI kurang adalah: 
       
      ·            Faktor  menyusui: posisi dan melekatkan yang salah, kurang 
sering, tidak mengosongkan  payudara, menggunakan botol. 
      ·                  Faktor  psikologis ibu: kurang percaya diri.  
      ·                  Faktor  fisik ibu: kurang gizi, merokok, menggunakan 
alat KB hormonal 
      ·                  Faktor  bayi: sakit, kelainan kongenital. 
    
      Susui  bayi sesering mungkin       Seperti  yang telah diketahui bersama, 
ibu harus menyusui sesering mungkin kapanpun bayi  menginginkannya. Ini 
berarti, paling tidak tiap 2 hingga 3 jam sekali dan tiap  4 hingga 5 jam di 
malam hari dari 8 hingga 12 kali menyusui selama 24 jam. Coba  kalkulasikan 
berapa lama bayi menyusu, mulai dari awal hari menyusu hingga  akhir hari. 
Umumnya bayi menyusu kira-kira 20-40 menit sekali menyusu, tapi  bukan berarti 
ibu harus melihat jam dan mengukur lamanya bayi menyusui. Di  minggu-minggu 
pertama menyusui, terutama saat bayi baru lahir, hari-hari ibu  terasa hanya 
diisi dengan kegiatan menyusui saja. Saat bayi baru selesai  menyusui, ibu 
harus menyusu kembali. Ini sangat lumrah terjadi. Sebelum ASI  matang keluar, 
bayi akan terasa begitu rakus menyusu. Hal ini disebabkan  lambung bayi yang 
begitu kecil, sehingga mereka mudah lapar. 
      Makin  sering bayi menyusui akan memperbanyak ASI yang diproduksi. Hal 
ini disebabkan  oleh stimulasi maksimum dari reseptor-reseptor prolaktin yang 
akan memicu  produksi ASI dalam jumlah sebanyak mungkin. Bulan pertama menyusui 
adalah masa  pembelajaran utk bayi. Di bulan tsb, ia berusaha menguasai betul 
bagaimana  teknik menyusui yang tepat. Hingga masuk ke bulan berikutnya, ia 
dapat menyusu  dengan baik dalam waktu yang singkat. Dengan selalu berada di 
dekatnya, Ibu  dapat memastikan tanda-tanda awal bayi lapar (mimik muka tanda 
haus, dsbnya).  Jadi ibu dapat segera menyusuinya sebelum bayi kelaparan dan 
menangis karena  stres. Jika  hal ini dilakukan, ibu dan orang sekitar ibu akan 
terhindar relatif jauh dari  stres.
      Seiring waktu,  ibu tidak selalu menghabiskan waktu dengan menyusui 
sepanjang hari. Ingatlah  bahwa ibu dalam masa pemulihan pasca melahirkan, 
sehingga ibu butuh banyak  istirahat. Menyusui adalah cara alami untuk 
memastikan ibu dapat berisitrahat  dengan baik. Terutama di sela waktu 
menyusui. Ibu dapat beristirahat saat bayi  sedang tidak menyusu. Semakin 
bertambahnya waktu juga, bayi akan memiliki pola  menyusui. Sehingga ibu dapat 
mengatur waktunya dengn baik. Pola menyusui yang  bayi atur akan sangat 
spesifik sesuai dengan kebutuhannya. Mulai dari kebutuhan  emosinya hingga 
kebutuhan fisiologisnya. Dan pola menyusui tsb akan terus  berubah sesuai 
dengan pertumbuhan dan perkembangannya.
    
  
  jadi intinya klo ASI mba mo banyak susui si ade bayi nya langsung dari 
payudara mba tanpa bantuan botol secara terus menerus...
  mudah2an ASI nya akan keluar banyak, n jangan putus asa n semangat ^_^
  
  or klo mba mo dateng aja ke
      Klinik Laktasi
       
      ·             dr. utami roesli, 
               The Women and Children Clinic, prapanca  72799911
       
      ·           Klinik Laktasi RS. St  Carolus
      Jalan Salemba Raya No 41, Jakarta Pusat.
      Telepon  (021) 315-4187 atau 390-4441 pesawat 2271
    
  mudah2an info ini dapat bermanfaat dan saya minta maaf klo ada kata2 saya 
yang salah...
  semoga sukses ^_^
  -Saat-saat menyusui adalah saat-saat yang terindah ^_^ -
  
  
  "Love Micha's Mom"
  
  

ira soegianto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                                        
    Hai....,
Nama  saya Ira Paramita...saya mo tanya adakah yang tahu tentang akupuntur  
untuk memperbanyak ASI ? bila ada kira2 dimana yach tempatnya? selain  itu 
apakah ada efek sampingannya dari akupuntur tersebut.
  
  Trims yach 
  Ira
  
  Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 
  
  [Non-text portions of this message have been removed]
  
  
      
                                                    

 __________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke